lintaspriangan.com, BERITA BANDUNG. Gasibu ditutup sementara mulai Selasa, 1 September 2026, untuk penataan dan optimalisasi kawasan. Pemerintah Provinsi Jawa Barat meminta masyarakat tidak beraktivitas di dalam area Lapangan Gasibu selama pekerjaan berlangsung karena kawasan tersebut menjadi lokasi proyek.
Penataan diproyeksikan berlangsung hingga awal 2027. Pekerjaan mencakup penataan area jogging track dan peningkatan kualitas sejumlah fasilitas pendukung di salah satu ruang publik utama Kota Bandung tersebut.
Masyarakat Diminta Menyesuaikan Aktivitas
Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Jawa Barat Adi Komar mengatakan masyarakat perlu menyesuaikan kegiatan selama proses penataan berlangsung. Pemprov juga meminta warga mengikuti informasi resmi mengenai perkembangan pekerjaan dan pembukaan kembali kawasan.
Selama Gasibu ditutup, aktivitas olahraga, berjalan kaki, rekreasi, dan kegiatan luar ruang yang biasanya dilakukan di dalam kawasan tidak dapat berlangsung seperti biasa. Pemprov sebelumnya menyebut Lapangan Gasibu setiap hari dimanfaatkan masyarakat untuk berbagai aktivitas tersebut.
Penataan juga menyentuh aspek akses bagi pejalan kaki. Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi pada 30 Agustus menyatakan trotoar di Lapangan Gasibu yang dinilai terlalu tinggi akan dilengkapi undakan agar lebih mudah digunakan. Trotoar tersebut juga direncanakan memiliki ubin pemandu bagi penyandang disabilitas.
Rencana tersebut merupakan bagian dari perubahan yang lebih luas di kawasan Gedung Sate dan Gasibu. Pemprov sebelumnya menyampaikan Jalan Diponegoro tetap dipertahankan, tetapi direncanakan tidak lagi dilalui kendaraan dan difungsikan sebagai ruang publik untuk mengintegrasikan kawasan Gedung Sate dengan Gasibu.
Layanan Perpustakaan Dialihkan Selama Penataan
Penataan turut berdampak pada layanan perpustakaan di Gasibu. Pemprov Jawa Barat pada Juli menyatakan layanan tersebut akan diarahkan menjadi perpustakaan digital dan dilengkapi perpustakaan keliling di sekitar kawasan selama pekerjaan berlangsung.
Masyarakat juga dapat menggunakan Perpustakaan Umum Kota Bandung di Jalan Seram sebagai salah satu alternatif layanan literasi selama penataan.
Pemprov menyatakan Gasibu ditutup untuk menjaga keamanan masyarakat sekaligus kelancaran pekerjaan. Pemerintah belum menyebut tanggal pasti kawasan kembali dapat digunakan, tetapi proses penataan diproyeksikan selesai pada awal 2027. Setelah seluruh pekerjaan rampung, kawasan akan dibuka kembali sebagai ruang publik.
Penutupan mulai 1 September menjadi perubahan langsung bagi masyarakat yang rutin menggunakan Gasibu. Selain perkembangan fisik pekerjaan, informasi mengenai akses kawasan dan waktu pembukaan kembali menjadi hal yang perlu dipantau selama proyek berjalan. (NS/AS)







