Rumah Nyaris Jatuh Akibat Longsor di Leuwiliang Bogor, BPBD Turun Tangan

lintaspriangan.com, BERITA BOGOR – Sebuah keluarga di Kampung Cikaret, RT 04 RW 03, Desa Purasari, Kecamatan Leuwiliang, Kabupaten Bogor, terpaksa bertahan di rumah yang kini berada dalam kondisi rawan setelah tebing di dekat bangunan mengalami longsor.

Peristiwa tersebut terjadi setelah hujan dengan intensitas tinggi mengguyur kawasan tersebut dalam beberapa waktu terakhir, memicu pergerakan tanah di area tebing yang berada tepat di samping rumah warga.

Akibat kejadian itu, sebagian struktur bangunan kini berada dalam kondisi menggantung di atas area longsoran, memunculkan kekhawatiran akan potensi longsor susulan yang bisa memperparah situasi.

- Advertisement -

Berdasarkan informasi dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bogor, rumah tersebut masih dihuni oleh satu keluarga dengan total delapan orang.

Rumah Terancam, Akses Warga Mengandalkan Jembatan Bambu

Kondisi di lokasi menunjukkan tingkat kerawanan yang cukup tinggi. Tanah di sekitar rumah dilaporkan sudah banyak tergerus, sehingga warga bahkan harus memasang jembatan darurat dari anyaman bambu untuk bisa bergerak di sekitar area rumah.

Situasi tersebut menggambarkan betapa rentannya kondisi bangunan yang berdiri di bibir longsoran.

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Bogor, M Adam Hamdani, menjelaskan bahwa kejadian longsor dipicu kombinasi hujan deras dan kondisi tanah yang labil.
Menurutnya, material tanah di tebing tidak mampu menahan tekanan air sehingga akhirnya mengalami longsor dan mengancam bangunan yang berada di atasnya.

Longsoran Capai Delapan Meter

BPBD mencatat area longsor memiliki dimensi yang cukup signifikan. Panjang longsoran diperkirakan mencapai sekitar delapan meter, dengan tinggi sekitar enam meter dan lebar sekitar 1,5 meter.

Ukuran tersebut menunjukkan bahwa pergerakan tanah bukan insiden kecil, melainkan cukup serius dan membutuhkan perhatian cepat untuk mencegah dampak lebih besar.

Meski demikian, penghuni rumah hingga kini disebut masih memilih bertahan di lokasi. Sebagian bangunan samping rumah disebut sudah dalam posisi menggantung, menandakan struktur tanah penyangga di area tersebut telah berkurang drastis.

BPBD Lakukan Langkah Darurat

Sebagai langkah awal, BPBD Kabupaten Bogor menyiapkan penanganan darurat dengan menutup area bekas longsoran menggunakan terpal.

Langkah ini dilakukan untuk mengurangi risiko air hujan kembali meresap ke area tanah yang sudah rapuh, yang berpotensi memicu longsor susulan.

Namun, BPBD menegaskan penanganan lanjutan tetap diperlukan mengingat kondisi medan masih cukup berisiko.

Waspada Longsor Susulan

Peristiwa ini menjadi pengingat bahwa wilayah dengan kontur perbukitan memiliki kerentanan tinggi terhadap bencana tanah longsor, terutama saat curah hujan meningkat.

Warga di sekitar lokasi diimbau meningkatkan kewaspadaan terhadap tanda-tanda pergerakan tanah seperti retakan baru, suara gemuruh kecil, atau perubahan struktur tanah di sekitar rumah.

Keselamatan penghuni tetap menjadi prioritas utama. Jika kondisi memburuk atau terjadi hujan deras kembali, langkah evakuasi dinilai menjadi opsi paling aman untuk mencegah risiko korban jiwa. (HS)

PRIANGAN TIMUR

Aksi Solidaritas Sukoharjo di Tasikmalaya, Ketua MUI Ajak Kota Santri Bergerak

lintaspriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. Ajakan aksi solidaritas Sukoharjo di Tasikmalaya...

Tiang WiFi Roboh Timpa Kabel Listrik di Ciamis, Tiga Pekerja Tersengat

LintasPriangan.com, BERITA CIAMIS. Pemasangan tiang jaringan internet di...

Statistik PSS Sleman vs PSGC Ciamis: Sama-Sama Rapuh

lintaspriangan.com, BERITA CIAMIS. Statistik PSS Sleman vs PSGC Ciamis...

Statistik PSS Sleman vs PSGC Ciamis: Sama-Sama Rapuh

lintaspriangan.com, BERITA CIAMIS. Statistik PSS Sleman vs PSGC Ciamis...

Jadwal PSS Sleman vs PSGC Ciamis Berubah, Kick-off Jam Berapa?

lintaspriangan.com, BERITA CIAMIS. Jadwal PSS Sleman vs PSGC Ciamis...

JAWA BARAT

Atlet Muaythai Kota Cirebon Dilaporkan Raih Emas Perdana Porprov Jabar 2026

lintaspriangan.com, BERITA CIREBON. Muaythai Kota Cirebon dilaporkan menyumbangkan medali...

Nasib Pedagang Bundaran Cibiru Usai 48 Bangunan Ditertibkan, Boleh Jualan tetapi Tanpa Relokasi

lintaspriangan.com, BERITA BANDUNG. Penertiban 48 bangunan di kawasan Bundaran...

Banjir dan Longsor Jawa Barat: 197 Kejadian Tercatat hingga November 2026

lintaspriangan.com, BERITA JABAR. Ancaman banjir dan longsor Jawa Barat...

Hujan Es di Kuningan Terjang Luragung, Angin Kencang Rusak Sejumlah Bangunan

lintaspriangan.com, BERITA KUNINGAN. Hujan es di Kuningan disertai angin...

Video Viral Puskesmas Bantarujeg, Bupati Majalengka Datangi Pasien dan Siapkan Evaluasi

lintaspriangan.com, BERITA MAJALENGKA. Video viral Puskesmas Bantarujeg, Kabupaten Majalengka,...

Berulangnya Insiden Gas Pindo Deli Karawang, Sejauh Mana Pengawasan Keselamatan Industri?

lintaspriangan.com, BERITA KARAWANG. Insiden paparan bahan kimia di PT...

BMKG Perbarui Peringatan Cuaca Cianjur, Pasirkuda Masuk Wilayah Waspada Hujan

lintaspriangan.com, BERITA CIANJUR. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG)...

Pemulihan Pascabencana Kuningan, Delapan Rumah Rusak Berat dan Dua Keluarga Mengungsi

lintaspriangan.com, BERITA KUNINGAN. Pemulihan pascabencana Kuningan menjadi perhatian setelah...

Olahraga

Kategori Populer