lintaspriangan.com, BERITA CIANJUR. Sebuah video yang memperlihatkan keributan antara pengemudi mobil jenis LCGC berwarna putih dengan sejumlah orang di kawasan Puncak Pass, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, viral di media sosial. Insiden tersebut sempat memicu perhatian publik setelah terlihat aksi kejar-kejaran hingga kericuhan di area jalan raya yang padat kendaraan.
Dalam rekaman yang beredar, pengemudi mobil tampak berupaya menerobos hadangan sejumlah orang. Situasi semakin tegang ketika terjadi aksi saling teriak, pelemparan benda, hingga mobil terus melaju ke arah kerumunan warga.
Menanggapi peristiwa itu, Satlantas Polres Cianjur memberikan penjelasan terkait kronologi kejadian berdasarkan hasil pengecekan di lokasi serta keterangan saksi.
Polisi Sebut Kejar-kejaran Bermula dari Kawasan Cimory
Kasat Lantas Polres Cianjur AKP Aang Andi Suhandi menjelaskan insiden tersebut terjadi sekitar pukul 16.30 WIB.
Berdasarkan informasi awal, pengemudi mobil disebut sudah lebih dulu terlibat aksi kejar-kejaran sejak dari kawasan Cimory Puncak.
Polisi menyebut pengemudi mobil diduga tengah dikejar oleh sejumlah orang yang disebut-sebut sebagai pihak penagih utang atau debt collector. Namun, motif lengkap di balik pengejaran tersebut masih menjadi bagian dari informasi awal yang berkembang di lapangan.
Saat kendaraan memasuki kawasan Puncak Pass, situasi diduga berubah menjadi tidak terkendali.
Kepanikan Berujung Tabrakan
Menurut keterangan yang dihimpun polisi, pengemudi mobil diduga panik hingga kehilangan kendali, lalu menabrak pengendara sepeda motor yang berada di depannya.
Insiden tersebut memicu reaksi warga di sekitar lokasi. Dalam video yang beredar, terlihat sejumlah orang mencoba menghentikan kendaraan tersebut, termasuk dengan menghadang laju mobil.
Keributan kemudian berlanjut hingga area parkir Rest Area Seger Alam. Di lokasi itu, sempat terjadi cekcok antara pihak pengemudi mobil dengan sejumlah orang yang sebelumnya terlibat dalam pengejaran.
Seorang penumpang perempuan juga terlihat keluar dari kendaraan setelah mobil berhenti. Warga sekitar kemudian berupaya menenangkan situasi agar keributan tidak semakin meluas.
Berakhir Damai, Belum Ada Laporan Resmi
Meski sempat menimbulkan kegaduhan di area publik, polisi menyebut hingga saat ini belum menerima laporan resmi dari pihak terkait.
Berdasarkan hasil pemantauan di lapangan, kedua belah pihak disebut memilih menyelesaikan persoalan tersebut secara musyawarah. Setelah situasi dinyatakan kondusif, pihak-pihak yang terlibat disebut meninggalkan lokasi.
Meski demikian, insiden ini kembali menyoroti persoalan penagihan di ruang publik yang berpotensi menimbulkan risiko keselamatan bagi pengguna jalan lain.
Keselamatan Publik Jadi Sorotan
Peristiwa viral di kawasan Puncak Cianjur ini memicu perhatian luas karena berlangsung di jalur wisata yang kerap padat kendaraan. Situasi yang melibatkan aksi pengejaran di jalan raya dinilai berisiko tinggi karena dapat membahayakan pengguna jalan lain yang tidak terkait.
Masyarakat pun berharap penanganan persoalan serupa dapat dilakukan dengan tetap mengedepankan prosedur hukum dan keselamatan publik agar insiden yang berpotensi menimbulkan korban tidak terulang.(hs)



