lintaspriangan.com, BERITA CIAMIS. Peristiwa rumah ambruk di Ciamis kembali terjadi setelah hujan deras mengguyur wilayah Kabupaten Ciamis selama dua hari berturut-turut. Bagian dapur rumah milik Didi, warga berusia 64 tahun di Dusun Sukamandi, Desa Kadupandak, Kecamatan Tambaksari, Kabupaten Ciamis, roboh pada Minggu, 17 Mei 2026 sekitar pukul 17.00 WIB.
Kejadian itu tidak menimbulkan korban jiwa. Namun, kerusakan pada bagian dapur rumah cukup parah. Hampir seluruh area dapur ambruk dan menyisakan puing bata, kayu, serta material bangunan yang berserakan.
Tagana Kabupaten Ciamis melaporkan, hujan dengan intensitas tinggi selama dua hari berturut-turut menjadi salah satu penyebab utama kejadian. Kondisi bangunan yang sudah tua diduga tidak mampu lagi menopang beban material setelah terus-menerus menerima guyuran hujan.
Peristiwa rumah ambruk di Tambaksari Ciamis ini langsung mendapat perhatian unsur setempat. Muspika Kecamatan Tambaksari, Pemerintah Desa Kadupandak, FK Tagana Kabupaten Ciamis, serta warga sekitar turun ke lokasi. Mereka melakukan asesmen dan membantu membersihkan puing-puing bangunan.
Kejadian ini menjadi tengara bahwa rumah-rumah tua di wilayah rawan hujan perlu mendapat perhatian lebih. Cuaca ekstrem dapat memperbesar risiko kerusakan, terutama ketika struktur bangunan warga sudah rapuh.
Meski warga terdampak berada dalam kondisi aman, dapur yang ambruk tetap mengganggu aktivitas harian keluarga. Keluarga korban juga membutuhkan bantuan darurat agar bisa melewati masa penanganan awal dengan lebih layak.
Baca halaman 2: Terpal dan sembako jadi kebutuhan mendesak warga terdampak rumah ambruk di Ciamis.



