lintaspriangan.com, BERITA NASIONAL. Prabowo di Vladivostok menghadiri Eastern Economic Forum (EEF) ke-11 sebagai tamu kehormatan utama atas undangan Presiden Rusia Vladimir Putin. Presiden Prabowo Subianto bertolak dari Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma, Jakarta, pada Selasa, 1 September 2026 sekitar pukul 23.20 WIB menuju Vladivostok, Rusia.
EEF ke-11 digelar di Far Eastern Federal University, Vladivostok. Pemerintah Rusia juga memastikan Presiden Vladimir Putin melakukan kunjungan kerja ke Distrik Federal Timur Jauh pada 2–3 September untuk menghadiri forum tersebut.
Indonesia Dorong Kerja Sama Ekonomi dan Investasi
Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya mengatakan kehadiran Prabowo di Vladivostok akan dimanfaatkan untuk mendorong kerja sama Indonesia-Rusia yang lebih konkret, terutama di bidang ekonomi, perdagangan, investasi, energi, serta sektor strategis lainnya.
Menurut Teddy, undangan sebagai tamu kehormatan utama datang langsung dari Presiden Putin. Ia menyebut keikutsertaan Indonesia dalam forum tersebut sebagai bagian dari hubungan bilateral yang terus dikembangkan melalui komunikasi langsung antarpemimpin.
Status tamu kehormatan dalam EEF kali ini menjadi kali kedua Prabowo mendapat posisi serupa dalam forum ekonomi internasional yang digelar Rusia. Pada 2025, Presiden juga menghadiri St. Petersburg International Economic Forum sebagai tamu kehormatan.
Pemerintah Indonesia menempatkan kunjungan tersebut dalam kerangka politik luar negeri bebas aktif. Dalam keterangan resmi Sekretariat Presiden, pemerintah menyatakan hubungan dengan Rusia tetap diarahkan pada kepentingan nasional dan pengembangan kerja sama yang memberikan manfaat ekonomi bagi Indonesia.
Sejumlah Menteri Ikut dalam Rombongan
Dalam penerbangan menuju Vladivostok, Presiden Prabowo didampingi sejumlah anggota Kabinet Merah Putih. Mereka antara lain Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, Menteri Luar Negeri Sugiono, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Bahlil Lahadalia, Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Brian Yuliarto, serta Menteri Investasi dan Hilirisasi Rosan Roeslani. Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya juga ikut dalam rombongan.
Komposisi delegasi tersebut menunjukkan agenda Prabowo di Vladivostok tidak hanya berkaitan dengan diplomasi politik, tetapi juga melibatkan bidang ekonomi, energi, investasi, serta pendidikan tinggi dan teknologi.
Hingga keterangan resmi yang dipublikasikan pada Rabu dini hari, 2 September 2026, Sekretariat Presiden belum merinci jadwal pertemuan bilateral khusus antara Prabowo dan Putin selama EEF. Karena itu, agenda yang telah terkonfirmasi adalah kehadiran Presiden sebagai tamu kehormatan utama forum dan dorongan peningkatan kerja sama bilateral di sejumlah sektor.
EEF merupakan forum ekonomi yang berfokus pada pengembangan kawasan Timur Jauh Rusia dan kerja sama dengan negara-negara di kawasan Asia-Pasifik. Kehadiran Indonesia pada forum tahun ini menjadi bagian dari rangkaian diplomasi ekonomi pemerintah dengan Rusia. (NS/AS)







