Sekitar 100 Proyek Drainase Kota Tasikmalaya Akan Diuji Bulan Ini

lintaspriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. Peringatan dini dari BMKG tentang potensi hujan lebat sepanjang Desember tampaknya datang pada waktu yang pas. Kota Tasikmalaya, yang saban tahun akrab dengan banjir di sejumlah titik, kini bersiap menghadapi musim uji nyali terhadap puluhan proyek infrastruktur yang telah dikerjakan sepanjang 2025. Tahun ini, setidaknya berdasarkan data yang tertuang pada SIRUP, ada hampir 100 proyek yang langsung bersentuhan dengan sistem drainase Kota Tasikmalaya, dengan total anggaran lebih dari Rp10 miliar.

Jumlah itu baru proyek yang secara eksplisit mencantumkan istilah drainase dalam nomenklaturnya. Jika ditambah dengan nomenklatur “irigasi” dan “sistem pembuangan”, angka tersebut bisa berlipat. Wajarlah jika publik berharap hasilnya pun ikut berlipat, terutama ketika intensitas curah hujan mencapai puncaknya pada akhir tahun seperti sekarang.

Desember Jadi “Ruang Uji”

Diki Samani, peminat kajian pembangunan dan kebijakan pemerintah daerah dari Albadar Institute, mengatakan bahwa Desember 2025 menjadi momentum paling objektif untuk menilai efektivitas rangkaian proyek tersebut.
“Selama ini pemerintah Kota Tasikmalaya tentu tahu bahwa salah satu keluhan warga masyarakatnya adalah banjir. Karena itu, pembangunan drainase lumayan banyak, pasti untuk mengurangi banjir. Nah, bulan ini adalah saat yang tepat untuk melihat, seperti apa fakta di lapangan,” ujar Diki kepada Lintas Priangan (04/12/2025).

Menurut Diki, publik tidak harus menunggu laporan akhir tahun untuk menilai hasil kerja pemerintah. Curah hujan yang tinggi, yang dalam banyak kasus menjadi kambing hitam, justru bisa menjadi indikator paling jujur.
“Kalau hujan deras turun dan aliran air tetap lancar, kita bisa bilang ada perbaikan. Tapi kalau genangan masih muncul di titik-titik lama, berarti duit rakyat itu mubazir,” ucapnya.

Ia menambahkan, evaluasi tidak harus dimaknai sebagai kritik semata. Justru, kata dia, ini momen bagi pemerintah untuk membaca kembali desain teknis setiap proyek.
“Kadang masalahnya bukan sekadar kurang panjang atau kurang dalam. Bisa saja sumbunya ada di hulu, seperti pertemuan arus air dari jalan perumahan, atau saluran yang tersumbat karena tidak ada perawatan rutin,” katanya lagi.

Banjir Jadi Pembuktian Nyata

Di sisi lain, warga sudah terlanjur hafal titik-titik yang biasanya berubah menjadi ‘kolam dadakan’ setiap kali hujan di atas satu jam. Sebut saja kawasan HZ, Sutisna Senjaya dan Cikurubuk, serta beberapa lingkungan yang bertahun-tahun terjebak dalam pola yang sama. Pada titik-titik seperti inilah proyek drainase yang dimaksud akan diuji efektivitasnya.

Sejumlah warga bahkan mulai berspekulasi apakah proyek-proyek yang digulirkan tahun ini akan benar-benar mengurangi risiko banjir atau tetap menjadi persoalan musiman. Bagi sebagian orang, banjir bukan hanya urusan air tumpah di jalan. Bagi masyarakat kecil, banjir itu bisa berarti terlambat ke kantor, toko tutup lebih cepat, mesin kendaraan yang rusak, bahkan kerugian bagi pedagang yang harus mengangkat dagangan ke tempat lebih tinggi.

Diki menilai harapan masyarakat tetap harus dikelola dengan realistis.
“Tidak mungkin seluruh persoalan banjir hilang dalam satu tahun anggaran. Yang penting ada tren perbaikan. Kalau seratus titik ini bisa menjalankan fungsi dasarnya, itu langkah maju,” tutur Diki.

Menjelang akhir tahun, hampir semua mata kini tertuju pada langit Tasikmalaya dan saluran di bawahnya. Apakah drainase Kota Tasikmalaya akhirnya bekerja sebagaimana mestinya? Atau Desember ini akan kembali menjadi catatan tentang genangan yang tak kunjung usai?

Satu lagi. Drainase juga tidak akan berfungsi efektif, ketika penanganan sampahnya buruk.
“Sejujurnya saya kurang optimis dengan urusan sampah. Kemarin mobil mogok saja, dinas terkait bingungnya lima hari. Apalagi penanganan sampah secara masif. Tapi ya mudah-mudahan ada perbaikan. Jangan sampai uang rakyat mubazir,” pungkas Diki.

Hujan lebat sudah di depan mata. Ujiannya tinggal menunggu waktu. Kota ini bersiap, berharap tahun 2025 menutup cerita bukan dengan banjir, melainkan dengan bukti bahwa uang raykat puluhan miliar rupiah itu benar-benar membuahkan perubahan sesuai harapan. (AS)

PRIANGAN TIMUR

Nyaneut Garut: Teh Hangat yang Merekatkan Orang Sunda

lintaspriangan.com, BERITA GARUT. Festival Nyaneut akan kembali menghangatkan Lapang Situgede,...

Saat PLN dalam Pusaran Indikasi Korupsi, UP3 Tasikmalaya Pilih Bungkam

lintaspriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. Saat sejumlah temuan pemeriksaan menyeret nama PLN Jawa...

Sedang Mengarit Padi, Petani Meninggal di Pamarican Ditemukan Sudah Tergeletak

lintaspriangan.com, BERITA CIAMIS. Aktivitas mengarit padi yang sudah terbiasa...

Begal Bojonggambir? Polisi Pastikan Video Viral Itu Ternyata Kecelakaan Tunggal

lintaspriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. Sebuah video yang memperlihatkan kericuhan di...

5 Bulan Tak Didengar Wali Kota, Pedagang Pasar Cikurubuk Akan Lakukan Ini

lintaspriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. Pedagang Pasar Cikurubuk mulai kehilangan kesabaran. Surat...

JAWA BARAT

Angin Kencang Mengintai Ciayumajakuning Hari Ini, Waspada!

lintaspriangan.com, BERITA JABAR.  Angin kencang mengintai Ciayumajakuning pada Selasa, 28 Juli...

Kemensos Bantu Korban Kebakaran Ciptamulya, Bantuan Rp278 Juta Disalurkan untuk 420 Penyintas

lintaspriangan.com, BERITA SUKABUMI. Sehari setelah kebakaran meluluhlantakkan puluhan rumah...

SWAKKA Ajak Kesbang se-Jabar Kolaborasi 27 Jejak Heroik Jawa Barat

lintaspriangan.com, BERITA JABAR.  Sejarah perjuangan tidak semestinya mengendap sebagai arsip...

Bupati Sukabumi Tinjau Kebakaran Ciptamulya, Ini Langkah Cepat yang Disiapkan Pemerintah Daerah.

lintaspriangan.com, BERITA SUKABUMI. Asap memang mulai menghilang dari Kampung...

Tergiur Sayembara KDM, Ojol di Bandung Salah Tangkap Begal

lintaspriangan.com, BERITA BANDUNG. berhadiah hingga Rp50 juta diduga memicu sejumlah...

Kebakaran Kasepuhan Ciptamulya Sukabumi, 70 Rumah Rata dengan Tanah

lintaspriangan.com, BERITA SUKABUMI. Kebakaran Kasepuhan Ciptamulya terjadi di Desa Sirnaresmi, Kecamatan...

Videotron Maut Majalengka Sudah Goyang 32 Jam, Penanganan Lambat?

lintaspriangan.com, BERITA MAJALENGKA. Tragedi Videotron Maut Majalengka di Bundaran Cigasong...

Berani Lumpuhkan Begal? Dedi Mulyadi Siapkan Sayembara Begal Jabar Hadiah hingga Rp50 Juta

lintaspriangan.com, BERITA JABAR. Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi mengumumkan...

Olahraga

Popular Categories