Menelisik Kejanggalan Belanja di Perwaskim Kota Tasikmalaya

lintaspriangan.com, BERITA TASIKMALAYA.  Dinas Perwaskim Kota Tasikmalaya memberi tanggapan resmi atas permohonan wawancara Redaksi Lintas Priangan. Surat itu berkaitan dengan belanja barang habis pakai, terutama belanja kertas HVS, dan tinta printer.

Namun, jawaban tersebut belum membuka sejumlah data kunci. Perwaskim Kota Tasikmalaya lebih banyak menjelaskan mekanisme umum perencanaan. Dinas belum merinci realisasi pembelian, jumlah printer aktif, bukti penerimaan barang, kartu persediaan, serta catatan penggunaan tinta dan kertas.

Dalam surat tanggapannya, Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kota Tasikmalaya mengapresiasi perhatian redaksi terhadap transparansi dan akuntabilitas anggaran daerah. Dinas juga menyebut setiap bidang atau unit kerja menyusun kebutuhan barang habis pakai berdasarkan kebutuhan operasional. Mereka juga memakai evaluasi tahun sebelumnya dan menyesuaikannya dengan program tahun berjalan.

Jawaban itu muncul setelah Redaksi Lintas Priangan mengirim wawancara tertulis bertopik “Menelisik Pengadaan Barang dan Jasa di Dinas Perwaskim Kota Tasikmalaya”. Redaksi meminta penjelasan atas sejumlah data dalam dokumen Rencana Umum Pengadaan atau RUP Perwaskim Kota Tasikmalaya. Fokusnya mengarah pada belanja tinta printer dan belanja kertas HVS Perwaskim.

RUP Disebut Estimatif, Realisasi Belum Dibuka

Dalam tanggapannya, Dinas Perwaskim Kota Tasikmalaya menegaskan bahwa RUP merupakan dokumen perencanaan awal. Dinas menyebut RUP bersifat estimatif dan belum otomatis menggambarkan realisasi pembelian atau penggunaan barang secara final.

Pernyataan itu menjelaskan posisi RUP sebagai dokumen rencana. Namun, jawaban tersebut belum menerangkan realisasi pembelian kertas dan tinta.

Padahal, titik itu menjadi salah satu pertanyaan utama redaksi. Jika RUP hanya bersifat estimatif, publik perlu mengetahui realisasinya. Apakah barang dalam rencana itu benar-benar dibeli seluruhnya, dibeli sebagian, berubah jumlah, atau tidak terealisasi?

Dalam daftar pertanyaan, redaksi menanyakan apakah dinas membeli seluruh tinta dan kertas sesuai RUP. Jika jumlahnya berbeda, redaksi meminta Perwaskim Kota Tasikmalaya menjelaskan realisasi pembelian sebenarnya.

Namun, dinas tidak menyebut angka realisasi dalam surat balasannya. Dinas hanya menyatakan realisasi belanja mengacu pada kebutuhan riil, ketersediaan anggaran, serta ketentuan pengelolaan barang milik daerah dan penatausahaan keuangan.

Dengan begitu, ruang pertanyaan belum tertutup. RUP memang harus berbeda dari realisasi akhir. Namun, sifat estimatif tidak memberi ruang bagi rencana belanja tanpa dasar kebutuhan yang jelas. Karena itu, realisasi dan dokumen pendukung perlu terbuka untuk menguji kewajaran pengadaan barang dan jasa Perwaskim.

Pertanyaan Teknis Belum Terjawab

Selain soal realisasi, jawaban Perwaskim Kota Tasikmalaya juga belum menyentuh sejumlah pertanyaan teknis redaksi.

Redaksi menanyakan jumlah printer aktif pada Tahun Anggaran 2025. Redaksi juga menanyakan jumlah printer yang benar-benar dinas gunakan, dan jumlah printer yang memakai tinta refill. Selain itu, redaksi meminta keterangan soal catatan pemakaian tinta dan riwayat cetak setiap printer.

Pertanyaan tersebut penting. Belanja tinta printer selalu berkaitan dengan aktivitas cetak. Tanpa data printer aktif, jenis printer, dan riwayat halaman tercetak, publik sulit menguji kewajaran kebutuhan tinta.

Redaksi juga menanyakan apakah Kepala Dinas Perwaskim pernah memeriksa counter printer, print log, aplikasi monitoring printer, atau sistem pencatatan lain. Jika data itu tersedia, redaksi meminta total halaman yang benar-benar tercetak sepanjang Tahun Anggaran 2025.

Namun, jawaban dinas tidak menjelaskan ada atau tidaknya counter printer dan print log.

Pertanyaan lain juga belum terjawab rinci. Redaksi meminta dokumen pembelanjaan, bukti penerimaan barang, berita acara penerimaan barang, kartu persediaan, distribusi tinta dan kertas, serta stock opname fisik. Dokumen itu penting untuk menelusuri barang masuk, barang keluar, pemakaian, dan sisa persediaan.

Dalam tanggapannya, dinas menyebut data rinci perencanaan, realisasi pembelian, penerimaan barang, dan administrasi lain sebagai dokumen resmi penatausahaan barang dan keuangan daerah. Dinas menyatakan dokumen itu tersedia melalui mekanisme pemeriksaan dan pengawasan lembaga berwenang.

Pernyataan itu menunjukkan dinas menyimpan dokumen dalam sistem administrasi resmi. Namun, dinas tidak melampirkan dokumen rinci tersebut dalam jawaban tertulis kepada redaksi. Padahal, dalam kategorisasi informasi publik, data-data tersebut termasuk ke dalam kategori informasi yang harus tersedia setiap saat.

Berawal dari Informasi ASN

Penelusuran redaksi atas belanja barang habis pakai ini bermula dari informasi seorang ASN. Sumber itu menyebut adanya dugaan praktik tidak wajar dalam sejumlah pembelanjaan kecil dan rutin di lingkungan dinas.

Menurut sumber tersebut, belanja bernilai kecil seperti alat tulis kantor kerap luput dari perhatian publik. Padahal, ketika pola itu muncul pada banyak paket dan berulang dari tahun ke tahun, akumulasinya bisa membesar.

Redaksi tidak menjadikan informasi itu sebagai kesimpulan. Redaksi juga belum menyimpulkan adanya penyimpangan. Namun, informasi tersebut menjadi pintu awal untuk menelusuri dokumen RUP Perwaskim Kota Tasikmalaya.

Dari penelusuran terhadap dokumen RUP, redaksi menemukan sejumlah pola yang perlu diuji lebih jauh. Salah satu yang paling mencolok muncul pada perbandingan belanja tinta printer Perwaskim dan belanja kertas HVS Perwaskim.

Karena itulah, redaksi meminta penjelasan soal dasar perhitungan kebutuhan, pengusul, dokumen analisis kebutuhan, realisasi pembelian, bukti penerimaan barang, hingga data pemakaian.

Langkah itu memberi ruang bagi dinas untuk memberi klarifikasi tertulis. Dengan begitu, redaksi tidak berhenti pada dugaan. Redaksi menguji informasi awal melalui dokumen dan jawaban resmi.

Namun, setelah dinas memberi jawaban, sebagian besar data teknis tidak dijawab. Dinas menyatakan komitmen terhadap transparansi, akuntabilitas, efisiensi, dan efektivitas anggaran. Akan tetapi, dinas belum menyertakan data rinci.

Tinta Berlebih, Data Pemakaian Jadi Kunci

Salah satu pertanyaan penting dalam penelusuran ini menyangkut selisih tinta dan kertas. Mengapa estimasi kapasitas cetak dari tinta printer jauh lebih besar dibanding jumlah kertas yang masuk dalam rencana? Kemampuan kapasitas cetak tinta printer itu informasi yang baku, resmi di-publish oleh produsen. Jadi tidak sulit menghitung estimasinya.

Kertas memang memiliki banyak fungsi administrasi. Dinas bisa memakainya untuk mencetak, fotokopi, arsip manual, dokumen rapat, laporan kegiatan, surat-menyurat, berkas SPJ, atau kebutuhan administrasi lain.

Namun, tinta printer memiliki ruang penggunaan yang lebih sempit. Tinta pada dasarnya bermuara pada aktivitas cetak. Karena itu, ketika kapasitas tinta jauh melampaui jumlah kertas, pertanyaan kewajaran menjadi lebih tajam.

Tinta sebanyak itu dipakai untuk mencetak apa? Printer mana yang menggunakannya? Unit kerja mana yang menerima distribusinya? Berapa halaman yang benar-benar tercetak? Berapa sisa tinta pada akhir tahun?

Dinas dapat menjawab pertanyaan itu melalui data teknis. Dinas bisa membuka jumlah printer aktif, jenis printer pengguna tinta botol, counter printer, print log, kartu persediaan, berita acara penerimaan barang, dokumen distribusi, bukti transaksi, serta hasil stock opname.

Jika seluruh proses berjalan wajar, dokumen-dokumen itu justru akan menjadi penjelas paling kuat. Sebaliknya, jika dinas tidak membuka data kunci, kabut informasi akan tetap menggantung di sekitar belanja ATK Perwaskim Kota Tasikmalaya.

Redaksi memahami bahwa satu paket belanja ATK mungkin tampak kecil jika publik melihatnya secara terpisah. Namun, belanja kecil dan rutin tetap memakai uang publik. Ketika pola serupa muncul berulang, pengawasan publik menjadi penting.

Redaksi akan terus menyigi persoalan ini melalui dokumen, konfirmasi, dan penelusuran lanjutan. Sebab, setiap rupiah dari APBD harus dapat dipertanggungjawabkan. Termasuk ketika uang itu berubah bentuk menjadi lembaran kertas dan tetesan tinta, yang terindikasi menguap entah dimana. (AS/AS)

JEJAK HEROIK JABAR

Membuka Jejak Pejuang Tionghoa di Cirebon

lintaspriangan.com, JEJAK HEROIK JABAR. Ada satu kalimat pendek dalam arsip...

Taktik Buaya Mangap Pejuang Cirebon Bikin Belanda Kocar-kacir

lintaspriangan.com, JEJAK HEROIK JABAR. Jembatan-jembatan menuju Bantarjati tampak seperti sedang...

Selama 5 Bulan, Markas Belanda Digempur Pejuang Cikatomas

lintaspriangan.com, JEJAK HEROIK JABAR. Ketika malam turun di wilayah selatan...

Pesantren Langkaplancar yang Berubah Menjadi Markas Laskar

lintaspriangan.com, JEJAK HEROIK JABAR. Jauh dari pantai yang kini menjadi...

Dari Perlindungan 1947 hingga Harmony Award 2025

lintaspriangan.com, JEJAK HEROIK JABAR. Bensin telah diletakkan di dekat rumah-rumah warga...

PRIANGAN TIMUR

Sastrawan Asal Tasikmalaya, Besar di Pangandaran, Karyanya Melintasi Dunia

lintaspriangan.com, INSPIRATIF. Tiga hari setelah Indonesia memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan Republik...

Pria 67 Tahun Ditemukan Tewas di Pamarican Ciamis

lintaspriangan.com, BERITA CIAMIS. Seorang pria berusia 67 tahun ditemukan...

Kekeringan Pangandaran, 130 Ribu Liter Air Bersih Sudah Disalurkan

lintaspriangan.com, BERITA PANGANDARAN. Dampak kekeringan di sejumlah wilayah Kabupaten...

Mal Pelayanan Publik Tasikmalaya Kembali Buka 18 Agustus Usai Libur HUT RI

lintaspriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. Mal Pelayanan Publik Tasikmalaya atau Bale Rancage dijadwalkan...

Agustusan Disbudpora Ciamis Lanjut dengan Golewang dan Ngubek Balong

lintaspriangan.com, BERITA CIAMIS. Agustusan Disbudpora Ciamis berlanjut pada Selasa, 18...

JAWA BARAT

Citilink Bandung Balikpapan Dijadwalkan Mulai Terbang 18 Agustus dari Husein

lintaspriangan.com, BERITA BANDUNG. Penerbangan langsung Citilink Bandung Balikpapan dijadwalkan mulai...

HUT ke-81 RI, Keliling Bandung Naik Bandros Cuma Rp81

lintaspriangan.com, BERITA BANDUNG. Peringatan HUT ke-81 RI di Kota...

ASN Bogor Jatuh ke Sungai Cisadane, Hari Ketiga Pencarian Radius Diperluas

lintaspriangan.com, BERITA BOGOR. Pencarian terhadap Bayu Zulkarnain, aparatur sipil...

Kabid Poldagri Jabar: Demokrasi Bukan Hanya Topik di Tahun Politik

lintaspriangan.com, BERITA JABAR. “Tema HUT ke-81 Republik Indonesia, ‘Indonesia Berdaulat, Adil,...

Neverland Bandung Digelar Hari Ini di Husein Sastranegara, Gate Buka 14.45 WIB

lintaspriangan.com, BERITA BANDUNG. Neverland Bandung digelar di Pangkalan TNI AU...

Hari Pramuka Cianjur Dipusatkan di Sekretariat Kwarcab Hari Ini

lintaspriangan.com, BERITA CIANJUR. Peringatan Hari Pramuka Cianjur ke-65 dipusatkan di...

Bandara Husein Bandung Layani Jet Mulai 14 Agustus, Garuda Buka Lagi Rute Denpasar

lintaspriangan.com, BERITA BANDUNG. Bandara Husein Bandung mulai kembali melayani penerbangan...

Pemkot Bekasi Buka Pemilihan Mitra Stadion Patriot Candrabhaga

lintaspriangan.com, BERITA BEKASI. Pemerintah Kota Bekasi membuka pemilihan mitra kerja...

Olahraga

Popular Categories