lintaspriangan.com, BERITA CIAMIS. Prestasi di bidang kebersihan ternyata tidak berhenti sebagai simbol penghargaan. Kabupaten Ciamis kini bersiap menerima bantuan sarana dan prasarana pengelolaan sampah senilai sekitar Rp15 miliar dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat. Bantuan tersebut menjadi tindak lanjut atas keberhasilan Ciamis meraih Anugerah Bhakti Kebersihan Makuta Binokasih 2025, sekaligus diharapkan mampu memperkuat sistem pengelolaan sampah yang selama ini terus menghadapi tantangan meningkatnya volume limbah rumah tangga.
Bantuan yang disiapkan meliputi dua unit bulldozer, dua unit excavator, dua unit dump truck amrol, serta dua unit arm roll truck untuk menunjang operasional pengelolaan sampah, terutama di Tempat Pemrosesan Akhir (TPA).

Pengadaan Masih Berproses di Pemprov Jabar
Sekretaris Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman, dan Lingkungan Hidup (DPRKPLH) Kabupaten Ciamis, Aris Taufik Abadi, menjelaskan seluruh proses pengadaan masih menjadi kewenangan Pemerintah Provinsi Jawa Barat.
Saat ini, proses tersebut tengah memasuki tahapan lelang sebelum nantinya seluruh peralatan diserahkan kepada Pemerintah Kabupaten Ciamis.
“Reward ini masih kami tunggu karena seluruh proses pengadaannya dilakukan oleh Pemerintah Provinsi Jawa Barat. Kabupaten Ciamis hanya menerima manfaat sesuai kebutuhan yang telah diajukan,” katanya, Senin (6/7/2026).
Volume Sampah Terus Naik, Armada Baru Dinilai Mendesak
Menurut Aris, tambahan alat berat dan armada operasional menjadi kebutuhan yang cukup mendesak.
Seiring bertambahnya jumlah penduduk dan aktivitas masyarakat, volume sampah di Kabupaten Ciamis juga terus mengalami peningkatan dari tahun ke tahun.
Kondisi tersebut membuat kapasitas pengelolaan sampah harus terus diperkuat agar pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan optimal.
“Sarana ini sangat bermanfaat bagi Kabupaten Ciamis. Dengan adanya alat berat dan armada pendukung, pengelolaan sampah akan semakin optimal sehingga pelayanan kepada masyarakat juga dapat ditingkatkan,” jelasnya.
Penghargaan Jadi Motivasi Tingkatkan Layanan
Raihan Anugerah Bhakti Kebersihan Makuta Binokasih 2025 tidak hanya menjadi kebanggaan daerah, tetapi juga menjadi dorongan bagi DPRKPLH Kabupaten Ciamis untuk terus meningkatkan kualitas pengelolaan lingkungan.
Meski demikian, Aris menegaskan keberhasilan menjaga kebersihan tidak bisa sepenuhnya dibebankan kepada pemerintah.
Peran masyarakat tetap menjadi faktor penting, terutama melalui kebiasaan memilah sampah sejak dari rumah serta memanfaatkan keberadaan bank sampah.
“Sesuai arahan Bupati Ciamis, kami mengajak masyarakat mulai memilah sampah dari rumah dan memanfaatkan keberadaan bank sampah. Dengan begitu, volume sampah residu yang masuk ke TPA dapat ditekan sehingga usia layanan TPA menjadi lebih panjang,” ungkapnya.
Pengelolaan Sampah Dibangun Lewat Berbagai Program
Keberhasilan Ciamis meraih penghargaan kebersihan merupakan hasil dari berbagai program pengelolaan lingkungan yang dijalankan secara berkelanjutan.
Di antaranya melalui pengembangan Bank Sampah Induk Ciamis, pengoperasian Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS3R) berbasis masyarakat, hingga pengelolaan TPA Sindangrasa yang terus ditingkatkan.
Berbagai program tersebut menjadi bagian dari upaya menciptakan sistem pengelolaan sampah yang lebih terintegrasi sekaligus memperkuat partisipasi masyarakat dalam menjaga lingkungan.
Diharapkan Perkuat Pelayanan Persampahan
Dengan tambahan armada dan alat berat yang tengah diproses, Pemerintah Kabupaten Ciamis berharap kapasitas pengelolaan sampah dapat meningkat secara signifikan.
Selain mempercepat penanganan sampah di lapangan, kehadiran fasilitas baru juga diharapkan mampu memperpanjang usia layanan TPA, meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat, sekaligus mempertahankan komitmen Ciamis dalam mewujudkan pengelolaan lingkungan yang berkelanjutan. (FSL/HS)
Kuis Piala Dunia 2026
Tebak dua tim finalis dan skor akhir. Tiga tebakan akurat dan tercepat berhak mendapatkan hadiah uang tunai. Total hadiah jutaan rupiah.
