lintaspriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. Pendaftaran magang Jepang Tasikmalaya melalui program IM Japan diperpanjang hingga Senin, 14 September 2026. Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya membuka kesempatan tersebut bagi pencari kerja yang memenuhi persyaratan untuk mengikuti program pemagangan ke Jepang hasil kerja sama Kementerian Ketenagakerjaan dengan IM Japan.
Perpanjangan itu mengubah batas pendaftaran sebelumnya. DPMPTSPTK Kabupaten Tasikmalaya pada pengumuman awal menyebut pendaftaran dibuka sejak 16 Februari dan semula dijadwalkan berakhir 6 September 2026. Pemkab kemudian mengumumkan batas pendaftaran diperpanjang sampai 14 September.
Pendaftar Harus Penuhi Persyaratan Usia dan Dokumen
Dalam pengumuman awal Seleksi Nasional IM Japan 2026, program magang Jepang Tasikmalaya dibuka untuk peserta laki-laki dengan usia minimal 18 tahun. Khusus lulusan SMA, usia minimal ditetapkan 18 tahun 6 bulan. Batas usia maksimal adalah 26 tahun saat mengikuti tes seleksi.
Peserta juga dipersyaratkan tidak buta warna, tidak memiliki tato atau bekas tato, serta tidak bertindik atau memiliki bekas tindik. Untuk lulusan sekolah nonteknik, DPMPTSPTK mensyaratkan sertifikat latihan kerja bidang teknik.
Dokumen administrasi yang diminta antara lain KTP, kartu keluarga, ijazah dari tingkat SD hingga pendidikan terakhir, akta kelahiran, surat rekomendasi kelurahan, SKCK, serta surat keterangan sehat dari dokter.
Peserta juga harus menyiapkan surat persetujuan orang tua atau wali, surat pernyataan mengikuti program, pasfoto, foto keluarga, dan kartu AK-1 atau kartu pencari kerja. Pendaftaran dapat dilakukan melalui portal resmi program pemagangan Jepang atau dengan mendatangi DPMPTSPTK Kabupaten Tasikmalaya.
Jadwal Seleksi Perlu Menunggu Pembaruan
Sebelum masa pendaftaran diperpanjang, DPMPTSPTK menjadwalkan seleksi administrasi pada 7–9 September 2026. Tes matematika semula dijadwalkan 14 September, dilanjutkan tes kesamaptaan pada 15 September, ketahanan fisik 16 September, dan wawancara 17 September. Tahapan berikutnya meliputi pemeriksaan kesehatan serta tes kemampuan dasar bahasa Jepang.
Namun, jadwal awal tersebut disusun ketika penutupan pendaftaran masih ditetapkan pada 6 September. Setelah pemerintah daerah memperpanjang pendaftaran hingga 14 September, sumber resmi yang diperiksa belum memuat rincian jadwal seleksi pengganti. Karena itu, peserta magang Jepang Tasikmalaya perlu mengikuti pembaruan resmi dari DPMPTSPTK mengenai waktu pelaksanaan tahapan seleksi selanjutnya.
Pemkab Tasikmalaya menyatakan program tersebut ditujukan untuk memperluas kesempatan kerja sekaligus memberi pengalaman dan keterampilan kepada pencari kerja. Pemerintah daerah berharap peserta yang menyelesaikan pemagangan dapat membawa keterampilan kerja ketika kembali ke daerah. (NS/AS)







