lintaspriangan.com, HIBURAN. Streaming Justin Bieber melonjak 110 persen setelah penyanyi asal Kanada itu tampil dalam pertunjukan paruh waktu final Piala Dunia 2026 di East Rutherford, New Jersey, Amerika Serikat. Data Luminate yang diberitakan pada Rabu, 22 Juli 2026 waktu AS atau Kamis dini hari WIB menunjukkan lagu Bieber mencatat kenaikan tertinggi dibandingkan lagu yang dibawakan Madonna, BTS, serta Shakira dan Burna Boy.
Streaming Justin Bieber Tembus 1,25 Juta
Berdasarkan data perusahaan analitik industri musik Luminate yang dikutip Associated Press, pemutaran global lagu “Everything Hallelujah” milik Justin Bieber bertambah lebih dari dua kali lipat.
Jumlah streaming lagu tersebut meningkat dari sekitar 592.000 menjadi 1,25 juta. Dengan demikian, streaming Justin Bieber mencatat pertumbuhan sebesar 110 persen setelah penampilannya di final Piala Dunia 2026.
Luminate memperoleh angka tersebut dengan membandingkan jumlah pemutaran lagu pada dua hari sebelum final, yakni Jumat dan Sabtu, 17–18 Juli 2026, dengan pemutaran pada hari pertandingan dan sehari sesudahnya, Minggu dan Senin, 19–20 Juli 2026.
Data itu diberitakan AP pada Rabu, 22 Juli 2026 pukul 20.22 UTC atau Kamis, 23 Juli 2026 sekitar pukul 03.22 WIB. Adapun pertunjukan berlangsung pada Minggu, 19 Juli 2026 waktu New Jersey atau Senin dini hari, 20 Juli 2026 WIB.
Bieber membawakan “Everything Hallelujah” dalam versi akustik. Penampilan tersebut menjadi bagian dari pertunjukan paruh waktu final Piala Dunia pertama yang diselenggarakan FIFA.
Madonna, BTS, dan Shakira Ikut Melejit
Kenaikan jumlah pemutaran tidak hanya dialami lagu milik Justin Bieber. Lagu “Music” yang dibawakan Madonna meningkat 66 persen secara global, dari sekitar 193.000 menjadi 321.000 streaming.
BTS juga mendapatkan dampak besar dari panggung tersebut. Lagu “Dynamite” mengalami pertumbuhan 43 persen, dari 2,14 juta menjadi 3,05 juta pemutaran global.
Sementara itu, “Dai Dai” yang dibawakan Shakira bersama Burna Boy memperoleh tambahan sekitar 3,48 juta pemutaran. Jumlah streaming lagu resmi Piala Dunia 2026 itu meningkat 24 persen, dari 14,78 juta menjadi 18,27 juta.
Kenaikan “Dai Dai” lebih tinggi di pasar Amerika Serikat. Pemutarannya bertambah 52 persen, dari sekitar 1,68 juta menjadi 2,55 juta streaming.
Meski persentase kenaikan Justin Bieber paling tinggi, “Dai Dai” masih mencatat jumlah pemutaran keseluruhan terbesar. Perbedaan tersebut memperlihatkan bahwa dampak panggung final tidak hanya dipengaruhi popularitas penyanyi, tetapi juga jumlah pemutaran awal setiap lagu sebelum pertandingan.
Panggung Perdana Memberikan Efek Terukur
FIFA menyatakan Madonna, Shakira, BTS, dan Justin Bieber menjadi penampil utama dalam pertunjukan selama 11 menit tersebut. Burna Boy, Gustavo Dudamel, PS22 Chorus, dan Coldplay juga terlibat dalam acara yang dikurasi vokalis Coldplay, Chris Martin.
Pertunjukan berlangsung di New York New Jersey Stadium setelah babak pertama laga final antara Spanyol dan Argentina. Pertandingan dimulai pukul 15.00 waktu setempat pada 19 Juli atau pukul 02.00 WIB pada 20 Juli 2026. Spanyol kemudian mengalahkan Argentina 1-0 setelah perpanjangan waktu.
Namun, Luminate mencatat kenaikan yang besar terutama terjadi pada lagu-lagu yang dibawakan di atas lapangan. Dampak serupa belum terlihat secara signifikan pada keseluruhan katalog musik masing-masing artis.
Kondisi tersebut berbeda dengan efek pertunjukan paruh waktu Super Bowl. Sebagai perbandingan, katalog musik Bad Bunny meningkat 175 persen di Amerika Serikat sehari setelah ia tampil dalam Super Bowl 2026.
Selain menjadi panggung hiburan, pertunjukan final Piala Dunia 2026 juga mendukung FIFA Global Citizen Education Fund. Program tersebut menargetkan pengumpulan dana 100 juta dolar AS untuk memperluas akses pendidikan dan sepak bola bagi anak-anak di berbagai negara. (AS)
