lintaspriangan.com, BERITA GARUT. Pencarian 10 korban KM Virgo asal Kabupaten Garut yang belum ditemukan berlanjut pada Selasa, 15 September 2026. Memasuki hari ketiga operasi SAR, pencarian diperkuat untuk menjangkau bagian bawah laut dengan dukungan KRI Canopus.
Data terakhir Posko Informasi Kecelakaan KM Virgo di Kecamatan Karangpawitan pada Senin (14/9) pukul 16.04 WIB mencatat 23 orang dalam kelompok korban dari wilayah tersebut. Sebanyak 11 orang ditemukan selamat, dua meninggal dunia, dan 10 lainnya masih dalam pencarian.
Sepuluh Warga Masih dalam Pencarian
Sepuluh korban KM Virgo yang belum ditemukan masing-masing tercatat atas nama Gilang Slamet Saputra, Iyus, M. Rio Akbar Fadilah, Muhammad Fahri Nulhadin Hakim, Nurdin Suyanto, Rizky Nazril Ilham, Saepul Wahyudin, Salbi Al Ghifari Abizar, Usep Saepuloh, dan Yusep Cahyana. Yusep tercatat berdomisili di Cianjur.
Dua korban yang telah dikonfirmasi meninggal dunia adalah Enjang dan Risyan Kurnia Putra. Sementara 11 orang lainnya berhasil ditemukan dalam kondisi selamat.
Pemerintah Kabupaten Garut sebelumnya menyatakan akan membantu penanganan korban, termasuk proses administrasi dan pemulangan korban ke daerah asal. Bupati Garut Abdusy Syakur Amin juga menyatakan pemerintah daerah berkoordinasi dengan Basarnas dan instansi terkait untuk penanganan warga Garut yang menjadi korban kecelakaan tersebut.
Secara keseluruhan, Basarnas mencatat hingga Senin (14/9) pukul 11.00 WITA sebanyak 114 orang dari KM Virgo Transport 8 telah ditemukan. Dari jumlah itu, 108 orang selamat dan enam meninggal dunia, sedangkan 129 orang masih belum ditemukan pada pembaruan tersebut.
KRI Canopus Dukung Pencarian Bawah Laut
Operasi pada Selasa diarahkan pula pada pencarian bawah laut. Basarnas menyatakan KRI Canopus akan digunakan dalam operasi hari ketiga setelah kondisi cuaca pada hari sebelumnya menghambat pengerahan penyelam.
TNI sebelumnya mengerahkan sejumlah unsur untuk mendukung operasi SAR KM Virgo Transport 8, antara lain KRI I Gusti Ngurah Rai-332, KRI Nala-363, KRI Pulau Fani-732, KRI Canopus-936, kapal patroli, pesawat CN-235, serta helikopter.
Basarnas juga melaporkan posisi kapal telah bergeser sekitar 1,6 mil laut ke arah barat dan berada dalam kondisi terbalik. Kapal disebut berada di kedalaman sekitar 30 meter. Kondisi kapal dan keselamatan penyelam menjadi pertimbangan dalam menentukan metode pencarian di dalam badan kapal.
Pencarian korban KM Virgo masih menjadi fokus tim SAR gabungan, termasuk terhadap 10 orang yang tercatat dalam data Posko Karangpawitan dan belum ditemukan hingga pembaruan terakhir. (NS/AS)







