Terpal dan Sembako Jadi Kebutuhan Mendesak Warga Terdampak
Setelah kejadian rumah ambruk di Ciamis tersebut, Tagana Kabupaten Ciamis mencatat dua kebutuhan utama bagi warga terdampak, yakni terpal dan sembako.
Keluarga korban membutuhkan terpal untuk perlindungan sementara, terutama jika hujan kembali turun di wilayah Desa Kadupandak, Kecamatan Tambaksari. Mereka juga membutuhkan bantuan sembako untuk meringankan beban selama proses pembersihan dan penataan rumah berlangsung.
Dalam kondisi mutakhir, warga terdampak sudah aman. Namun, warga bersama unsur terkait masih membereskan rumah dan membersihkan area dapur yang ambruk. Puing-puing bangunan, material kayu, dan bata yang runtuh masih memenuhi sebagian area rumah.
Petugas dan warga melakukan penanganan awal dengan asesmen kerusakan serta pembersihan puing-puing. Langkah ini penting agar area rumah kembali aman dan keluarga terdampak bisa segera menata aktivitas harian.
Kepala Dusun Sukamandi melaporkan kejadian tersebut kepada unsur terkait. Sementara itu, Tagana Kabupaten Ciamis meneruskan laporan melalui Jana Sujana dan Yosi Amelia.
Peristiwa rumah ambruk di Ciamis ini tidak hanya menjadi kabar duka bagi satu keluarga. Kejadian tersebut juga membuka ruang koreksi bagi semua pihak untuk lebih waspada terhadap kondisi rumah tua, terutama di wilayah yang kerap menerima hujan deras.
Pemerintah desa, kecamatan, dan unsur kebencanaan perlu memperkuat pemantauan terhadap bangunan warga yang berisiko. Dengan langkah cepat, mereka bisa menekan potensi kejadian serupa sebelum hujan deras kembali berubah menjadi ancaman bagi rumah-rumah rapuh.



