lintaspriangan.com, BERITA OLAHRAGA. Kesehatan ASN Tasikmalaya kini menjadi perhatian Dinas Kesehatan Kabupaten Tasikmalaya. Tim Dinkes turun langsung ke kantor instansi pemerintah untuk menggelar pemeriksaan kesehatan gratis bagi ASN dan pegawai.
Kegiatan ini berlangsung di Aula BPBD Kabupaten Tasikmalaya, Senin (18/5/2026). Petugas mengecek tekanan darah, kadar gula darah, kolesterol, hingga fungsi paru.
Program jemput bola ini membantu pegawai mengetahui kondisi tubuh lebih cepat. ASN tidak perlu datang ke fasilitas kesehatan untuk menjalani pemeriksaan dasar. Dinkes Kabupaten Tasikmalaya mendatangi tempat kerja agar layanan berjalan lebih dekat, cepat, dan praktis.
Dinkes Dekatkan Layanan ke Kantor Instansi
Kepala Tim Kesehatan, Dede Subekti, mengatakan Dinkes Kabupaten Tasikmalaya rutin menggelar kegiatan tersebut. Ia menyebut tim kesehatan ingin membantu pegawai mengenali risiko penyakit sejak awal.
“Kami fokus skrining pada keluhan yang sering muncul, seperti tekanan darah tinggi, gula darah, kolesterol, dan gangguan paru. Jika ada indikasi, peserta akan kami arahkan ke puskesmas untuk pemeriksaan lebih lanjut,” ujar Dede di Aula BPBD Kabupaten Tasikmalaya.
Menurut Dede, ASN perlu menjalani pemeriksaan kesehatan secara berkala. Banyak penyakit tidak menular muncul tanpa tanda yang jelas. Hipertensi, diabetes, dan kolesterol tinggi kerap baru terasa ketika tubuh mulai mengalami gangguan.
Karena itu, Dinkes terus mendorong skrining penyakit tidak menular. Pemeriksaan sejak dini membantu ASN mengenali kondisi tubuh. Setelah itu, mereka bisa memperbaiki pola makan, aktivitas fisik, dan kebiasaan hidup sehari-hari.
Program cek kesehatan gratis ASN ini juga mendukung produktivitas aparatur pemerintah. ASN yang sehat dapat bekerja lebih optimal saat melayani masyarakat. Pada titik ini, kesehatan pegawai berkelindan dengan kualitas layanan publik.
ASN BPBD Merasa Terbantu
Pegawai BPBD Kabupaten Tasikmalaya merespons positif pemeriksaan tersebut. Salah satu ASN BPBD Kabupaten Tasikmalaya, Marisa Dwi Sucianti, mengaku terbantu dengan layanan cek kesehatan gratis itu.
“Saya apresiasi cek gratis ini. Dari sini kita jadi tahu pola makan yang perlu dijaga,” ujarnya.
Menurut Marisa, layanan seperti ini membuat pegawai lebih peduli pada kondisi tubuh sendiri. Pemeriksaan langsung di kantor juga membantu ASN mengikuti layanan tanpa banyak meninggalkan pekerjaan.
Dinkes Kabupaten Tasikmalaya berharap kegiatan ini meningkatkan kesadaran menjaga kesehatan ASN Tasikmalaya. Dinkes juga mengajak pegawai tidak menunggu sakit sebelum memeriksakan diri.
Tim kesehatan menilai pola makan sehat, olahraga ringan, istirahat cukup, dan pemeriksaan berkala dapat menekan risiko penyakit tidak menular. Langkah sederhana itu membantu ASN menjaga tubuh tetap prima.
Program jemput bola ini menjadi tengara bahwa layanan kesehatan preventif perlu hadir lebih dekat dengan lingkungan kerja. Dengan menjaga kesehatan ASN Tasikmalaya, pemerintah ikut menjaga denyut pelayanan publik agar tetap berjalan baik. (DH)



