Tak Diberi Pulus, Pria Mengaku Wartawan Ngamuk di SD Sukabumi

lintaspriangan.com, BERITA SUKABUMI. Permintaan uang Rp100 ribu berujung keributan di lingkungan sebuah sekolah dasar di Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat. Seorang pria yang mengaku sebagai wartawan disebut mengamuk setelah pihak sekolah belum dapat memenuhi permintaan uang yang diajukannya.

Peristiwa tersebut terjadi di SDN Sukaraja 2, Desa/Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Sukabumi, Senin (31/8/2026). Pria berinisial AS itu kemudian dilaporkan ke polisi oleh pihak sekolah.

Kasus ini bermula ketika AS datang ke sekolah dan meminta uang Rp100 ribu yang disebut sebagai pembayaran langganan media untuk September 2026. Namun, pihak sekolah belum dapat memberikan uang tersebut karena dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) belum cair.

Alih-alih menunggu, pria tersebut diduga justru emosi dan membentak sejumlah tenaga pendidik. Situasi tersebut bahkan terjadi di lingkungan sekolah yang sedang digunakan untuk kegiatan belajar mengajar.

Minta Rp100 Ribu, Berujung Keributan

Kepala SDN Sukaraja 2, Siti Julaeha, mengatakan pria tersebut terus mendesak pihak sekolah dengan alasan membutuhkan uang untuk biaya pengobatan anaknya.

Namun, pihak sekolah tetap menjelaskan bahwa mereka belum dapat memenuhi permintaan tersebut.

Menurut keterangan Siti, pria itu kemudian menunjuk-nunjuk dirinya dan mengeluarkan perkataan dengan nada tinggi. Ia juga disebut beberapa kali pernah meminta uang untuk kepentingan pribadi di luar iuran media.

Permintaan tersebut sebelumnya tidak dipenuhi karena pihak sekolah menilai pengeluaran harus mengikuti ketentuan yang berlaku.

Keributan semakin memanas ketika seorang guru merekam kejadian tersebut menggunakan telepon seluler.

Guru tersebut, Hendriani, mengaku ponselnya kemudian dirampas oleh pria tersebut. Ia juga menyebut pria itu sempat hendak melakukan tindakan fisik sebelum akhirnya dicegah oleh staf sekolah.

Aksi tersebut membuat suasana sekolah terganggu. Sejumlah guru dan warga sekolah kemudian mengambil langkah untuk melaporkan kejadian tersebut kepada kepolisian.

Dilaporkan ke Polisi

Pihak SDN Sukaraja 2 akhirnya mendatangi Mapolsek Sukaraja dengan pendampingan dari Dinas Pendidikan untuk melaporkan kejadian tersebut.

Belasan guru juga terlihat datang memberikan dukungan kepada pihak sekolah yang membuat laporan. Polisi kini menangani laporan tersebut untuk proses lebih lanjut.

Kasus ini juga mendapat perhatian dari organisasi profesi wartawan. Ketua IJTI Koordinator Daerah Sukabumi, Apit Haeruman, mengecam dugaan tindakan intimidasi dan pemaksaan yang dilakukan pria tersebut.

Yang perlu digarisbawahi, status pria tersebut dalam pemberitaan ini adalah orang yang mengaku sebagai wartawan, bukan berarti tindakan tersebut mewakili profesi wartawan secara keseluruhan.

Peristiwa di sekolah tersebut sekaligus menjadi pengingat bahwa aktivitas jurnalistik memiliki batas-batas etik dan hukum. Identitas sebagai wartawan semestinya tidak digunakan untuk menekan, mengintimidasi, apalagi memaksa pihak lain memberikan sejumlah uang.

Apabila memang terdapat persoalan pembayaran langganan media, mekanisme penagihan semestinya dilakukan secara profesional tanpa mengganggu kegiatan sekolah maupun menimbulkan keresahan di lingkungan pendidikan.

Kini, persoalan tersebut telah masuk ke ranah kepolisian. Publik pun tinggal menunggu proses hukum untuk mengetahui secara terang apa yang sebenarnya terjadi di balik keributan di SDN Sukaraja 2 tersebut. (HS)

JEJAK HEROIK JABAR

Membuka Jejak Pejuang Tionghoa di Cirebon

lintaspriangan.com, JEJAK HEROIK JABAR. Ada satu kalimat pendek dalam arsip...

Taktik Buaya Mangap Pejuang Cirebon Bikin Belanda Kocar-kacir

lintaspriangan.com, JEJAK HEROIK JABAR. Jembatan-jembatan menuju Bantarjati tampak seperti sedang...

Selama 5 Bulan, Markas Belanda Digempur Pejuang Cikatomas

lintaspriangan.com, JEJAK HEROIK JABAR. Ketika malam turun di wilayah selatan...

Pesantren Langkaplancar yang Berubah Menjadi Markas Laskar

lintaspriangan.com, JEJAK HEROIK JABAR. Jauh dari pantai yang kini menjadi...

Dari Perlindungan 1947 hingga Harmony Award 2025

lintaspriangan.com, JEJAK HEROIK JABAR. Bensin telah diletakkan di dekat rumah-rumah warga...

PRIANGAN TIMUR

Musibah Angin Kencang Cimerak Pangandaran, Rumah Warga Tertimpa Pohon

lintaspriangan.com, BERITA PANGANDARAN. Musibah Angin kencang Cimerak melanda ...

Data Pendidikan Banjar per 1 September, Residu NISN Masih 1.392 Entri

lintaspriangan.com, BERITA BANJAR. Data pendidikan Banjar per 1 September 2026 mencatat...

FORKI Garut Rampungkan Pelantikan, Atlet Karate Bisa Tampil di Porprov Jabar 2026

lintaspriangan.com, BERITA GARUT. FORKI Garut merampungkan Musyawarah Cabang dan pelantikan pengurus...

Pengelolaan Sampah Ciamis Masuk Tiga Terbaik Regional Jawa-Bali

lintaspriangan.com, BERITA CIAMIS. Pengelolaan sampah Ciamis meraih peringkat ketiga kategori...

Krisis Air Purbaratu, 4.500 Liter Air Bersih Disalurkan ke Empat RT

lintaspriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. Krisis air Purbaratu membuat warga di Kampung...

JAWA BARAT

Misteri Kematian Perempuan di Mes Peternakan Ayam Cianjur

lintaspriangan.com, BERITA CIANJUR. Misteri kematian seorang perempuan yang ditemukan...

BUMDes Didorong Kelola Waduk Darma Kuningan, Sembilan Desa Disasar Dapat Manfaat

lintaspriangan.com, BERITA KUNINGAN. Pemerintah Provinsi Jawa Barat mendorong keterlibatan badan...

Bedah Rumah Jawa Barat Bertambah 300 Unit, Nilai Bantuan Rp20 Juta per Rumah

lintaspriangan.com, BERITA JAWA BARAT. Program bedah rumah Jawa Barat mendapat tambahan...

Gasibu Ditutup Mulai 1 September, Penataan Diproyeksikan hingga Awal 2027

lintaspriangan.com, BERITA BANDUNG. Gasibu ditutup sementara mulai Selasa, 1 September...

10 Kelompok Anak Muda Mulai Aksi Kurangi Sampah Makanan Bandung 31 Agustus

lintaspriangan.com, BERITA BANDUNG. Sebanyak 10 kelompok anak muda mulai menjalankan...

Museum Mini Suyadi Tutup Hari Ini, Jejak Pak Raden Dipamerkan di Bandung

lintaspriangan.com, BERITA BANDUNG. Museum Mini Suyadi memasuki hari terakhir penyelenggaraan di...

Bandung Open Tournament Masuki Hari Terakhir, Lebih dari 2.000 Pesilat Ambil Bagian

lintaspriangan.com, BERITA BANDUNG. Bandung Open Tournament 2026 memasuki hari terakhir penyelenggaraan...

45 Pemuda Eksplorasi Biodiversitas di Hutan Penelitian Dramaga Bogor

lintaspriangan.com, BERITA BOGOR. Sebanyak 45 pemuda mengikuti eksplorasi keanekaragaman hayati...

Olahraga

Popular Categories