lintaspriangan.com, HIBURAN. Film Anak Negara dijadwalkan tayang perdana malam ini, Senin, 27 Juli 2026, pukul 20.00 WIB. Film pendek tersebut dapat disaksikan melalui kanal YouTube Estrada Media Pusat.
Tidak hanya menghadirkan sejumlah aktor profesional, film karya Erick Estrada itu turut melibatkan petugas dan warga binaan pemasyarakatan. Mereka beradu akting dalam cerita berlatar autentik di Lapas Perempuan Kelas IIA Semarang dan Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kelas I Kutoarjo.
Film Anak Negara Membuka Sisi Lain Pemasyarakatan
Film Anak Negara terinspirasi dari ide cerita Direktur Jenderal Pemasyarakatan, Mashudi. Film ini diproduksi oleh Kembang Kantil Production bersama Direktorat Jenderal Pemasyarakatan.
Berdasarkan informasi yang disampaikan Direktorat Jenderal Pemasyarakatan, film tersebut memadukan drama menyentuh, komedi hangat, serta pesan tentang kasih sayang seorang ibu.
Cerita yang dibawa tidak berhenti pada kehidupan di balik tembok lapas. Film ini berusaha memperlihatkan bahwa orang-orang yang sedang menjalani pembinaan tetap memiliki pertalian emosional, keluarga, kerinduan, dan harapan untuk menata kembali kehidupan.
Sudut pandang itulah yang membuat film ini berbeda. Lapas tidak sekadar dipinjam sebagai latar yang muram, sedangkan warga binaan pun tidak hanya ditempatkan sebagai pelengkap cerita. Mereka ikut hadir di depan kamera dan menjadi bagian dari denyut film.
Warga Binaan Bermain Bersama Aktor Profesional
Sejumlah nama yang terkonfirmasi membintangi Film Anak Negara adalah Erick Estrada, Furry Setya, Aura Aditya, serta Andri Sulistiandri.
Nama terakhir dikenal luas melalui perannya sebagai Tisna dalam sinetron Tukang Ojek Pengkolan. Kehadiran para aktor tersebut kemudian dipertemukan dengan petugas dan warga binaan dari lokasi pemasyarakatan tempat pengambilan gambar berlangsung.
Kolaborasi ini menciptakan perjumpaan yang jarang terlihat dalam produksi hiburan. Orang-orang yang biasanya menjadi bahan cerita kini ikut menyampaikan kisah melalui ekspresi, dialog, dan pengalaman yang lebih dekat dengan kehidupan mereka sendiri.
Film Anak Negara dengan demikian membawa dua lapis cerita. Lapisan pertama hadir dalam alur yang dimainkan para pemeran. Lapisan lainnya lahir dari proses produksinya: ketika ruang pemasyarakatan dibuka menjadi tempat berkarya dan orang-orang di dalamnya diberi kesempatan untuk tampil.
Bukan Proyek Pertama Erick Estrada di Lingkungan Lapas
Keterlibatan Erick Estrada dalam produksi berbasis pemasyarakatan bukan kali pertama. Sebelumnya, ia terlibat dalam film pendek NAPI: Pesan dari Dalam bersama Rumah Tahanan Negara Kelas I Surakarta.
Proyek tersebut lahir melalui riset langsung serta keterlibatan petugas dan warga binaan. Dalam publikasi Ditjen Pemasyarakatan, Erick menyebut pemasyarakatan sebagai tempat manusia dimanusiakan setelah melakukan kesalahan.
Semangat serupa kembali terasa dalam Film Anak Negara. Alih-alih menjadikan penjara sebagai ornamen dramatis, film ini membawa penonton mendekati manusia yang hidup di dalamnya—tanpa menghapus kesalahan, tetapi juga tanpa meniadakan martabatnya.
Jadwal Tayang Film Anak Negara
Penayangan perdana Film Anak Negara akan berlangsung pada:
Hari: Senin, 27 Juli 2026
Waktu: 20.00 WIB
Platform: YouTube
Kanal: Estrada Media Pusat
Informasi penayangan tersebut juga diumumkan melalui akun resmi Ditjen Pemasyarakatan. Hingga menjelang penayangan, durasi film dan jumlah pasti warga binaan yang terlibat belum dipublikasikan secara terperinci.
Malam nanti, warga binaan bukan hanya menjadi orang-orang yang hidup di balik tembok tinggi. Melalui film, mereka memperoleh ruang untuk berdiri di depan kamera dan menyampaikan sisi kehidupan yang selama ini lebih sering dibicarakan orang lain. (NS/AS)
