Cirebon Siaga Kekeringan, 31 Desa Masuk Zona Merah

lintaspriangan.com, BERITA CIREBON. Kabupaten Cirebon memasuki masa siaga kekeringan. Pemerintah daerah menetapkan status Siaga Darurat Kekeringan mulai 1 Juli hingga 30 September 2026.

Memasuki Minggu, 5 Juli 2026, isu ini menjadi semakin penting karena status siaga tidak hanya berlaku di tingkat Kabupaten Cirebon, tetapi juga sejalan dengan kesiapsiagaan Jawa Barat menghadapi kekeringan dan kebakaran hutan serta lahan pada musim kemarau tahun ini.

Berdasarkan pemetaan Badan Penanggulangan Bencana Daerah atau BPBD Kabupaten Cirebon, sedikitnya 31 desa masuk peta zona merah kekeringan. Wilayah-wilayah tersebut dinilai rawan mengalami kesulitan air bersih apabila musim kemarau terus menguat.

Status siaga ini menjadi dasar bagi pemerintah daerah untuk bergerak lebih cepat. Mulai dari pemetaan daerah rawan, kesiapan armada distribusi air bersih, pengaktifan posko komando, hingga koordinasi lintas sektor apabila warga mulai mengalami kesulitan air.

Ancaman Kekeringan Mulai Dipetakan

Sekretaris Pelaksana BPBD Kabupaten Cirebon, Samsul Huda, menjelaskan bahwa status siaga darurat diberlakukan sebagai langkah antisipasi. Pemerintah daerah ingin memastikan penanganan bisa dilakukan lebih cepat apabila dampak kekeringan mulai terasa di masyarakat.

Ancaman kekeringan tidak hanya menyangkut air bersih untuk kebutuhan rumah tangga. Dampaknya juga bisa merembet ke sektor pertanian, peternakan, perikanan, hingga potensi kebakaran hutan dan lahan.

Dalam situasi seperti ini, air bersih bisa menjadi urusan paling mendesak. Ketika hujan semakin jarang, sumur menyusut, dan sumber air mulai menipis, warga di daerah rawan biasanya menjadi kelompok pertama yang merasakan tekanan.

BPBD Kabupaten Cirebon mencatat pengalaman kekeringan di daerah tersebut cukup fluktuatif dalam beberapa tahun terakhir. Pada 2019, kekeringan pernah melanda 57 desa di 21 kecamatan. Tahun 2023, kekeringan kembali meluas ke 38 desa. Tahun 2024 menurun menjadi 19 desa, sementara pada 2025 tidak tercatat desa terdampak.

Meski begitu, kondisi 2026 tetap diwaspadai. Pemerintah daerah tidak ingin menunggu warga benar-benar kesulitan air baru bergerak. Kekeringan itu seperti tamu tak diundang; kalau sudah masuk dapur, biasanya ember sudah lebih dulu kosong.

BPBD Siapkan Posko dan Distribusi Air

Untuk menghadapi potensi kekeringan, BPBD Kabupaten Cirebon menyiapkan sejumlah langkah. Salah satunya pengaktifan Posko Komando Darurat Kekeringan selama masa siaga berlangsung.

Posko ini penting sebagai pusat koordinasi. Dari posko tersebut, pemerintah bisa memantau laporan lapangan, menentukan daerah prioritas, hingga mengatur distribusi bantuan air bersih jika dibutuhkan.

Selain itu, armada mobil tangki juga disiapkan untuk mendistribusikan air bersih kepada warga di titik-titik yang mulai mengalami kesulitan. Pemerintah daerah juga melanjutkan kerja sama dengan BNPB dalam penyediaan sumber air bersih melalui pembangunan sumur bor.

Sejumlah desa disebut telah memiliki atau menerima dukungan fasilitas sumur bor. Di antaranya Desa Walahar dan Desa Cupang di Kecamatan Gempol, Desa Beber di Kecamatan Beber, serta Desa Kamarang dan Desa Greged di Kecamatan Greged.

Langkah edukasi juga mulai digencarkan. Warga diimbau menghemat penggunaan air, menjaga sumber air yang masih tersedia, serta segera melaporkan jika mulai terjadi kesulitan air bersih di wilayahnya.

31 Desa Masuk Peta Zona Merah

Pemetaan BPBD menunjukkan 31 desa di Kabupaten Cirebon masuk zona merah kekeringan. Namun, penting dicatat, istilah zona merah dalam konteks ini lebih tepat dimaknai sebagai wilayah rawan atau terancam mengalami krisis air bersih, bukan berarti seluruh desa tersebut sudah terdampak parah.

Hingga laporan ini disusun, sumber terbuka belum memuat daftar lengkap 31 nama desa tersebut secara rinci. Namun, BPBD menyebut desa-desa rawan itu tersebar di sejumlah kecamatan.

Kecamatan yang masuk peta rawan kekeringan tersebut meliputi Gempol, Mundu, Sedong, Greged, Beber, Gunungjati, Kapetakan, Suranenggala, Klangenan, Panguragan, Waled, Karangsembung, Gegesik, dan Tengah Tani.

Sementara itu, dalam pemetaan awal yang sebelumnya disebut sebagai titik prioritas, terdapat tujuh desa rawan kekeringan. Ketujuh desa tersebut yakni Desa Sibubut di Kecamatan Gegesik, Desa Walahar dan Desa Cupang di Kecamatan Gempol, Desa Winduhaji di Kecamatan Sedong, serta Desa Mundu Mesigit, Desa Banjarwangunan, dan Desa Pamengkang di Kecamatan Mundu.

Dengan status siaga yang berlaku hingga akhir September 2026, warga di wilayah rawan diminta lebih bijak menggunakan air. Pemerintah daerah juga dituntut memastikan bantuan air bersih tidak terlambat ketika laporan kekeringan mulai masuk dari desa-desa terdampak.

Daftar Wilayah Zona Merah Kekeringan Cirebon

Berdasarkan keterangan BPBD Kabupaten Cirebon, 31 desa zona merah kekeringan tersebar di kecamatan berikut:

Gempol
Mundu
Sedong
Greged
Beber
Gunungjati
Kapetakan
Suranenggala
Klangenan
Panguragan
Waled
Karangsembung
Gegesik
Tengah Tani

Daftar desa yang sudah disebut dalam pemetaan awal:

Desa Sibubut, Kecamatan Gegesik
Desa Walahar, Kecamatan Gempol
Desa Cupang, Kecamatan Gempol
Desa Winduhaji, Kecamatan Sedong
Desa Mundu Mesigit, Kecamatan Mundu
Desa Banjarwangunan, Kecamatan Mundu
Desa Pamengkang, Kecamatan Mundu.

Pilkades Ciamis 2026

Pilkades Ciamis 2026 Pakai Sistem Digital di 40 Desa, Tahapan Mulai...

lintaspriangan.com, BERITA CIAMIS. Pilkades Ciamis 2026 akan menggunakan sistem pemungutan suara elektronik atau digital di 40 desa. Pemerintah Kabupaten Ciamis mulai mematangkan persiapan melalui sosialisasi...

JEJAK HEROIK JABAR

Membuka Jejak Pejuang Tionghoa di Cirebon

lintaspriangan.com, JEJAK HEROIK JABAR. Ada satu kalimat pendek dalam arsip...

Taktik Buaya Mangap Pejuang Cirebon Bikin Belanda Kocar-kacir

lintaspriangan.com, JEJAK HEROIK JABAR. Jembatan-jembatan menuju Bantarjati tampak seperti sedang...

Selama 5 Bulan, Markas Belanda Digempur Pejuang Cikatomas

lintaspriangan.com, JEJAK HEROIK JABAR. Ketika malam turun di wilayah selatan...

Pesantren Langkaplancar yang Berubah Menjadi Markas Laskar

lintaspriangan.com, JEJAK HEROIK JABAR. Jauh dari pantai yang kini menjadi...

Dari Perlindungan 1947 hingga Harmony Award 2025

lintaspriangan.com, JEJAK HEROIK JABAR. Bensin telah diletakkan di dekat rumah-rumah warga...

PRIANGAN TIMUR

Festival Lekker 2026 Masuki Hari Terakhir di Kota Banjar

lintaspriangan.com, BERITA BANJAR. Festival Lekker 2026 memasuki hari terakhir penyelenggaraan di...

Pilkades Ciamis 2026 Pakai Sistem Digital di 40 Desa, Tahapan Mulai September

lintaspriangan.com, BERITA CIAMIS. Pilkades Ciamis 2026 akan menggunakan sistem pemungutan...

Rumah Ambruk di Ciamis, Penghuni Terpaksa Mengungsi

lintaspriangan.com, BERITA CIAMIS. Rumah milik Hendarso, warga Lingkungan Rancapetir...

Atap Rumah Warga Rancah Ambruk, FPI dan HILMI Ciamis Bergerak

lintaspriangan.com, BERITA CIAMIS.— Atap rumah milik Hj. Ukat Katim,...

FPI Kembali Gerebek Gudang Miras di Ciamis, Botol Dihancurkan

lintaspriangan.com, BERITA CIAMIS. Front Persaudaraan Islam (FPI) kembali melakukan...

JAWA BARAT

Gempa M5,8 Guncang Sumur Banten, Disusul M3,8: Warga agar Waspada

lintaspriangan.com, BERITA JAWA BARAT. Gempa bumi berkekuatan Magnitudo 5,8...

Bandung Great Sale Mulai 21 Agustus, Lebih dari 700 Pelaku Usaha Terlibat

lintaspriangan.com, BERITA BANDUNG. Bandung Great Sale 2026 dijadwalkan mulai Jumat,...

Warga Perbatasan Kuningan-Cirebon Siaga Kebakaran Bentuk MPA

lintaspriangan.com, BERITA KUNINGAN. Masyarakat di kawasan perbatasan Kabupaten Kuningan...

Pemuda Kabupaten Bogor Punya Usaha? Kesempatan Emas Program Inkubasi, Kuota Terbatas

lintaspriangan.com, BERITA BOGOR. Kabar baik bagi pemuda Kabupaten Bogor...

12 Daerah Berstatus Awas Kekeringan Meteorologis Jabar hingga 20 Agustus

lintaspriangan.com, BERITA JABAR. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menempatkan 12...

Rahasia Wawangi Situ Gede Pentas di Taman Budaya Jabar Sore Ini

lintaspriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. Pementasan Rahasia Wawangi Situ Gede dari Kota Tasikmalaya...

Hari Jadi Jawa Barat ke-81, DPRD Gelar Paripurna Malam Ini di Gedung Sate

lintaspriangan.com, BERITA JABAR. Hari Jadi Jawa Barat ke-81 diperingati Rabu,...

Citilink Bandung Balikpapan Dijadwalkan Mulai Terbang 18 Agustus dari Husein

lintaspriangan.com, BERITA BANDUNG. Penerbangan langsung Citilink Bandung Balikpapan dijadwalkan mulai...

Olahraga

Popular Categories