Ketika Ulama Pendiri NU Dijebak Makan Daging Babi

lintaspriangan.com, INSPIRATIF. Kisah KH Raden Asnawi dari Kudus yang dijebak makan daging babi oleh orang China kembali viral setelah diceritakan Gus Baha. Bagaimana sikap bijak sang ulama menghadapi tipu daya tersebut?

Sebuah kisah lama tentang kebijaksanaan seorang ulama kembali mencuri perhatian publik. KH Raden Asnawi, salah satu tokoh pendiri Nahdlatul Ulama (NU) dari Kudus, Jawa Tengah, pernah mengalami peristiwa yang tak terduga: dijebak makan daging babi.

Kisah ini kembali populer setelah diceritakan oleh KH Bahauddin Nursalim atau yang akrab disapa Gus Baha, pengasuh Pesantren Tahfidz Al-Qur’an LP3IA Narukan Rembang, dalam ceramahnya yang viral di media sosial.

Siapa KH Raden Asnawi?

KH Raden Asnawi bukanlah ulama sembarangan. Lahir pada 1861 di Kampung Damaran, Kudus, beliau merupakan keturunan mulia dari dua garis keluarga besar. Dari ayahnya, ia adalah keturunan ke-14 Sunan Kudus, sementara dari ibunya, ia merupakan keturunan ke-5 Kiai Mutamakkin.

Lebih dari sekadar garis keturunan, KH Raden Asnawi dikenal sebagai salah satu tokoh kunci dalam pendirian Nahdlatul Ulama, organisasi Islam terbesar di Indonesia yang hingga kini memiliki jutaan anggota.

Jebakan di Masa Revolusi China

Menurut cerita Gus Baha yang dikutip dari iqra.id, peristiwa ini terjadi pada masa bergolaknya “gagasan Revolusi China” di awal abad ke-20. Seorang China yang tampaknya tidak senang dengan pengaruh ulama ini merancang skenario untuk mempermalukannya.

“Ada orang China yang ingin mempermalukan beliau. Kiai Asnawi diundang dalam perjamuan, tapi makanannya ternyata daging babi dan celeng,” tutur Gus Baha dalam ceramahnya.

Yang membuat situasi semakin dramatis, jebakan ini dilakukan di depan umum, termasuk di hadapan para santri KH Raden Asnawi. Setelah sang ulama selesai makan, barulah orang China tersebut mengungkap kebenaran yang mengejutkan.

“Pak Yai, tahu apa yang Anda makan?” tanya si penjebak dengan nada sinis.

Respons yang Tak Terduga

Bukan marah atau terpuruk, KH Raden Asnawi justru memberikan respons yang membuat semua orang tercengang. Menurut Gus Baha, sang ulama malah berterima kasih karena akhirnya tahu bagaimana rasa daging babi.

Sikap tenang dan bijaksana ini mencerminkan kedewasaan spiritual seorang sufi sejati. “Dahulu, kalangan sufi jika ditipu orang supaya terjerumus memakan barang haram, mereka tenang-tenang saja,” jelas Gus Baha.

Pelajaran dari Masa Lalu

Kisah ini bukan sekadar cerita lama, tetapi mengandung pesan mendalam tentang bagaimana menghadapi kejahatan dan tipu daya dengan ketenangan hati. Di era digital ini, di mana provokasi dan ujaran kebencian mudah tersebar, sikap KH Raden Asnawi menjadi teladan yang relevan.

Cerita tentang ulama pendiri NU ini juga mengingatkan kita bahwa kebijaksanaan sejati bukan hanya tentang ilmu pengetahuan, tetapi juga tentang bagaimana mengendalikan emosi dan merespons kejahatan dengan kebaikan.

Warisan yang Abadi

KH Raden Asnawi wafat meninggalkan warisan besar, bukan hanya dalam bentuk organisasi NU yang ia bantu dirikan, tetapi juga teladan akhlak mulia yang masih dikenang hingga hari ini.

Kisah tentang dirinya yang dijebak makan daging babi mungkin hanya satu dari sekian banyak ujian hidup yang ia hadapi. Namun, cara beliau menghadapinya dengan tenang dan bijaksana menjadi pelajaran berharga bagi generasi Muslim saat ini.

Dalam dunia yang penuh dengan provokasi dan ujian, sikap KH Raden Asnawi mengajarkan bahwa kekuatan sejati bukan terletak pada kemampuan membalas kejahatan, tetapi pada kebijaksanaan untuk tetap tenang dan bahkan bersyukur dalam setiap situasi. (Lintas Priangan/AA)


Kisah ini diceritakan oleh Gus Baha dalam ceramahnya dan menjadi viral di media sosial. Meski merupakan cerita turun-temurun yang tidak memiliki dokumentasi sejarah primer, pesan moral yang terkandung di dalamnya tetap relevan untuk zamani ini.

JEJAK HEROIK JABAR

Membuka Jejak Pejuang Tionghoa di Cirebon

lintaspriangan.com,ย JEJAK HEROIK JABAR. Ada satu kalimat pendek dalam arsip...

Taktik Buaya Mangap Pejuang Cirebon Bikin Belanda Kocar-kacir

lintaspriangan.com,ย JEJAK HEROIK JABAR. Jembatan-jembatan menuju Bantarjati tampak seperti sedang...

Selama 5 Bulan, Markas Belanda Digempur Pejuang Cikatomas

lintaspriangan.com,ย JEJAK HEROIK JABAR. Ketika malam turun di wilayah selatan...

Pesantren Langkaplancar yang Berubah Menjadi Markas Laskar

lintaspriangan.com,ย JEJAK HEROIK JABAR. Jauh dari pantai yang kini menjadi...

Dari Perlindungan 1947 hingga Harmony Award 2025

lintaspriangan.com, JEJAK HEROIK JABAR. Bensin telah diletakkan di dekat rumah-rumah warga...

PRIANGAN TIMUR

81 Tahun Indonesia Merdeka: Warga Miskin Kota Tasikmalaya Makin Miskin

lintaspriangan.com,ย BERITA TASIKMALAYA. Merah Putih menghiasi jalan, perkantoran, dan permukiman...

Kekeringan Pangandaran, 75 Ribu Liter Air Bersih Digelontorkan ke Warga di 4 Kecamatan

lintaspriangan.com, BERITA PANGANDARAN. Dampak kekeringan di Kabupaten Pangandaran terus...

Camat Cigalontang: Kemerdekaan Pelayanan Harus Menghapus Jarak dan Kerumitan

lintaspriangan.com,ย BERITA TASIKMALAYA. โ€œTema HUT ke-81 Republik Indonesia, โ€˜Indonesia Berdaulat,...

Kepala Kesbangpol Kota Tasikmalaya: Kondusif Bukan Berarti Masyarakat Tidak Boleh Kritis

lintaspriangan.com,ย BERITA TASIKMALAYA. Tema HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, โ€œIndonesia...

Ketua KNPI Kota Tasikmalaya: Kemerdekaan Pemuda Harus Dimulai dari Pekerjaan

lintaspriangan.com,ย BERITA TASIKMALAYA.TASIKMALAYA โ€” โ€œIndonesia Berdaulat, Adil, dan Makmurโ€ menjadi...

JAWA BARAT

ASN Bogor Jatuh ke Sungai Cisadane, Hari Ketiga Pencarian Radius Diperluas

lintaspriangan.com, BERITA BOGOR. Pencarian terhadap Bayu Zulkarnain, aparatur sipil...

Kabid Poldagri Jabar: Demokrasi Bukan Hanya Topik di Tahun Politik

lintaspriangan.com,ย BERITA JABAR.ย โ€œTema HUT ke-81 Republik Indonesia, โ€˜Indonesia Berdaulat, Adil,...

Neverland Bandung Digelar Hari Ini di Husein Sastranegara, Gate Buka 14.45 WIB

lintaspriangan.com,ย BERITA BANDUNG. Neverland Bandung digelar di Pangkalan TNI AU...

Hari Pramuka Cianjur Dipusatkan di Sekretariat Kwarcab Hari Ini

lintaspriangan.com,ย BERITA CIANJUR. Peringatan Hari Pramuka Cianjur ke-65 dipusatkan di...

Bandara Husein Bandung Layani Jet Mulai 14 Agustus, Garuda Buka Lagi Rute Denpasar

lintaspriangan.com,ย BERITA BANDUNG. Bandara Husein Bandung mulai kembali melayani penerbangan...

Pemkot Bekasi Buka Pemilihan Mitra Stadion Patriot Candrabhaga

lintaspriangan.com,ย BERITA BEKASI. Pemerintah Kota Bekasi membuka pemilihan mitra kerja...

Air Bersih Purwakarta Disalurkan ke Maniis dan Jatiluhur 13 Agustus

lintaspriangan.com,ย BERITA PURWAKARTA.ย Distribusi air bersih Purwakarta dijadwalkan berlanjut pada Kamis...

Pendaftaran Mojang Jajaka Kuningan Ditutup 13 Agustus, Peserta Usia 17โ€“24 Tahun

lintaspriangan.com,ย BERITA KUNINGAN. Pendaftaran Mojang Jajaka Kuningan 2026 dijadwalkan ditutup...

Olahraga

Popular Categories