Ciamis Kota Terbersih ASEAN, Tasikmalaya Gagap Urus Sampah

lintaspriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. Kontras yang mencolok terpampang di perbatasan dua daerah di Priangan Timur. Kabupaten Ciamis, yang awal bulan lalu dinobatkan sebagai “The 6th ASEAN Environmentally Sustainable Cities (ESC) Award and 5th Certificates of Recognition (CoR)” kategori kota kecil terbersih (Clean Land). Penghargaan bergengsitingkat Asia Tenggara itu diumumkan dalam forum 18th ASEAN Ministerial Meeting on The Environment (AMME) di Langkawi, Malaysia pada 2-3 September 2025. Sementara daerah tetangganya, yang berbatasan langsung dengan Kabupaten Ciamis, yakni Kota Tasikmalaya justru mempertontonkan wajah yang sebaliknya: sampah yang menumpuk, bau menyengat, dan tata kelola yang gagap.

Ciamis berhasil menjaga konsistensi penanganan sampah melalui sistem bank sampah, pengelolaan berbasis masyarakat, hingga regulasi yang didukung penuh oleh pemerintah daerah. Tak heran, penghargaan prestisius ASEAN ESC Award itu menjadi bukti pengakuan regional atas kerja keras yang konsisten.

Berbeda jauh dengan tetangganya, Kota Tasikmalaya yang menyandang status sebagai pusat Priangan Timur ini justru gagal menjadikan sampah sebagai prioritas. Berulang kali persoalan sampah menjadi keluhan masyarakat, mulai dari TPS liar yang tak kunjung ditertibkan, armada pengangkut yang tak memadai, hingga lokasi TPA yang kerap menimbulkan polemik.

Pantauan wartawan pada Minggu (07/09/2029) di kawasan Jalan Mancogeh menuju Perum Cisalak memperlihatkan kenyataan pahit: tumpukan sampah menyesaki pinggir jalan, dibiarkan begitu saja hingga mengganggu pejalan kaki dan pengguna jalan. Ironisnya, menurut seorang warga Cisalak yang enggan disebut namanya, banyak pejabat Kota Tasikmalaya yang kerap berlari pagi , melintasi Perum Cisalak, seolah tak menyadari atau pura-pura tidak melihat problem yang menggunung di hadapannya.

“Pak Wali Viman pun saya pernah lihat lewat ke Cisalak, lari pagi,” terang warga tersebut.

Kondisi ini kian menohok ketika mengingat reputasi Tasikmalaya sebagai pusat kegiatan ekonomi, pendidikan, dan kebudayaan di Priangan Timur. Alih-alih menjadi teladan bagi daerah sekitar, kota ini justru memperlihatkan wajah muram, gagal mengurus masalah paling mendasar, yakni kebersihan lingkungan.

Lebih jauh, publik pun mempertanyakan prioritas pembangunan yang dijalankan Pemerintah Kota Tasikmalaya. Di tengah sampah yang tak kunjung terurus, pemerintah kota justru bersikeras melanjutkan pembangunan rumah dinas wali kota yang menelan anggaran miliaran rupiah. Hal ini diperparah dengan kualitas perencanaan pembangunan yang masih sangat memancing ruang perdebatan. Bagaimana tidak, ketika sampah menggunung, konsumsi belanja kertas di Bappelitbangda justru menunjukkan angka tidak logis. Realitas ini semakin menguatkan kesan, perencanaan kota ini belum berpihak pada kepentingan publik.

Jika bertahun-tahun persoalan sampah tidak kunjung menjadi prioritas, pertanyaan besar pun muncul: untuk siapa sebenarnya perencanaan pembangunan kota ini dijalankan, untuk kepentingan masyarakat luas, atau sekadar demi kenyamanan pejabatnya? (Lintas Priangan/AA)

JEJAK HEROIK JABAR

Dingo Belanda Tumbang di Tangan Pejuang Karangresik

lintaspriangan.com, JEJAK HEROIK JABAR. Roda-roda kendaraan lapis baja itu berhenti...

Pengakuan Belanda: Jalur Ciamis–Cirebon adalah Jalur Kematian

lintaspriangan.com, JEJAK HEROIK JABAR. Belanda datang dengan pasukan terlatih, kendaraan...

Perlawanan Pelajar Ciamis Bikin Belanda Kewalahan

lintaspriangan.com, JEJAK HEROIK JABAR. Pada 1947, sejumlah pelajar Ciamis berangkat bukan...

Ade Hendar: Tasikmalaya Bukan Tempat Mengungsi, tapi Pusat Kendali

lintaspriangan.com, JEJAK HEROIK JABAR. Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kota...

Di Tengah Kecamuk Perang, Payung Geulis Tetap Dilukis

lintaspriangan.com, JEJAK HEROIK JABAR. Pada 28 Juni 1948, beberapa perajin di...

PRIANGAN TIMUR

Kapolsek Cibatu Garut Pecahkan Botol Miras di Depan Pedagang, 308 Botol Disita Polisi

lintaspriangan.com, BERITA GARUT. Aksi Kapolsek Cibatu Garut, AKP Amirudin...

Dua Tasik, Dua Irama: Kabupaten Ngegas, Kota Gak Jelas?

lintaspriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. Erwin Rianto Nugraha melintasi batas administrasi untuk menaiki...

Pajak Daerah via QRIS di Kota Banjar Digelar 11–17 Agustus 2026

lintaspriangan.com, BERITA BANJAR. Program pajak daerah via QRIS di Kota...

Pelayanan Keliling Akta Disdukcapil Tasikmalaya Hadir di Cigalontang 11 Agustus

lintaspriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten...

Gelombang Pangandaran Masuk Kategori Tinggi Sepanjang 11 Agustus, Capai 3,5 Meter

lintaspriangan.com, BERITA PANGANDARAN. Gelombang Pangandaran berada pada kategori tinggi pada...

JAWA BARAT

Peredaran Tramadol di Cianjur Gunakan Peta Digital, Polisi Bongkar Modus Transaksi Sistem Tempel

lintaspriangan.com, BERITA CIANJUR – Peredaran obat keras terbatas di...

Larangan Knalpot Brong di Jabar, Sejauh Mana Penertibannya?

lintaspriangan.com, BERITA JAWA BARAT. Penertiban knalpot brong di Jabar...

Ekonomi Jabar Tumbuh 5,73 Persen, Siapa Menikmati?

lintaspriangan.com, BERITA JABAR. Ekonomi Jabar tumbuh 5,73 persen pada triwulan...

Batu Karas Surf Festival: Berselancar di Atas Gelombang 2,9 Meter Pangandaran

lintaspriangan.com, BERITA PANGANDARAN. Batu Karas Surf Festival memasuki hari kedua...

Kali Cileungsi Tercemar, Dampaknya Mengalir hingga Bekasi

lintaspriangan.com, BERITA BEKASI. Kali Cileungsi tercemar. Hasil pengujian laboratorium menemukan sejumlah...

Terungkap! Vendor Proyek SixNine Padel Tebang 10 Pohon Demi Videotron

lintaspriangan.com, BERITA BANDUNG – Fakta baru terungkap dalam kasus...

Jelang Reaktivasi Bandara Husein, KDM Siapkan Wajah Baru Cihampelas Bandung

lintaspriangan.com, BERITA BANDUNG. Kawasan Cihampelas, salah satu ikon wisata...

Terungkap! Dugaan Pencabulan Murid Sukabumi oleh Oknum Guru Ngaji.

lintaspriangan.com, BERITA SUKABUMI – Kasus Pencabulan Murid Sukabumi yang...

Olahraga

Popular Categories