lintaspriangan.com, BERITA CIAMIS. Kebakaran dapur kopra Ciamis, sebuah dapur produksi pengolahan kelapa atau kopra di Desa Kertaharja, Kecamatan Cijeungjing, Kabupaten Ciamis, mengalami kebakaran pada Minggu (13/9/2026) sore.
Api dilaporkan muncul saat para pekerja tengah melakukan proses penggarangan kopra menggunakan tungku. Kobaran api yang membesar kemudian menyambar bagian atap bangunan.
Peristiwa kebakaran dapur Kopra Ciamis tersebut terjadi sekitar pukul 16.30 WIB di Dusun Desa, RT 002/RW 001, Desa Kertaharja. Bangunan dapur pengolahan kopra yang terbakar diketahui berukuran sekitar 3 x 3 meter.
Tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam kejadian tersebut.
Api bermula dari tungku penggarangan kopra
Berdasarkan laporan awal, kebakaran bermula ketika para pekerja melakukan proses pembakaran kopra menggunakan oven.
Api dari tungku penggarangan disebut terlalu besar sehingga tidak dapat dikendalikan. Kobaran kemudian menyambar bagian atap bangunan dapur produksi.

Melihat api mulai membesar, para pekerja berupaya melakukan pemadaman secara mandiri. Mereka menggunakan ember dan peralatan seadanya untuk mencegah api semakin meluas.
Upaya tersebut kemudian dibantu unsur penanganan kebakaran dan masyarakat sekitar.
Satu bangunan dapur terbakar
Bangunan yang terdampak merupakan satu lokal dapur pengolahan kopra dengan ukuran sekitar 3 x 3 meter.
Petugas bersama unsur terkait melakukan asesmen sekaligus pendinginan setelah api berhasil dikendalikan. Kondisi terakhir dilaporkan sudah aman dan tidak terdapat titik api yang membahayakan.
Kerugian akibat kebakaran tersebut diperkirakan mencapai sekitar Rp5 juta.
Pemilik bangunan usaha pengolahan kopra diketahui bernama Endin, 60 tahun.
Dua orang pekerja yang tercatat sebagai saksi dalam kejadian tersebut yakni Rijak Abdul Mujib dan Muhamad Nurhidayat.
Damkar dan Tagana turun melakukan penanganan
Penanganan kebakaran melibatkan Pemerintah Desa Kertaharja, Tagana Kabupaten Ciamis, Pos WMK Kawali, Damkar Mako Ciamis, Baznas Desa Kertaharja, serta masyarakat sekitar.
Setelah api berhasil dipadamkan, petugas melakukan pendinginan dan asesmen untuk memastikan kondisi lokasi benar-benar aman.
Hingga laporan terakhir diterima, tidak ada kebutuhan mendesak yang dilaporkan dari pihak terdampak.
Peristiwa kebakaran tersebut dilaporkan oleh Pemerintah Desa Kertaharja, Polsek Cijeungjing, serta Tagana Kabupaten Ciamis. (HS)







