Enam Puluh Pejuang Lembang Dimakamkan Satu Lubang

lintaspriangan.com,ย JEJAK HEROIK JABAR.ย Perang telah lama berlalu.

Dentuman meriam tak lagi mengguncang lereng Lembang. Jalan-jalan yang dahulu dilalui pasukan kini dipadati kendaraan wisata. Kabut turun seperti biasa, menyelimuti bukit dan pepohonan dengan ketenangan yang seolah tidak pernah terusik.

Namun, di Pasir Pahlawan, ketenangan itu menyimpan sebuah kisah yang sulit dibayangkan. Enam puluh pejuang Bandung Utara disebut dimakamkan bersama dalam satu liang lahat.

Bukan enam. Bukan enam belas.

Enam puluh tubuh yang pernah berdiri mempertahankan Republik, kemudian dibaringkan dalam satu lubang tanah di Lembang.

Catatan itu muncul dalam penelusuran sejarah yang merujuk buku Risalah Perjuangan Kemerdekaan di Daerah Bandung Utara dan Karawang Timur dalam Perang Kemerdekaan Indonesia 1945โ€“1949 karya Maman Sumantri, pelaku perjuangan di front Bandung Utaraโ€“Karawang Timur.

jejak heroik jabar - banner kesbangpol

Baca juga:ย Anggaran Internet Kesbangpol Kota Bandung Seperempat Miliar, tapi Website-nya Terkapar

Satu Liang untuk Enam Puluh Pejuang

Mereka merupakan anggota TKR Bandung Utara, kesatuan yang mempertahankan Lembang dan kawasan Bandung Utara pada bulan-bulan pertama kemerdekaan.

Nama-nama mereka dikenang pada monumen prajurit di gerbang utara Universitas Pendidikan Indonesia. Namun, tubuh mereka beristirahat jauh dari riuh kota, di sebuah bukit di Desa Gudang Kahuripan, Lembang.

Keadaan perang membuat pemakaman tidak mungkin dilakukan sebagaimana mestinya. Sebagian jenazah disebut sudah tidak utuh. Tubuh-tubuh itu dibawa dari medan pertempuran, kemudian dimakamkan bersama.

Bayangkan suasananya.

Tidak ada batu nisan satu persatu. Tidak ada panggung kehormatan. Tidak ada pidato panjang dari pejabat.

Yang ada hanyalah orang-orang yang mengangkat tubuh para pejuang, tanah yang digali, doa yang dibisikkan, dan perang yang masih mengintai di kejauhan.

Mereka dikuburkan bersama, seperti dahulu berdiri bersama menahan serangan.

Di antara nama yang dikenang terdapat Letnan Abdul Hamid serta tiga bintaranya: Badjuri, Sodik, dan Surip. Mereka gugur dalam pertempuran melawan pasukan Gurkha di sekitar Villa Isola pada 19 Desember 1945.

Nama Badjuri dan Surip kemudian diabadikan menjadi nama jalan di Bandung Utara. Hari ini, ribuan kendaraan melintasi Jalan Sersan Bajuri dan Jalan Sersan Surip. Tidak semua pengendara mengetahui bahwa nama-nama itu pernah dimiliki orang yang hidup, memanggul senjata, lalu gugur ketika Republik belum genap berusia setahun.

jejak heroik jabar - banner kemenhaj

Baca juga: Menelisik Hibah Kesbangpol Kota Bandung untuk Kejari: dari Ruang Tamu hingga Isi Garasi

Ayah Tanpa Jasad, Anak Bersama Pasukannya

Pasir Pahlawan juga menyimpan jejak keluarga Oto Iskandar di Nata.

Putra sulungnya, Kapten Sentot Iskandar Dinata, merupakan salah seorang pemimpin TKR Bandung Utara. Ia tercatat memimpin Kompi II di bawah Batalyon Bandung Utara.

Sentot bukan sekadar anak tokoh nasional. Ketika ayahnya ikut merintis Republik, Sentot berdiri di medan perang bersama para pemuda yang menjaga Lembang. Ia memimpin pasukan di kawasan Bandung Utara, menghadapi kekuatan asing yang datang dengan persenjataan jauh lebih lengkap.

Sentot kemudian dimakamkan di Pasir Pahlawan, bersama anggota kesatuan yang pernah dipimpinnya.

Di tempat yang sama berdiri makam monumental Oto Iskandar di Nata. Namun, makam Oto bersifat simbolis. Jasad tokoh berjuluk Si Jalak Harupat itu tidak pernah ditemukan setelah ia diculik dan dibunuh.

Di bukit itu, sejarah mempertemukan ayah dan anak dalam cara yang memilukan. Sang ayah memiliki makam tanpa jasad. Sang anak memiliki jasad dan berbaring bersama para prajuritnya.

jejak heroik jabar - banner kominfo

Baca juga: Indikasi Korupsi Kesbangpol Jabar Bagian 1: Makan Minum Tak Dikerjakan tapi Dibayar

Mereka Masih Merapatkan Barisan

Pasir Pahlawan lebih sering dikenal sebagai tempat mengenang Oto Iskandar di Nata. Nama besarnya membuat kisah puluhan pejuang lain di bukit itu nyaris tenggelam.

Padahal, di balik monumen tersebut, terdapat jejak sebuah pengorbanan yang jauh lebih sunyi.

Enam puluh pejuang tidak meminta nama mereka diteriakkan setiap hari. Mereka tidak sempat memilih akan dimakamkan sendiri-sendiri atau dibaringkan bersama.

Mereka hanya melakukan apa yang ketika itu harus dilakukan: berdiri di hadapan pasukan yang hendak mengembalikan penjajahan, lalu membayar pertahanan Republik dengan tubuh dan nyawa.

Hari ini, menjaga kemerdekaan tidak lagi meminta kita masuk ke parit atau berjalan menembus hujan peluru.

Tugas itu mungkin hanya meminta sesuatu yang jauh lebih sederhana: mengingat.

Sebab, di sebuah bukit sunyi di Lembang, enam puluh pejuang masih berbaring dalam satu liangโ€”seolah tetap merapatkan barisan, bahkan setelah kematian.

“Jangan biarkan kisah para pejuang ini terkubur untuk kedua kalinyaโ€”bukan oleh tanah, melainkan oleh lupa. Bagikan kepada anak-anak, keluarga, sahabat, dan generasi muda, agar mereka mengerti bahwa Merah Putih tidak berkibar sekadar karena angin, tetapi karena darah, air mata, dan nyawa yang dikorbankan. Sekali Anda membagikan kisah ini, Anda ikut menjaga api perjuangan tetap menyala dari generasi ke generasi.”

lintaspriangan.com

Baca juga: Indikasi Korupsi Kesbangpol Sumedang: Lembaga Paling Pancasilais, Kok Kontraknya Begini?

Upacara di Batu Mahpar Galunggung - lintas priangan

Ratusan Budayawan Gelar Upacara HUT ke-81 RI di Batu Mahpar Galunggung

lintaspriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia masih bergema di kawasan Galunggung, Kabupaten Tasikmalaya. Sejumlah budayawan dan tokoh masyarakat menggelar upacara kemerdekaan...

JEJAK HEROIK JABAR

Membuka Jejak Pejuang Tionghoa di Cirebon

lintaspriangan.com,ย JEJAK HEROIK JABAR. Ada satu kalimat pendek dalam arsip...

Taktik Buaya Mangap Pejuang Cirebon Bikin Belanda Kocar-kacir

lintaspriangan.com,ย JEJAK HEROIK JABAR. Jembatan-jembatan menuju Bantarjati tampak seperti sedang...

Selama 5 Bulan, Markas Belanda Digempur Pejuang Cikatomas

lintaspriangan.com,ย JEJAK HEROIK JABAR. Ketika malam turun di wilayah selatan...

Pesantren Langkaplancar yang Berubah Menjadi Markas Laskar

lintaspriangan.com,ย JEJAK HEROIK JABAR. Jauh dari pantai yang kini menjadi...

Dari Perlindungan 1947 hingga Harmony Award 2025

lintaspriangan.com, JEJAK HEROIK JABAR. Bensin telah diletakkan di dekat rumah-rumah warga...

PRIANGAN TIMUR

Kades Gunung Cupu Klarifikasi Keributan Usai Upacara HUT RI, Ternyata Ini Pemicunya

lintaspriangan.com, BERITA CIAMIS. Kepala Desa Gunung Cupu, Kecamatan Cikoneng,...

Ratusan Budayawan Gelar Upacara HUT ke-81 RI di Batu Mahpar Galunggung

lintaspriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia...

Sastrawan Asal Tasikmalaya, Besar di Pangandaran, Karyanya Melintasi Dunia

lintaspriangan.com,ย INSPIRATIF.ย Tiga hari setelah Indonesia memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan Republik...

Pria 67 Tahun Ditemukan Tewas di Pamarican Ciamis

lintaspriangan.com, BERITA CIAMIS. Seorang pria berusia 67 tahun ditemukan...

Kekeringan Pangandaran, 130 Ribu Liter Air Bersih Sudah Disalurkan

lintaspriangan.com, BERITA PANGANDARAN. Dampak kekeringan di sejumlah wilayah Kabupaten...

JAWA BARAT

Hari Jadi Jawa Barat ke-81, DPRD Gelar Paripurna Malam Ini di Gedung Sate

lintaspriangan.com,ย BERITA JABAR. Hari Jadi Jawa Barat ke-81 diperingati Rabu,...

Citilink Bandung Balikpapan Dijadwalkan Mulai Terbang 18 Agustus dari Husein

lintaspriangan.com,ย BERITA BANDUNG. Penerbangan langsung Citilink Bandung Balikpapan dijadwalkan mulai...

HUT ke-81 RI, Keliling Bandung Naik Bandros Cuma Rp81

lintaspriangan.com, BERITA BANDUNG. Peringatan HUT ke-81 RI di Kota...

ASN Bogor Jatuh ke Sungai Cisadane, Hari Ketiga Pencarian Radius Diperluas

lintaspriangan.com, BERITA BOGOR. Pencarian terhadap Bayu Zulkarnain, aparatur sipil...

Kabid Poldagri Jabar: Demokrasi Bukan Hanya Topik di Tahun Politik

lintaspriangan.com,ย BERITA JABAR.ย โ€œTema HUT ke-81 Republik Indonesia, โ€˜Indonesia Berdaulat, Adil,...

Neverland Bandung Digelar Hari Ini di Husein Sastranegara, Gate Buka 14.45 WIB

lintaspriangan.com,ย BERITA BANDUNG. Neverland Bandung digelar di Pangkalan TNI AU...

Hari Pramuka Cianjur Dipusatkan di Sekretariat Kwarcab Hari Ini

lintaspriangan.com,ย BERITA CIANJUR. Peringatan Hari Pramuka Cianjur ke-65 dipusatkan di...

Bandara Husein Bandung Layani Jet Mulai 14 Agustus, Garuda Buka Lagi Rute Denpasar

lintaspriangan.com,ย BERITA BANDUNG. Bandara Husein Bandung mulai kembali melayani penerbangan...

Olahraga

Popular Categories