lintaspriangan.com, BERITA KOTA BANJAR. Wali Kota Banjar Sudarsono turun langsung ke Desa Balokang, Kecamatan Banjar, Senin (11/5/2026), untuk memantau penyaluran bantuan sosial kepada masyarakat melalui Program Berdaya Bantu.
Kegiatan yang berlangsung di Aula Desa Balokang itu turut dihadiri Wakil Wali Kota Banjar Supriana. Kehadiran pimpinan daerah tersebut menjadi perhatian warga, terutama para penerima manfaat yang sejak pagi mengikuti proses penyerahan bantuan.
Dalam kegiatan tersebut, Pemerintah Kota Banjar menyalurkan 65 paket sembako kepada warga. Bantuan itu diberikan sebagai bagian dari program bantuan permakanan yang menyasar masyarakat membutuhkan.
Penyaluran sembako ini tidak hanya menjadi agenda seremonial pemerintah daerah. Lebih dari itu, kegiatan tersebut menjadi salah satu cara Pemkot Banjar memastikan bantuan sosial benar-benar sampai kepada warga yang membutuhkan.
Paket sembako yang disalurkan diharapkan dapat membantu meringankan kebutuhan harian masyarakat. Meski nilainya tidak mungkin menyelesaikan seluruh persoalan ekonomi warga, bantuan tersebut tetap menjadi bentuk kehadiran pemerintah di tengah masyarakat.
Selain sembako, Pemkot Banjar melalui Bagian Kesejahteraan Rakyat atau Kesra juga menyerahkan bantuan sarana ibadah untuk masyarakat Desa Balokang. Bantuan itu terdiri dari empat lembar karpet masjid, 10 mushaf Al-Qur’an, serta tiga rol karpet.
Bantuan sarana ibadah tersebut diberikan untuk menunjang kenyamanan warga dalam menjalankan aktivitas keagamaan. Dengan fasilitas yang lebih layak, kegiatan ibadah dan kegiatan sosial keagamaan di lingkungan masyarakat diharapkan bisa berjalan lebih nyaman.
Dalam kesempatan yang sama, Badan Amil Zakat Nasional atau Baznas Kota Banjar turut menyalurkan Bantuan Biaya Hidup Darurat kepada warga yang membutuhkan. Kehadiran Baznas menunjukkan adanya sinergi antara pemerintah daerah dan lembaga sosial dalam memperkuat kepedulian terhadap masyarakat.
Wali Kota Banjar Sudarsono mengatakan, pemerintah memiliki tanggung jawab untuk hadir di tengah masyarakat, terutama kepada warga yang membutuhkan perhatian dan bantuan.
Menurut Sudarsono, program bantuan sosial tidak boleh dipandang hanya sebagai penyaluran paket sembako. Bantuan tersebut juga menjadi bagian dari upaya menjaga kepedulian sosial, memperkuat kebersamaan, serta memastikan warga tidak merasa berjalan sendiri saat menghadapi kesulitan.
“Pemerintah harus hadir dan memberikan perhatian kepada masyarakat yang membutuhkan. Mudah-mudahan bantuan ini bisa membantu meringankan kebutuhan sehari-hari dan membawa manfaat bagi masyarakat,” ujar Sudarsono.
Ia menegaskan, Pemkot Banjar akan terus berupaya menjaga keberlanjutan program sosial yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat. Program seperti ini diharapkan tidak berhenti pada seremoni penyerahan bantuan, tetapi benar-benar menjadi bagian dari perhatian pemerintah terhadap kondisi sosial warga.
Sudarsono juga menilai, kepedulian sosial perlu terus diperkuat di lingkungan masyarakat. Pemerintah daerah, lembaga sosial, perangkat desa, dan masyarakat dinilai perlu terus membangun kerja sama agar warga yang membutuhkan dapat memperoleh perhatian secara lebih baik.
Penyaluran bantuan di Desa Balokang berlangsung dalam suasana hangat. Sejumlah warga tampak antusias menerima bantuan yang diberikan langsung oleh jajaran Pemerintah Kota Banjar.
Kegiatan tersebut juga menjadi ruang pertemuan langsung antara pemerintah daerah dan masyarakat. Melalui kegiatan seperti ini, pemerintah dapat melihat lebih dekat kondisi warga, sementara masyarakat dapat merasakan langsung perhatian dari pemerintah.
Dengan penyaluran 65 paket sembako, bantuan sarana ibadah, serta bantuan biaya hidup darurat dari Baznas, kegiatan di Balokang menjadi salah satu bentuk nyata kolaborasi sosial di Kota Banjar.
Bagi warga penerima manfaat, bantuan tersebut tentu bukan sekadar paket yang dibawa pulang. Di balik sembako, karpet masjid, dan mushaf Al-Qur’an, ada pesan bahwa negara masih mengetuk pintu warga. Tidak selalu dengan pidato panjang, kadang cukup dengan beras, karpet, dan perhatian yang datang tepat waktu.
Melalui Program Berdaya Bantu, Wali Kota Banjar berharap bantuan sosial yang disalurkan Pemkot Banjar dapat terus memberi manfaat dan memperkuat semangat kebersamaan masyarakat, khususnya di Desa Balokang. (NID/AS)

