lintaspriangan.com, BERITA CIAMIS. Gangguan air Ciamis akan terjadi mulai Rabu, 2 September 2026, seiring perbaikan dua titik kebocoran jaringan distribusi utama Perumdam Tirta Galuh. Pekerjaan dijadwalkan dimulai sekitar pukul 15.00 WIB, sedangkan penghentian sementara aliran air kepada pelanggan diperkirakan mulai pukul 22.00 WIB.
Perbaikan dilakukan pada pipa distribusi berdiameter 300 milimeter di kawasan Jalan Raya Sindangkasih dan Jalan Raya Imbanagara. Pengerjaan diperkirakan berlangsung sekitar 1 x 24 jam hingga Kamis, 3 September 2026.
Puluhan Kawasan Berpotensi Terdampak
Penghentian sementara distribusi berdampak pada wilayah pelayanan Cabang Sindangkasih dan sejumlah kawasan lain yang terhubung dengan jaringan tersebut. Daftar wilayah terdampak mencakup antara lain Perum Pesona Imbanagara, Pasar Imbanagara, Bojong Imbanagara, Perum BIP, sejumlah kawasan di Cikoneng, Ciamis, Baregbeg, serta permukiman dan fasilitas publik lainnya.
Daftar yang dipublikasikan juga mencantumkan sejumlah kawasan seperti Jalan Yudanegara, Jalan Jenderal Sudirman, Jati Sindangrasa, Cibeureum, Tanjungmanggu, kawasan Polres Ciamis, Samsat, beberapa sekolah, Nagrak, Pasir Peteuy, Nyalindung hingga Linggamanik.
Karena cakupan jaringan yang luas, gangguan air Ciamis tidak selalu berupa penghentian total pada waktu yang sama. Sebagian pelanggan dapat mengalami debit mengecil sebelum aliran berhenti selama proses pekerjaan.
Direktur Perumdam Tirta Galuh Ciamis Amsi Yudi Purwanto menyatakan kebocoran ditemukan melalui pemantauan jaringan dan tekanan air. Perbaikan dua titik dilakukan dalam satu periode pekerjaan agar kehilangan air pada jaringan dapat segera ditangani.
Pelanggan Diminta Menampung Air
Perumdam mengimbau pelanggan di wilayah terdampak menyiapkan cadangan air secukupnya sebelum penghentian distribusi pada Rabu malam. Persediaan tersebut diperlukan untuk kebutuhan rumah tangga selama pekerjaan dan proses pemulihan jaringan berlangsung.
Setelah pekerjaan selesai, distribusi air akan dipulihkan secara bertahap. Normalisasi diperkirakan dapat membutuhkan waktu hingga sekitar 1 x 24 jam karena dipengaruhi jarak jaringan dan elevasi tempat pelanggan. Wilayah yang lebih jauh atau lebih tinggi dapat menerima aliran normal lebih lambat dibanding kawasan lain.
Dengan demikian, gangguan air Ciamis masih dapat dirasakan sebagian pelanggan meski pekerjaan fisik pada pipa telah selesai. Perumdam meminta pelanggan menggunakan persediaan air secara hemat sampai tekanan jaringan kembali stabil.
Pelanggan yang masuk wilayah pelayanan terdampak juga disarankan memantau pemberitahuan terbaru Perumdam Tirta Galuh apabila terdapat perubahan jadwal pekerjaan maupun proses normalisasi distribusi. (NS/AS)







