lintaspriangan.com, BERITA PANGANDARAN. Kebakaran Huler Cimerak terjadi di Dusun Babakanjaya, Desa Sukajaya, RT 03 RW 05, Kecamatan Cimerak, Kabupaten Pangandaran, Selasa 30 Juni 2026, sekitar pukul 00.15 WIB. Objek yang terbakar merupakan tempat huler atau penggilingan padi milik Hendri, warga setempat.
Berdasarkan informasi awal yang diterima, api diduga berasal dari percikan knalpot mesin huler. Percikan api tersebut sebelumnya sudah terlihat sejak siang hari dan sempat membakar sekam. Namun, pemadaman awal diperkirakan belum benar-benar tuntas hingga akhirnya api kembali membesar pada tengah malam. Kalau api punya jadwal lembur, malam itu ia jelas bekerja terlalu rajin.
Api Diduga Berawal dari Percikan Knalpot Mesin Huler
Peristiwa Kebakaran Huler Cimerak itu membuat warga sekitar panik. Api muncul saat sebagian besar warga sudah beristirahat. Material di sekitar tempat huler yang mudah terbakar membuat api perlu segera ditangani agar tidak merembet lebih luas.
Dari kronologi sementara, percikan api dari knalpot mesin huler diduga mengenai tumpukan sekam. Sejak siang hari, percikan tersebut sudah menimbulkan titik api kecil. Api sempat dipadamkan, tetapi diduga masih menyisakan bara pada bagian sekam atau material mudah terbakar lainnya.
Kondisi itulah yang diperkirakan menjadi pemicu api kembali menyala hingga membakar area huler milik Hendri pada dini hari. Meski demikian, penyebab pasti kebakaran masih perlu menunggu keterangan resmi dari petugas berwenang.
Petugas pemadam kebakaran kemudian datang ke lokasi untuk melakukan penanganan. Proses pemadaman turut dibantu Tagana, unsur TNI, Polri, serta masyarakat sekitar. Warga bersama petugas bahu-membahu mengendalikan api agar tidak meluas ke bangunan atau area lain di sekitar lokasi kejadian.
Kerugian Ditaksir Mencapai Rp400 Juta
Akibat kebakaran tersebut, kerugian sementara ditaksir mencapai kurang lebih Rp400 juta. Nilai itu mencakup bangunan, mesin huler, serta kemungkinan material dan perlengkapan lain yang berada di lokasi kejadian.
Belum ada informasi rinci mengenai korban jiwa maupun korban luka dalam peristiwa ini. Informasi lanjutan masih menunggu keterangan petugas di lapangan.
Kebakaran Huler Cimerak ini menjadi pengingat penting bagi pemilik tempat usaha, terutama yang menggunakan mesin berbahan bakar dan berada dekat dengan material mudah terbakar seperti sekam. Percikan kecil yang terlihat sepele bisa berubah menjadi kebakaran besar apabila pemadaman tidak dilakukan sampai benar-benar tuntas.
Selain itu, area penggilingan padi umumnya memiliki potensi risiko kebakaran karena terdapat sekam, debu, bahan bakar, mesin panas, dan aktivitas produksi yang berlangsung berulang. Karena itu, pengecekan mesin, saluran knalpot, titik panas, serta ketersediaan alat pemadam api ringan perlu menjadi perhatian serius.
Petugas dan masyarakat diimbau tetap waspada, terutama saat melihat percikan api atau bara kecil di sekitar material kering. Api kecil sering tampak seperti selesai, padahal bara masih bisa menyimpan cerita lanjutan. Dan biasanya, cerita lanjutan dari bara bukan kabar baik. (AS)
Kuis Piala Dunia 2026
Tebak dua tim finalis dan skor akhir. Tiga tebakan akurat dan tercepat berhak mendapatkan hadiah uang tunai. Total hadiah jutaan rupiah.
