Polresta Cirebon Tegakkan Operasi Zebra dan Tekan Pelanggaran Lalu Lintas

Polresta Cirebon mencatat 1.428 pelanggaran lalu lintas selama Operasi Zebra dan menguatkan edukasi keselamatan.

lintaspriangan.com, BERITA CIREBONOperasi Zebra Lodaya 2025 di Kabupaten Cirebon mencatat 1.428 pelanggaran lalu lintas dalam satu pekan. Angka itu menggambarkan masih rendahnya kepatuhan jalan raya, terutama di kalangan pengendara sepeda motor. Data ini menunjukkan risiko kecelakaan tetap tinggi di jalan publik, bahkan setelah otoritas memperkuat razia dan kampanye keselamatan.

Kasatlantas Polresta Cirebon, Kompol Mangku Anom Sutrisno, menyampaikan pelanggar terbanyak berasal dari pengendara roda dua, yakni 1.098 pelanggar. Kecenderungan ini selaras dengan dominasi motor sebagai moda transportasi utama warga. Namun skala pelanggaran memperlihatkan bahwa edukasi keselamatan belum menjadi budaya berkendara di Cirebon.


Pelanggaran Roda Dua Mendominasi

Polisi mencatat 534 pengendara tidak memakai helm standar saat Operasi Zebra berlangsung 17โ€“23 November 2025. Helm menjadi perlindungan utama terhadap cedera kepala fatal, namun masih diabaikan sebagian besar pengguna jalan. Mengingat kecelakaan kerap melibatkan benturan keras, ketidakpatuhan ini meningkatkan beban kesehatan publik di rumah sakit kabupaten.

Baca juga: Kualitas Kebijakan Meningkat, Pemkab Ciamis Raih Penghargaan IKK Unggul

Rangkaian pelanggaran lain memperlihatkan pola yang konsisten: pengendara di bawah umur mencapai 266 kasus. Aturan batas usia tidak hanya soal legalitas, tetapi menyangkut kematangan kognitif, kemampuan mengendalikan kendaraan, dan pengambilan keputusan di jalan. Di luar itu, 149 pengendara melawan arus, 97 orang berboncengan lebih dari satu penumpang. Pelanggaran ini memperbesar risiko tabrakan langsung dan kecelakaan fatal.

Selain itu, Operasi Zebra menemukan 23 kasus penggunaan ponsel saat berkendara. Aktivitas ini mempersempit fokus pengendara, memicu reaksi lambat, dan meningkatkan risiko kecelakaan di ruas padat. Polisi juga mencatat 25 pelanggaran batas kecepatan dan empat kendaraan yang menggunakan knalpot tidak sesuai spesifikasi. Kedua faktor ini menyerupai erosi disiplin: kesadaran keselamatan digantikan keinginan praktis pengguna.

Anom menyampaikan, โ€œTidak ditemukan pengendara roda dua yang terlibat balap liar atau berkendara di bawah pengaruh alkohol.โ€ Pernyataan ini penting karena mempertegas karakter pelanggaran di Cirebon: mayoritas bukan aksi ekstrem, tetapi kelalaian harian yang sering berujung fatal.


Dampak Operasi Zebra bagi Pengendara Roda Empat

Jumlah pelanggar roda empat mencapai 330 pengendara. Kategori ini lebih solid namun tetap bermasalah. Pelanggaran paling dominan adalah tidak memakai sabuk keselamatan sebanyak 258 kasus. Sabuk keselamatan, standar paling dasar keselamatan mobil, berfungsi menahan tubuh saat benturan. Mengabaikan fungsi ini memperbesar kemungkinan cedera berat, bahkan saat kecelakaan ringan.

Penggunaan ponsel saat berkendara tercatat 33 kasus. Pelanggaran ini identik dengan pola pada roda dua: konsentrasi pecah, jarak pandang terganggu, dan waktu reaksi tertunda. Sebelas pengemudi melawan arus, 28 pengemudi berada di bawah umur. Polanya menunjukkan kelalaian lintas segmen kendaraan, bukan dominan pada satu tipe pengguna jalan.

Sebagian besar pelanggar, 1.342 orang, mendapat teguran langsung. Hanya 86 pengendara dikenai sanksi melalui electronic traffic law enforcement (ETLE). Pemilihan teguran langsung mengindikasikan pendekatan preventif. ETLE tetap diberlakukan untuk menjaga konsistensi penegakan hukum berbasis bukti digital.


Data Tinggi, Kepatuhan Rendah

Data Operasi Zebra Lodaya menunjukkan jarak lebar antara aturan dan perilaku. Pelanggaran mayoritas berupa tindakan sederhana: helm, sabuk keselamatan, larangan ponsel, rambu arus. Kondisi ini menunjukkan masalah bukan pada kompleksitas peraturan, melainkan disiplin dasar berkendara.

Polresta Cirebon menekankan bahwa operasi ini bukan sekadar tindakan represif. โ€œKami ingin meningkatkan kepatuhan masyarakat terhadap aturan lalu lintas agar risiko kecelakaan menurun,โ€ ujar Kompol Anom. Penekanan itu wajar. Penindakan tanpa edukasi hanya menghasilkan siklus pelanggaran baru. Permasalahannya, operasi hanya berlangsung sepekan, sementara pelanggaran terjadi sepanjang tahun.

Baca juga: Pemutakhiran PPKD Kota Tasikmalaya Dimulai, Risiko Besar Jika Terabaikan

Model operasi semacam ini memiliki dua wajah. Di satu sisi, angka pelanggaran tinggi memberi gambaran realistis bagi polisi tentang titik rawan. Di sisi lain, data besar tanpa tindak lanjut akan berhenti pada statistik. Agar efektivitas meningkat, edukasi harus masuk ke komunitas: sekolah, komunitas ojek, bengkel, hingga pasar. Perubahan perilaku jalan raya tidak pernah lahir dari razia sesaat.


Penegakan Hukum dan Ruang Publik

Operasi Zebra Lodaya 2025 menjadi kampanye keselamatan sekaligus cermin budaya berkendara di Cirebon. Jalan raya bukan ruang privat. Setiap pelanggaran, sekecil apapun, menambah risiko orang lain. Ketika pengendara menganggap helm atau sabuk keselamatan sebagai pilihan, masyarakat menanggung akibatnya melalui angka kecelakaan, beban rumah sakit, dan asuransi kendaraan.

Ke depan, pengawasan berbasis ETLE perlu diperluas. Teguran langsung baik untuk edukasi awal, namun aturan yang konsisten mendorong kepatuhan berkelanjutan. Masyarakat harus sadar bahwa keselamatan bukan sekadar tugas polisi, tetapi praktik publik yang menjaga nyawa bersama.

Operasi Zebra di Cirebon membukakan kembali persoalan lama: disiplin di jalan belum menjadi kebiasaan. Polisi telah menindak, masyarakat tinggal mengikuti. (MD)


๐Ÿ† Tebak Final 2026 โ€ข Masih dibuka

Kuis Piala Dunia 2026

Tebak dua tim finalis dan skor akhir. Tiga tebakan akurat dan tercepat berhak mendapatkan hadiah uang tunai. Total hadiah jutaan rupiah.

โฑ๏ธ Deadline: 2026-07-19 23:59:00 WIB ๐Ÿ›ก๏ธ Anti duplikat ๐Ÿ“Š Ranking otomatis
Gabung Channel WhatsApp Lintas Priangan
Dapatkan update berita terbaru, isu lokal penting, dan informasi pilihan langsung di WhatsApp Anda.
Ikuti Channel WhatsApp โžœ

Berita lainnya:

Cirebon Siaga Kekeringan, 31 Desa Masuk Zona Merah

lintaspriangan.com,ย BERITA CIREBON.ย Kabupaten Cirebon memasuki masa siaga kekeringan. Pemerintah daerah menetapkan status Siaga Darurat Kekeringan mulai 1 Juli hingga 30...

Parah! Sampah di Cirebon Tak Tertangani, Anggaran DLH Berindikasi Korupsi

lintaspriangan.com,ย BERITA CIREBON.ย  Persoalan sampah di Cirebon belum juga menemukan jalan keluar yang tuntas. Di tengah produksi sampah yang disebut...

Ditanya Indikasi Korupsi, Kesbangpol Cirebon Berdalih Ini Ranah APIP

lintaspriangan.com,ย BERITA CIREBON. Badan Kesatuan Bangsa dan Politik atau Kesbangpol Cirebon memilih tidak menjawab secara rinci pertanyaan redaksi terkait indikasi...

Terbaru

Wisatawan Digigit Monyet di Pangandaran Bertambah, Dua Korban Luka dalam Sepekan

lintaspriangan.com, BERITA PANGANDARAN. Liburan di Pantai Pasir Putih Cagar...

Pengelolaan Sampah Ciamis Berbuah Bantuan Rp15 Miliar

lintaspriangan.com, BERITA CIAMIS. Prestasi di bidang kebersihan ternyata tidak...

Kodim 0612/Tasikmalaya Gembleng Karakter ASN, Tekankan Integritas dan Perekat Bangsa

lintaspriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. Kodim 0612/Tasikmalaya Gembleng Karakter ASN Tasikmalaya,...

Polres Garut Juara Inovasi Ketahanan Pangan Polda Jabar

lintaspriangan.com, BERITA GARUT. Di tengah dorongan pemerintah memperkuat ketahanan...

Santunan Anak Yatim di Acara Peringatan HUT Bhayangkara ke-80 Polsek Sukarame

lintaspriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. Peringatan Hari Bhayangkara ke-80 di Polsek...

Piala Dunia 2026

Kiprah Mbappe di Piala Dunia 2026, ada Rekor yang Belum Pernah Diraih Siapapun

lintaspriangan.com, PIALA DUNIA 2026. Ketika banyak orang masih...

Argentina vs Mesir: Panggung Besar Messi dan Salah

lintaspriangan.com,ย PIALA DUNIA 2026. Argentina vs Mesir di babak 16...

Amerika Serikat vs Belgia: Luka 2014 Dibuka Lagi

lintaspriangan.com,ย PIALA DUNIA 2026. Amerika Serikat vs Belgia di babak...

Portugal vs Spanyol: Duel 16 Besar Rasa Final

lintaspriangan.com,ย PIALA DUNIA 2026. Portugal vs Spanyol akan menjadi salah...

Hasil Brazil vs Norwegia: Takdir Tak Bisa Dilawan, Selamat Tinggal Brazil

lintaspriangan.com,ย PIALA DUNIA 2026. Hasil Brazil vs Norwegia di babak...

Daerah lainnya

Sebanyak 15 Sekolah Rawan Bencana Cianjur , Dua SD Direlokasi

lintaspriangan.com, BERITA CIANJUR โ€“ Bel berbunyi, siswa masuk kelas,...

KDM Hukum Om Zein: Bangun 10 Rumah Janda!

lintaspriangan.com,ย BERITAย PURWAKARTA.ย KDM hukum Om Zein dengan cara yang tidak biasa....

Perda Pariwisata Bekasi Direvisi, Larangan Hiburan Malam Jadi Longgar

lintaspriangan.com,ย BERITA BEKASI.ย Isu revisi Peraturan Daerah tentang kepariwisataan di Kabupaten...

38 UMKM Bandung Mejeng di Ciwalk, Ternyata Produk Ini yang Paling Jadi Sorotan

lintaspriangan.com,ย BERITA BANDUNG. Sebanyak 38 pelaku usaha mikro, kecil, dan...

Perspektif

Popular Categories