Perairan Pangandaran Capai 2,3 Meter, BMKG Minta Wisatawan Waspada

lintaspriangan.com, BERITA PANGANDARAN. Wisatawan yang berlibur ke kawasan pantai Pangandaran pada Minggu, 5 Juli 2026, perlu meningkatkan kewaspadaan. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika atau BMKG mencatat gelombang di Perairan Pangandaran berpotensi mencapai 2,3 meter.

Informasi tersebut menjadi perhatian penting karena Pangandaran merupakan salah satu tujuan wisata pantai utama di Jawa Barat. Saat akhir pekan, aktivitas wisata di sekitar pantai biasanya meningkat, mulai dari berenang, bermain air di bibir pantai, naik perahu, hingga kegiatan wisata bahari lain yang sangat bergantung pada kondisi cuaca laut.

BMKG Catat Gelombang 2,3 Meter di Perairan Pangandaran

Berdasarkan laman resmi BMKG Maritim, prakiraan cuaca Perairan Pangandaran berlaku mulai Minggu, 5 Juli 2026 pukul 00.00 WIB hingga Rabu, 8 Juli 2026 pukul 00.00 WIB.

- Advertisement -

Dalam periode tersebut, BMKG mencatat adanya potensi gelombang sedang dengan ketinggian 2,3 meter di Perairan Pangandaran. BMKG juga mengimbau masyarakat agar berhati-hati dan mengikuti arahan otoritas setempat.

Data BMKG pada Minggu, 5 Juli 2026 pukul 13.00 WIB menunjukkan cuaca di Perairan Pangandaran dalam kondisi cerah berawan. Suhu udara tercatat 28 derajat Celsius dengan kelembapan 86 persen.

Pada waktu yang sama, tinggi gelombang tercatat 2,2 meter dengan kategori sedang. Angin bertiup dari arah timur dengan kecepatan 10 knot, sedangkan arus laut bergerak ke arah barat dengan kecepatan 1,2 knot.

Dokumen prakiraan cuaca maritim BMKG dari Stasiun Meteorologi Maritim Kelas I Tanjung Priok Jakarta juga memperkuat data tersebut. Dalam dokumen bernomor ME.01.02/WP/04/KTJP/VII/BMKG-2026, prakiraan berlaku pada 5 Juli 2026 pukul 07.00 WIB hingga 6 Juli 2026 pukul 06.00 WIB.

Pada rentang waktu itu, tinggi gelombang signifikan di Perairan Pangandaran berada di kisaran 2,20 meter hingga 2,30 meter. Artinya, kondisi laut belum masuk kategori gelombang tinggi, tetapi tetap perlu diwaspadai, terutama oleh wisatawan dan pelaku aktivitas di sekitar perairan.

Wisatawan Diminta Tidak Mengabaikan Kondisi Laut

Meski masih masuk kategori gelombang sedang, angka 2,3 meter bukan kondisi yang bisa dianggap ringan untuk aktivitas wisata pantai. Bagi wisatawan, terutama yang tidak terbiasa membaca karakter laut, gelombang sedang tetap bisa berisiko jika aktivitas dilakukan terlalu jauh dari bibir pantai atau tanpa memperhatikan arahan petugas.

BMKG mengklasifikasikan gelombang sedang pada rentang 1,25 meter hingga 2,5 meter. Sementara itu, gelombang tinggi berada pada rentang 2,5 meter hingga 4 meter. Dengan demikian, gelombang 2,3 meter berada cukup dekat dengan batas atas kategori sedang.

Kondisi ini perlu menjadi perhatian pengunjung yang berwisata ke kawasan pantai. Wisatawan disarankan tidak memaksakan berenang di area berbahaya, tidak terlalu jauh dari pantauan petugas, serta memperhatikan rambu dan imbauan keselamatan di lokasi wisata.

Pelaku wisata bahari, nelayan, dan operator perahu juga perlu mencermati perubahan cuaca, arah angin, serta kondisi arus. Dalam data BMKG, arus permukaan Perairan Pangandaran bergerak ke arah barat. Informasi ini penting karena arus dapat memengaruhi keselamatan aktivitas di laut.

Bagi wisatawan keluarga, kewaspadaan juga perlu ditingkatkan terhadap anak-anak yang bermain di dekat ombak. Gelombang yang terlihat biasa dari pantai bisa berubah kuat dalam waktu singkat, apalagi jika disertai hembusan angin yang meningkat.

Pangandaran tetap dapat menjadi pilihan liburan. Namun, aktivitas wisata di kawasan pantai harus disesuaikan dengan kondisi cuaca maritim. Laut tidak sedang memberi larangan total, tetapi jelas sedang memberi kode: jangan sok akrab dulu.

Dengan prakiraan gelombang yang berpotensi mencapai 2,3 meter, wisatawan diimbau menjadikan informasi BMKG sebagai pegangan sebelum beraktivitas di pantai. Keselamatan perlu menjadi prioritas, karena liburan yang baik bukan hanya ramai foto, tetapi juga pulang dengan aman. (AS)

JEJAK HEROIK JABAR

Membuka Jejak Pejuang Tionghoa di Cirebon

lintaspriangan.com, JEJAK HEROIK JABAR. Ada satu kalimat pendek dalam arsip...

Taktik Buaya Mangap Pejuang Cirebon Bikin Belanda Kocar-kacir

lintaspriangan.com, JEJAK HEROIK JABAR. Jembatan-jembatan menuju Bantarjati tampak seperti sedang...

Selama 5 Bulan, Markas Belanda Digempur Pejuang Cikatomas

lintaspriangan.com, JEJAK HEROIK JABAR. Ketika malam turun di wilayah selatan...

Pesantren Langkaplancar yang Berubah Menjadi Markas Laskar

lintaspriangan.com, JEJAK HEROIK JABAR. Jauh dari pantai yang kini menjadi...

Dari Perlindungan 1947 hingga Harmony Award 2025

lintaspriangan.com, JEJAK HEROIK JABAR. Bensin telah diletakkan di dekat rumah-rumah warga...

PRIANGAN TIMUR

RS Mitra Idaman Minta Maaf, Dinkes Banjar Telusuri SOP Kasus Persalinan Darurat dalam Mobil

lintaspriangan.com, BERITA BANJAR. Kasus persalinan darurat Rini Marini, ibu...

36 Jam Dilalap Api, Kebakaran Limbah Kayu Kawalu Tasikmalaya Belum Padam

lintaspriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. Kebakaran Limbah Kayu Kawalu Tasikmalaya...

Kebakaran TPA Pasir Bajing di Garut Dipadamkan, Tim SAR Brimob Diterjunkan

lintaspriangan.com, BERITA GARUT. Kebakaran TPA Pasir Bajing di Desa Sukaraja, Kecamatan...

Penataan Terminal Singaparna, Satpol PP Tasikmalaya Pantau Pembongkaran Bangunan

lintaspriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP)...

Disdukcapil Kabupaten Tasikmalaya Jadwalkan Layanan Akta Keliling di Mangunreja 13 Oktober 2026

lintaspriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil)...

JAWA BARAT

Bantuan Dedi Mulyadi Lewat WhatsApp Dipastikan Hoaks, Warga Diminta Waspada Modus Transfer Sesuai Usia

lintaspriangan.com, BERITA JAWA BARAT. Jabar Saber Hoaks mengingatkan masyarakat...

Polres Purwakarta Salurkan Air Bersih ke Sekolah dan Pesantren, Gunakan Kendaraan Taktis AWC

lintaspriangan.com, BERITA PURWAKARTA. Polres Purwakarta, Jawa Barat, menyalurkan bantuan...

Polisi Ungkap Motif Pembunuhan Sopir Taksi Online di Sumedang, Utang Rp25 Juta Jadi Dugaan Pemicu

lintaspriangan.com, BERITA SUMEDANG. Polres Sumedang, Jawa Barat, mengungkap perkembangan penyidikan kasus...

Kasus Santriwati Bekasi, Pimpinan Ponpes Ditahan diduga Korban Lebih dari 10 Orang

lintaspriangan.com, BERITA BEKASI. Polres Metro Bekasi Kota menahan...

Warga Cianjur Temukan Jenazah dalam Karung, Tali Melilit Leher Korban

lintaspriangan.com, BERITA CIANJUR. Warga Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, digegerkan...

Sindikat Pecah Kaca di Cianjur Terungkap, Kerugian Korban Rp4,1 Miliar dari 15 Lokasi

lintaspriangan.com, BERITA CIANJUR. Polres Cianjur mengungkap sindikat pecah kaca...

Polisi Temukan 27 Batang Ganja di Atap Rumah Bandung, Bibit Disebut Dibawa dari Amerika Serikat

lintaspriangan.com, BERITA BANDUNG. Polrestabes Bandung mengungkap kasus penanaman ganja...

Pilkades 47 Desa di Cianjur Ditunda hingga November 2026, Jadwal Baru Tunggu Perbup

lintaspriangan.com, BERITA CIANJUR. Pelaksanaan Pilkades 47 desa di Cianjur,...

Olahraga

Kategori Populer