lintaspriangan.com,ย BERITA KOTA BANJAR. Lomba Bikin Video di Banjar resmi dibuka dengan total hadiah mencapai Rp19 juta. Kegiatan ini memberi ruang bagi warga, pelajar, mahasiswa, komunitas kreatif, hingga pegiat literasi untuk menunjukkan kemampuan membuat konten video.
Lomba ini mengangkat tema โPerkembangan Perpustakaan, Budaya Baca, dan Literasi di Indonesiaโ. Tema tersebut membuka banyak peluang ide. Peserta bisa mengangkat cerita tentang perpustakaan, kebiasaan membaca, literasi keluarga, literasi digital, atau pengalaman sederhana yang dekat dengan kehidupan sehari-hari.
Kegiatan ini juga cocok untuk anak muda yang senang membuat konten. Mereka bisa menyampaikan pesan literasi dengan gaya visual yang segar, ringan, dan mudah dipahami. Jadi, lomba ini tidak hanya bicara soal buku. Lebih jauh, lomba ini mengajak peserta mengubah gagasan menjadi cerita yang menarik.
Berdasarkan informasi dalam poster kegiatan, pendaftaran dibuka mulai 13 Mei hingga akhir Juni 2026. Peserta tidak perlu membayar biaya pendaftaran. Karena itu, kesempatan ini cukup terbuka bagi siapa saja yang ingin mencoba.
Setelah masa pendaftaran, panitia akan melakukan seleksi peserta pada 18โ25 Juni 2026. Peserta yang lolos kemudian mengikuti pembekalan pada 29 Juni 2026. Setelah itu, peserta mendapat waktu penyempurnaan video mulai 30 Juni hingga 17 Juli 2026.
Panitia menjadwalkan pengumuman pemenang pada 23 Juli 2026. Dengan rentang waktu tersebut, peserta masih punya kesempatan untuk menyiapkan ide, menyusun naskah, mengambil gambar, dan menyunting video secara lebih matang.
Hadiah Rp19 Juta Jadi Daya Tarik Peserta
Total hadiah lomba video Banjar mencapai Rp19 juta. Nominal ini tentu menjadi daya tarik tersendiri, terutama bagi pelajar, mahasiswa, dan kreator pemula yang ingin menguji kemampuan produksi konten.
Selain hadiah, kegiatan ini juga memberi manfaat lain. Peserta bisa melatih kemampuan berpikir, menulis, berbicara, mengambil gambar, dan menyampaikan pesan publik. Semua kemampuan itu penting di era digital, ketika informasi bergerak cepat dan konten visual semakin berpengaruh.
Karena itu, lomba video literasi Banjar ini dapat menjadi ajang belajar yang menarik. Peserta tidak harus memiliki peralatan mahal. Kamera ponsel pun bisa menjadi senjata utama, asal ide kuat dan alur cerita jelas. Kamera boleh sederhana, tetapi pesan jangan ikut sederhana.
Sekolah, kampus, komunitas literasi, dan keluarga juga bisa memanfaatkan momentum ini. Mereka dapat mendorong anak muda untuk ikut dalam lomba video pelajar Banjar. Dengan cara itu, kegiatan literasi tidak lagi terasa kaku. Literasi bisa hadir lewat video, cerita visual, dan gaya komunikasi yang lebih dekat dengan generasi muda.
Informasi dalam poster juga menunjukkan bahwa kegiatan ini merupakan lomba konten literasi Kota Banjar yang terbuka untuk masyarakat. Panitia menyiapkan alur kegiatan secara bertahap, mulai dari pendaftaran, seleksi, pembekalan, penyempurnaan video, hingga pengumuman pemenang.
Kegiatan ini tercatat digelar oleh Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kota Banjar. Kehadiran lomba ini sekaligus menjadi upaya untuk memperluas gerakan literasi melalui media kreatif.
Dengan pendaftaran gratis, hadiah besar, dan tema yang dekat dengan dunia pendidikan, Lomba Bikin Video di Banjar layak mendapat perhatian. Bukan hanya untuk mengejar hadiah, tetapi juga untuk ikut menghidupkan budaya baca dan literasi di Kota Banjar. (AS/AS)
Baca Berita Kota Banjar dan berita menarik lainnya di Google News



