Ketika Dana Desa Jadi Dana Dosa di Tahun 2024-2025

lintaspriangan.com, BERITA DESA.

“Kalau bisa disunat, kenapa harus utuh? Kalau bisa fiktif, kenapa harus realistis?” — Mungkin itulah filosofi tak tertulis sebagian kepala desa Indonesia yang “kreatif” dalam mengelola APBDesa.

Dana Desa sejatinya adalah wujud niat suci pemerintah pusat agar pelosok negeri tak lagi hidup di kegelapan infrastruktur. Tapi, niat baik tak selalu berakhir baik. Sepanjang 2024–2025, belasan kepala desa diduga menjadikan dana desa bukan untuk pembangunan masyarakat, melainkan untuk “renovasi” pribadi — mulai dari rumah hingga rekening.

Di Pagaitan, seorang kades ditetapkan sebagai tersangka karena “terlalu semangat” membelanjakan anggaran 2022–2024 hingga negara rugi besar. Di Labuhanbatu Utara, mantan kades berhasil “mengubah” Rp740 juta menjadi “uang tak berwujud”. Mungkin dia alumni Hogwarts? Itu tuh, nama sekolah sihirnya Harry Potter.

Fiktif bukan hanya genre sastra, tapi kini juga kategori proyek pembangunan di desa. Di Widoro, proyek fisik desa dilaporkan tak sesuai spesifikasi teknis, dan anehnya, proyek yang “tak kelihatan” itu sukses menghabiskan anggaran yang sangat “nyata”.

Sementara itu di Pasirgintung, kepala desa ogah melibatkan TPK (Tim Pengelola Kegiatan). Mungkin beliau berpikir: “Kalau bisa semua sendiri, kenapa harus kerja tim?”

Pengawasan dari camat, inspektorat, atau dinas? Ada, tapi jangan harap terlalu aktif. Dalam hampir semua kasus, aparat baru gercep (gerak cepat) setelah berita viral atau warga demo. Tanpa itu? Ah, masih dalam “kajian mendalam”.

Belasan saksi telah diperiksa dalam kasus Pelabai, tapi hasilnya masih dalam kabut misteri ala drama China.

Hukuman pidana yang dijatuhkan sering kali justru lebih ringan dari anggaran honor satpam balai desa. Padahal, kerugiannya mencapai ratusan juta. Kalau begini, bukan efek jera yang muncul, tapi efek tertawa. Getir!

Tak heran, beberapa kepala desa bisa menjabat lagi setelah korupsi. Demokrasi lokal pun jadi ajang “lomba cepat lupa” bagi masyarakat.

Data Menunjukkan…

  • Belasan kasus korupsi APBDesa 2024–2025 mencuat di media daring nasional dan lokal.
  • Modus utama: pengadaan fiktif, markup, dan penggunaan tanpa prosedur.
  • Kerugian tertinggi tercatat: Rp740 juta (Kasus Labura).
  • Tindakan umum: Tidak melibatkan TPK, tidak transparan, tak ada papan informasi.
  • Penegakan hukum: Mayoritas kasus hanya ditindak setelah laporan warga/LSM atau viral.

Jika desa adalah miniatur negara, maka kepala desa adalah presiden kecil. Sayangnya, banyak yang justru menjabat seperti CEO dari perusahaan bernama “Aku dan Kroniku, Ltd.” Dana desa pun berubah fungsi jadi “Dana Dosa”. (Lintas Priangan/AA)

JEJAK HEROIK JABAR

Selama 5 Bulan, Markas Belanda Digempur Pejuang Cikatomas

lintaspriangan.com, JEJAK HEROIK JABAR. Ketika malam turun di wilayah selatan...

Pesantren Langkaplancar yang Berubah Menjadi Markas Laskar

lintaspriangan.com, JEJAK HEROIK JABAR. Jauh dari pantai yang kini menjadi...

Dari Perlindungan 1947 hingga Harmony Award 2025

lintaspriangan.com, JEJAK HEROIK JABAR. Bensin telah diletakkan di dekat rumah-rumah warga...

Dingo Belanda Tumbang di Tangan Pejuang Karangresik

lintaspriangan.com, JEJAK HEROIK JABAR. Roda-roda kendaraan lapis baja itu berhenti...

Pengakuan Belanda: Jalur Ciamis–Cirebon adalah Jalur Kematian

lintaspriangan.com, JEJAK HEROIK JABAR. Belanda datang dengan pasukan terlatih, kendaraan...

PRIANGAN TIMUR

CamGPT Cigalontang, Dekatkan 107 Layanan kepada Warga

lintaspriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. Dalam waktu sekitar 18 bulan, pengguna mingguan...

Kekeringan Ciamis Meluas, 8.513 Jiwa Terdampak di 21 Desa

lintaspriangan.com, BERITA CIAMIS. Kekeringan Ciamis terus meluas. Berdasarkan data...

Iming-iming Untung 10 Persen Berujung Petaka, 15 Warga Ciamis Jadi Korban

lintaspriangan.com, BERITA CIAMIS. Tawaran kerja sama bisnis yang menjanjikan...

Kebakaran Ponpes Nurul Huda Tasikmalaya, 1 Orang Santri Nekat Lompat Selamatkan Diri

lintaspriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. Kebakaran melanda Pondok Pesantren Nurul Huda...

Jambore Nasional XII Dimulai Besok, Kota Banjar Kirim Enam Regu ke Cibubur

lintaspriangan.com, BERITA BANJAR. Jambore Nasional XII akan dimulai di Bumi Perkemahan...

JAWA BARAT

SMK Go Global Dibuka 12–16 Agustus, Disnaker Kota Bogor Sebarkan Pendaftaran

lintaspriangan.com, BERITA BOGOR. Pendaftaran tahap pertama SMK Go Global resmi...

RSUD Waled Jadwalkan Cek Gula Darah Gratis 13 Agustus

lintaspriangan.com, BERITA CIREBON. RSUD Waled Kabupaten Cirebon dijadwalkan menggelar cek...

Hari UMKM Nasional, Catatan UMKM Majalengka Naik Tajam Sejak 2022

lintaspriangan.com, BERITA MAJALENGKA. Momentum Hari UMKM Nasional yang diperingati Rabu,...

Hari Anak Nasional Kota Bandung, SIMOLANA dan SINARA Masuk Agenda Peluncuran

lintaspriangan.com, BERITA BANDUNG. Peringatan Hari Anak Nasional ke-42 tingkat Kota Bandung...

Gerhana Matahari Total 12 Agustus Tak Terlihat dari Jabar, Mulai 22.34 WIB

lintaspriangan.com, BERITA JABAR. Gerhana Matahari Total terjadi mulai Rabu malam, 12...

Jalan Pasirhuni-Jingkang Dilanjutkan, Rp1,5 Miliar untuk 1,2 Kilometer

lintaspriangan.com, BERITA SUMEDANG. Pemerintah Kabupaten Sumedang memulai lanjutan perbaikan Jalan...

Uji Emisi Bandung Gratis Targetkan 500 Kendaraan per Hari

lintaspriangan.com, BERITA BANDUNG. Program uji emisi Bandung digelar gratis mulai...

Gelombang Tinggi Jawa Barat Capai 4 Meter, Lima Perairan Selatan Diwaspadai

lintaspriangan.com, BERITA JABAR. Gelombang tinggi Jawa Barat berpotensi mencapai 2,5 hingga...

Olahraga

Popular Categories