lintaspriangan.com, BERITA PANGANDARAN. Gempa Pangandaran berkekuatan magnitudo 5,3 mengguncang wilayah selatan Jawa Barat pada Rabu malam, 5 Agustus 2026. Getaran yang terjadi sekitar pukul 21.55 WIB dirasakan cukup kuat dan berlangsung lebih lama daripada biasanya.
Lia, warga Kabupaten Pangandaran, mengaku sempat bertanya-tanya karena guncangan tak segera berhenti.
“Getarannya terasa cukup lama, jadi sampai saya sempat berpikir, ini berhentinya kapan, ya? Biasanya kan sebentar,” kata Lia kepada redaksi.
Guncangan gempa juga terasa hingga Kabupaten Ciamis. Dedar, (55), warga Kecamatan Ciamis, mengaku terkejut karena getarannya terasa cukup besar.
“Kaget, gempa barusan terasa besar,” ujar Dedi melalui pesan WhatsApp sesaat setelah gempa terjadi.
Berpusat di Laut Selatan Jawa Barat
Informasi awal Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyebut pusat gempa berada sekitar 79 kilometer barat daya Kabupaten Pangandaran.
Pada halaman terperinci BMKG, lokasi gempa kemudian dicantumkan sekitar 58 kilometer barat daya Kabupaten Tasikmalaya. Kedua informasi tersebut merujuk pada titik gempa yang sama, yakni pada koordinat 8,12 Lintang Selatan dan 107,91 Bujur Timur, dengan kedalaman 18 kilometer.
BMKG memastikan gempa magnitudo 5,3 tersebut tidak berpotensi tsunami. Masyarakat tetap diminta berhati-hati terhadap kemungkinan terjadinya gempa susulan.
Hingga berita ini diturunkan, belum diperoleh informasi resmi mengenai kerusakan maupun korban akibat gempa tersebut. (AS)







