Terjerat Cinta di Mobile Legends, Perempuan Cianjur Jadi Korban Baru Penipuan JCP

lintaspriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. Kasus dugaan penipuan bermodus hubungan asmara yang berawal dari game online Mobile Legends di Kabupaten Tasikmalaya kembali berkembang. Setelah kasus sebelumnya mencuat dan tersangka JCP (31) ditahan, polisi menerima pengaduan dari perempuan muda asal Cianjur yang mengaku mengalami modus penipuan Mobile Legends serupa.

Korban berinisial SA (23), warga Kabupaten Cianjur, bahkan kini harus menghadapi persoalan lain setelah diduga dimanfaatkan untuk mengajukan pinjaman online (pinjol) dan menggunakan fitur paylater.

Kanit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polres Tasikmalaya Aiptu Josner Ringgo membenarkan adanya pengaduan tersebut.

- Advertisement -

“Pasca-pemberitaan masif di media, ada warga Cianjur bernama SA, yang mengadukan kasus serupa,” ujar Josner saat dikonfirmasi, Senin (14/9/2026).

Berawal dari Mobile Legends, berujung utang pinjol

Menurut Josner, pola pendekatan JCP terhadap SA memiliki kemiripan dengan kasus yang sebelumnya ditangani Polres Tasikmalaya.

Keduanya pertama kali berkenalan melalui permainan daring Mobile Legends. Komunikasi kemudian berlanjut ke WhatsApp hingga hubungan mereka semakin intensif.

Dalam proses komunikasi tersebut, JCP disebut menjanjikan akan menikahi korban.

Namun, menurut pengaduan korban, hubungan tersebut kemudian dimanfaatkan untuk memperoleh data pribadi SA. Data tersebut diduga digunakan untuk memproses pinjaman daring serta fasilitas paylater.

Masalah tidak berhenti sampai di sana.

Korban juga kehilangan uang tunai serta dua unit telepon seluler yang menurut keterangan polisi dikirimkan ke rekening dan alamat pelaku.

Total kerugian yang dialami SA ditaksir mencapai Rp21 juta.

Yang membuat persoalan semakin berat, korban kini masih harus menghadapi kewajiban pembayaran cicilan dari pinjaman online yang diduga diajukan dalam rangkaian aksi tersebut.

“Total kerugian korban mencapai Rp21 juta. Saat ini, korban justru harus menanggung beban cicilan utang di aplikasi pinjaman online tersebut,” kata Josner.

Polisi buka peluang muncul korban lain

Pengaduan SA muncul setelah pemberitaan mengenai kasus JCP sebelumnya ramai di media.

Dalam kasus sebelumnya, seorang mahasiswi asal Taraju, Kabupaten Tasikmalaya, disebut menjadi korban setelah berkenalan dengan JCP melalui Mobile Legends. Kasus tersebut kemudian berkembang hingga korban dibawa ke Lampung dan menjadi perhatian publik.

Kini, munculnya pengaduan dari SA membuat polisi mengimbau masyarakat yang merasa pernah berinteraksi dengan JCP dan mengalami kerugian dengan pola serupa agar tidak ragu melapor.

Kasat Reskrim Polres Tasikmalaya AKP Heru Samsul Bahri mengatakan laporan dari masyarakat dapat membantu penyidik dalam mendalami perkara yang sedang berjalan.

“Kami mengimbau jika ada masyarakat lain yang merasa menjadi korban dari tersangka JCP agar segera melapor guna membantu proses pendalaman kasus ini,” tegas Heru.

Korban diarahkan melapor ke Polres Cianjur

Meski SA telah mengadukan kasus tersebut kepada Polres Tasikmalaya, penanganan perkara korban asal Cianjur nantinya diarahkan ke kepolisian setempat.

Hal itu berkaitan dengan lokasi kejadian perkara yang berada di wilayah hukum berbeda.

Polres Tasikmalaya mengarahkan SA untuk membuat laporan resmi di Polres Cianjur agar perkara dapat ditangani sesuai kewenangan wilayah hukum.

Sementara itu, kasus JCP yang telah ditangani Polres Tasikmalaya masih menjadi perhatian karena adanya dugaan pola pendekatan yang memanfaatkan relasi personal untuk memperoleh keuntungan.

Waspadai modus love scamming dari gim daring

Polisi mengingatkan masyarakat agar tidak mudah memberikan data pribadi, akses akun, kode keamanan, maupun informasi keuangan kepada orang yang baru dikenal melalui media sosial ataupun gim daring.

Kasus yang menimpa SA menunjukkan bagaimana interaksi yang awalnya hanya berlangsung melalui permainan online dapat berkembang menjadi hubungan personal, sebelum akhirnya diduga dimanfaatkan untuk kepentingan finansial.

Heru menyebut masyarakat perlu meningkatkan kewaspadaan terhadap modus Penipuan Mobile Legends berbasis relasi asmara atau love scamming.

Terlebih, perkembangan teknologi membuat pelaku dapat membangun kedekatan dengan calon korban tanpa harus bertemu secara langsung.

Polisi juga meminta masyarakat yang merasa mengalami kejadian serupa untuk segera melapor. Laporan dari korban lain dinilai dapat membantu penyidik mengetahui apakah terdapat pola atau rangkaian perbuatan lain yang berkaitan dengan tersangka JCP. (HS)

JEJAK HEROIK JABAR

Membuka Jejak Pejuang Tionghoa di Cirebon

lintaspriangan.com, JEJAK HEROIK JABAR. Ada satu kalimat pendek dalam arsip...

Taktik Buaya Mangap Pejuang Cirebon Bikin Belanda Kocar-kacir

lintaspriangan.com, JEJAK HEROIK JABAR. Jembatan-jembatan menuju Bantarjati tampak seperti sedang...

Selama 5 Bulan, Markas Belanda Digempur Pejuang Cikatomas

lintaspriangan.com, JEJAK HEROIK JABAR. Ketika malam turun di wilayah selatan...

Pesantren Langkaplancar yang Berubah Menjadi Markas Laskar

lintaspriangan.com, JEJAK HEROIK JABAR. Jauh dari pantai yang kini menjadi...

Dari Perlindungan 1947 hingga Harmony Award 2025

lintaspriangan.com, JEJAK HEROIK JABAR. Bensin telah diletakkan di dekat rumah-rumah warga...

PRIANGAN TIMUR

Asep Rahmat Dapat Respons Positif PPP, Jalan Menuju Kursi Wabup Ciamis Masih Panjang

lintaspriangan.com, BERITA CIAMIS. Peluang Asep Rahmat untuk diusulkan...

Inovasi SMAN 6 Tasikmalaya, Ubah Sampah Organik Jadi Kompos dan Pakan Ternak

lintaspriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. Inovasi SMAN 6 Tasikmalaya dalam...

RS Mitra Idaman Minta Maaf, Dinkes Banjar Telusuri SOP Kasus Persalinan Darurat dalam Mobil

lintaspriangan.com, BERITA BANJAR. Kasus persalinan darurat Rini Marini, ibu...

36 Jam Dilalap Api, Kebakaran Limbah Kayu Kawalu Tasikmalaya Belum Padam

lintaspriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. Kebakaran Limbah Kayu Kawalu Tasikmalaya...

Kebakaran TPA Pasir Bajing di Garut Dipadamkan, Tim SAR Brimob Diterjunkan

lintaspriangan.com, BERITA GARUT. Kebakaran TPA Pasir Bajing di Desa Sukaraja, Kecamatan...

JAWA BARAT

Bantuan Dedi Mulyadi Lewat WhatsApp Dipastikan Hoaks, Warga Diminta Waspada Modus Transfer Sesuai Usia

lintaspriangan.com, BERITA JAWA BARAT. Jabar Saber Hoaks mengingatkan masyarakat...

Polres Purwakarta Salurkan Air Bersih ke Sekolah dan Pesantren, Gunakan Kendaraan Taktis AWC

lintaspriangan.com, BERITA PURWAKARTA. Polres Purwakarta, Jawa Barat, menyalurkan bantuan...

Polisi Ungkap Motif Pembunuhan Sopir Taksi Online di Sumedang, Utang Rp25 Juta Jadi Dugaan Pemicu

lintaspriangan.com, BERITA SUMEDANG. Polres Sumedang, Jawa Barat, mengungkap perkembangan penyidikan kasus...

Kasus Santriwati Bekasi, Pimpinan Ponpes Ditahan diduga Korban Lebih dari 10 Orang

lintaspriangan.com, BERITA BEKASI. Polres Metro Bekasi Kota menahan...

Warga Cianjur Temukan Jenazah dalam Karung, Tali Melilit Leher Korban

lintaspriangan.com, BERITA CIANJUR. Warga Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, digegerkan...

Sindikat Pecah Kaca di Cianjur Terungkap, Kerugian Korban Rp4,1 Miliar dari 15 Lokasi

lintaspriangan.com, BERITA CIANJUR. Polres Cianjur mengungkap sindikat pecah kaca...

Polisi Temukan 27 Batang Ganja di Atap Rumah Bandung, Bibit Disebut Dibawa dari Amerika Serikat

lintaspriangan.com, BERITA BANDUNG. Polrestabes Bandung mengungkap kasus penanaman ganja...

Pilkades 47 Desa di Cianjur Ditunda hingga November 2026, Jadwal Baru Tunggu Perbup

lintaspriangan.com, BERITA CIANJUR. Pelaksanaan Pilkades 47 desa di Cianjur,...

Olahraga

Kategori Populer