lintaspriangan.com, BERITA PERSIB. Pintu pertahanan DPMM FC seperti menolak terbuka. Persib Bandung harus mengetuknya berulang kali hingga Balsa Sekulic datang membawa kunci pada menit ke-74.
Kemenangan 1-0 dalam pertandingan Persib vs DPMM di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Selasa malam, 28 Juli 2026, mengantarkan Maung Bandung ke semifinal Piala Presiden 2026. Persib menjadi tim pertama yang memastikan tempat di fase tersebut.
Persib kini mengumpulkan enam poin dari dua pertandingan. Sebelum menundukkan wakil Brunei Darussalam tersebut, Pangeran Biru juga meraih kemenangan 1-0 atas Arema FC pada pertandingan pertama Grup A.
Rotasi Besar Membuat Persib Sempat Tersendat
Pelatih Persib, Igor Tolic, tidak menurunkan susunan pemain yang sama seperti ketika menghadapi Arema FC. Ia melakukan rotasi besar dengan memberikan kesempatan kepada sejumlah pemain muda sejak menit pertama.
Fitrah Maulana dipercaya menjaga gawang. Di depannya terdapat pemain seperti Dion Markx, Al Hamra Hehanussa, Kakang Rudianto, dan Julio Cesar. Perubahan juga dilakukan pada sektor tengah serta lini serang.
Keputusan itu membuat pertandingan Persib vs DPMM sekaligus menjadi ujian kedalaman skuad. Persib tidak hanya mengejar kemenangan, tetapi juga mengukur kesiapan para pemain yang sebelumnya belum memperoleh banyak menit bermain.
Hasilnya belum sepenuhnya mulus.
Persib kesulitan menemukan celah pada babak pertama. Peluang berarti baru tercipta sekitar menit ke-35. Serangan yang dibangun para pemain muda belum mampu memaksa DPMM FC melakukan kesalahan fatal. Skor tanpa gol bertahan hingga turun minum.
DPMM FC memilih bertahan rapat sambil menunggu kesempatan melakukan serangan balik. Strategi itu membuat Persib lebih banyak menguasai permainan, tetapi tidak leluasa memasuki area berbahaya.
Kebuntuan tersebut menjadi pengingat bahwa menguasai bola tidak selalu berarti menguasai hasil. Persib seperti memiliki pena, tetapi belum menemukan kalimat penutup.
Sekulic Menjadi Pembeda
Situasi mulai berubah setelah Persib memasukkan sejumlah pemain berpengalaman. Intensitas serangan meningkat dan pertahanan DPMM FC semakin sering menghadapi tekanan.
Kesempatan menentukan akhirnya datang pada menit ke-74. Persib memperoleh tendangan penalti dan Balsa Sekulic maju sebagai eksekutor.
Arah tendangannya sempat terbaca penjaga gawang DPMM FC. Namun, bola tetap meluncur masuk. Gol tersebut menjadi gol pertama Sekulic untuk Persib sekaligus mengubah skor menjadi 1-0.
Sekulic bukan hanya memecahkan kebuntuan. Ia juga menyelamatkan Persib dari kemungkinan menjalani pertandingan terakhir Grup A dalam situasi penuh tekanan.
DPMM FC berusaha meningkatkan serangan setelah tertinggal. Namun, lini belakang Persib mampu mempertahankan keunggulan hingga pertandingan berakhir.
Kemenangan ini memperlihatkan dua wajah Persib. Di satu sisi, rotasi besar belum menghasilkan permainan yang sepenuhnya cair. Pemain muda masih memerlukan waktu untuk menyelaraskan tempo, keberanian mengambil keputusan, serta ketenangan di depan gawang.
Di sisi lain, Persib menunjukkan kedalaman tim yang penting. Ketika permainan tidak berkembang sesuai rencana, bangku cadangan masih mampu menghadirkan pembeda.
Pelatih Igor Tolic pun menyoroti penampilan para pemain muda dan persoalan kebugaran setelah pertandingan. Evaluasi tersebut dibutuhkan karena Piala Presiden bukan tujuan akhir. Turnamen ini menjadi bagian dari persiapan Persib menghadapi kompetisi yang lebih panjang dan lebih keras.
Hasil Persib vs DPMM memang hanya dipisahkan satu gol. Namun, satu gol Sekulic sudah cukup untuk membuka pintu semifinal—pintu yang sepanjang pertandingan nyaris tidak menemukan engselnya. (NS/AS)
