Plafon Kelas di Ciamis Ambruk, Manajemen Sekolah Gagal!

lintaspriangan.com, BERITA CIAMIS. Ambruknya plafon salah satu ruangan kelas di sebuah SD di Kabupaten Ciamis mengundang perhatian Forum Diskusi Peduli Pendidikan Priangan Timur (FDPPT). Menurut Koordinator FDPPT, Diki Sam Ani, sejak adanya dukungan dana BOS dari pemerintah, seharusnya kejadian seperti ini tidak terjadi lagi. Terkecuali, pihak manajemen sekolahnya memang tidak cermat saat menyusun perencanaan.

“Sekolah dasar sekarang itu sudah tidak perlu pusing mikir uang. Dulu kan bergantung pada uang bayaran siswa. Sekarang kan ada BOS. Perlu apa-apa, tinggal disusun dan diusulkan. Apalagi berkaitan dengan potensi bencana seperti atap ambruk, pihak pemerintah pusat juga pasti akan memprioritaskan, setidaknya melalui skema rehab ringan pada anggaran BOS. Bahkan pemerintah daerah pun tidak akan tinggal diam jika ada potensi bahaya seperti ini. Kalau yang seperti ini masih terjadi, kemungkinan manajemen sekolahnya kurang cermat saat menyusun perencanaan,” terang Diki kepada Lintas Priangan, melalui sambungan telepon whatsapp, Sabtu (11/01/2025).

Diki mengaku semakin tidak mengerti, ketika membaca berita di media, bahwa plafon yang ambruk itu disebabkan kondisi atap yang sudah tua. Logikanya, seharusnya kondisi tersebut jadi prioritas perhatian manajemen sekolah.

“Yang saya tidak habis fikir, itu di berita, kepala sekolahnya bilang kan, ambruknya plafon kelas karena kemungkinan atapnya sudah tua. Aneh, kok nggak masuk prioritas. Kan tiap hari dia ke sekolah, masa tidak tahu kondisi sekolahnya sendiri. Masa tidak terfikirkan untuk memeriksa atap ketika menyusun usulan anggaran. Apalagi seperti konstruksi atap, kan tidak mungkin lapuk dalam satu dua bulan. Pasti rentang waktunya cukup lama,” tambah Diki.

Masih menurut Diki, sejauh yang dia fahami, dana BOS itu bisa digunakan juga untuk sekedar rehab ringan. Dan andaipun BOS tidak boleh, pihak manajemen sekolah bisa komunikasi segera ke dinas, agar bisa dilakukan tindakan preventif.

“Ketika plafonnya sudah ambruk, ya sudah, apapun ceritanya, intinya pihak manajemen sekolah sudah gagal mengatisipasi. Ini berbeda dengan bencana alam yang datangnya tiba-tiba. Kalau plafon ambruk seperti ini, kan potensi bahayanya memang sudah ada sejak lama, tapi tidak dijadikan prioritas oleh sekolah. Padahal, BOS itu kan boleh dipakai untuk rehab ringan,” tegas Diki.

Terakhir, Diki juga menyoroti peran Dinas Pendidikan Kabupaten Ciamis. Menurutnya, dinas harus lebih intens memantau semua satuan pendidikan di bawahnya. Karena bagaimanapun, tanggung jawab urusan pendidikan ada di pundak mereka.

“Saya tahu, pasti berat, dan lelah, apalagi daerahnya luas. Tapi mau gimana lagi, itu tugas dinas. Beruntung loh kejadian tempo hari tidak ada korban. Kalau sampai ada korban, saya yakin beritanya bakal viral secara nasional. Bukan mustahil, pemerintah pusat langsung turun tangan. Yang sekarang terjadi, ambil hikmahnya. Agar tidak terulang di kemudian hari,” pungkas Diki.

Plafon yang ambruk di salah satu ruang kelas itu terjadi di SD 4 Panawangan, Kecamatan Panawangan, Kabupaten Ciamis. Sementara ruang kelas terserbut tidak bisa digunakan, para siswa terpaksa harus belajar di ruang perpustakaan, yang lebih sempit dan tentu saja kurang representatif. (Lintas Priangan/Nanang)

PRIANGAN TIMUR

Nyaneut Garut: Teh Hangat yang Merekatkan Orang Sunda

lintaspriangan.com, BERITA GARUT. Festival Nyaneut akan kembali menghangatkan Lapang Situgede,...

Saat PLN dalam Pusaran Indikasi Korupsi, UP3 Tasikmalaya Pilih Bungkam

lintaspriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. Saat sejumlah temuan pemeriksaan menyeret nama PLN Jawa...

Sedang Mengarit Padi, Petani Meninggal di Pamarican Ditemukan Sudah Tergeletak

lintaspriangan.com, BERITA CIAMIS. Aktivitas mengarit padi yang sudah terbiasa...

Begal Bojonggambir? Polisi Pastikan Video Viral Itu Ternyata Kecelakaan Tunggal

lintaspriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. Sebuah video yang memperlihatkan kericuhan di...

5 Bulan Tak Didengar Wali Kota, Pedagang Pasar Cikurubuk Akan Lakukan Ini

lintaspriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. Pedagang Pasar Cikurubuk mulai kehilangan kesabaran. Surat...

JAWA BARAT

Angin Kencang Mengintai Ciayumajakuning Hari Ini, Waspada!

lintaspriangan.com, BERITA JABAR.  Angin kencang mengintai Ciayumajakuning pada Selasa, 28 Juli...

Kemensos Bantu Korban Kebakaran Ciptamulya, Bantuan Rp278 Juta Disalurkan untuk 420 Penyintas

lintaspriangan.com, BERITA SUKABUMI. Sehari setelah kebakaran meluluhlantakkan puluhan rumah...

SWAKKA Ajak Kesbang se-Jabar Kolaborasi 27 Jejak Heroik Jawa Barat

lintaspriangan.com, BERITA JABAR.  Sejarah perjuangan tidak semestinya mengendap sebagai arsip...

Bupati Sukabumi Tinjau Kebakaran Ciptamulya, Ini Langkah Cepat yang Disiapkan Pemerintah Daerah.

lintaspriangan.com, BERITA SUKABUMI. Asap memang mulai menghilang dari Kampung...

Tergiur Sayembara KDM, Ojol di Bandung Salah Tangkap Begal

lintaspriangan.com, BERITA BANDUNG. berhadiah hingga Rp50 juta diduga memicu sejumlah...

Kebakaran Kasepuhan Ciptamulya Sukabumi, 70 Rumah Rata dengan Tanah

lintaspriangan.com, BERITA SUKABUMI. Kebakaran Kasepuhan Ciptamulya terjadi di Desa Sirnaresmi, Kecamatan...

Videotron Maut Majalengka Sudah Goyang 32 Jam, Penanganan Lambat?

lintaspriangan.com, BERITA MAJALENGKA. Tragedi Videotron Maut Majalengka di Bundaran Cigasong...

Berani Lumpuhkan Begal? Dedi Mulyadi Siapkan Sayembara Begal Jabar Hadiah hingga Rp50 Juta

lintaspriangan.com, BERITA JABAR. Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi mengumumkan...

Olahraga

Popular Categories