lintaspriangan.com, BERITA OLAHRAGA. Hasil Aston Villa vs Liverpool menghadirkan drama besar di Villa Park. Aston Villa menaklukkan Liverpool dengan skor 4-2, Sabtu 16 Mei 2026 dini hari WIB. Skor ini terasa pahit bagi The Reds karena mereka sebenarnya tampil dominan dalam banyak aspek permainan.
Sepanjang laga, Liverpool menguasai bola hingga 55 persen. Tim tamu juga melepas 16 tembakan dan mencatat akurasi operan 87 persen. Namun, dominasi itu tidak cukup. Aston Villa tampil lebih tajam, lebih tenang, dan lebih kejam saat peluang datang.
Laga Aston Villa vs Liverpool 4-2 ini langsung mengubah peta persaingan papan atas. Liverpool kalah dari Aston Villa pada momen yang sangat menentukan. Akibatnya, The Reds terlempar dari 4 besar.
Dominasi Liverpool Berakhir Pahit
Berdasarkan klasemen sementara, Aston Villa kini menempati posisi keempat dengan 62 poin dari 37 laga. Sementara itu, Liverpool berada di posisi kelima dengan 59 poin dari jumlah pertandingan yang sama. Karena itu, hasil ini menjadi pukulan besar bagi pasukan tamu.
Sejak awal laga, Liverpool tampil dengan tempo tinggi. Mereka berusaha mengendalikan pertandingan melalui penguasaan bola dan aliran umpan pendek. Selain itu, The Reds cukup sering menekan area pertahanan Aston Villa.
Meski begitu, Villa tidak panik. Tuan rumah justru memilih bermain lebih sabar. Mereka menunggu celah, lalu menyerang dengan cepat saat Liverpool kehilangan keseimbangan.
Strategi itu mulai terlihat hasilnya menjelang akhir babak pertama. Pada menit ke-42, Morgan Rogers membuka keunggulan Aston Villa. Ia memanfaatkan umpan Lucas Digne dan membuat Villa Park bergemuruh.
Watkins Jadi Pembeda di Villa Park
Gol Rogers membuat Liverpool harus bekerja lebih keras setelah jeda. Usaha mereka sempat membuahkan hasil pada menit ke-52. Virgil van Dijk menyamakan skor setelah menerima umpan Dominik Szoboszlai.
Namun, momentum itu tidak bertahan lama. Lima menit berselang, Ollie Watkins membawa Aston Villa kembali unggul. Rogers kali ini menjadi pemberi umpan. Skor pun berubah menjadi 2-1 untuk tuan rumah.
Tekanan Liverpool sebenarnya tidak berhenti. Mereka mencatat 31 sentuhan di kotak penalti lawan. Jumlah itu jauh lebih banyak dibanding Aston Villa yang hanya mencatat 19 sentuhan. Akan tetapi, angka tersebut tidak banyak berarti ketika penyelesaian akhir tidak berjalan tajam.
Memasuki pertengahan babak kedua, Aston Villa makin percaya diri. Mereka tidak lagi sekadar bertahan. Sebaliknya, tuan rumah mulai berani keluar dan menghukum ruang kosong di lini belakang Liverpool.
Ollie Watkins kembali menjadi mimpi buruk bagi The Reds. Pada menit ke-73, ia mencetak gol keduanya dalam pertandingan ini. Momen tersebut menegaskan bahwa Ollie Watkins cetak dua gol dan menjadi tokoh utama kemenangan Villa.
Halaman selanjutnya: Klasemen Liga Inggri Makin Panas



