lintaspriangan.com, REFERENSI PRIANGAN. Ekonomi Kabupaten Ciamis pada tahun 2025 tumbuh positif. Berdasarkan publikasi Kabupaten Ciamis Dalam Angka 2026, Produk Domestik Regional Bruto atau PDRB Kabupaten Ciamis atas dasar harga berlaku tercatat sebesar Rp46.592,84 miliar atau sekitar Rp46,59 triliun.
Sementara itu, PDRB atas dasar harga konstan 2010 tercatat sebesar Rp27.777,11 miliar. Laju pertumbuhan ekonomi Kabupaten Ciamis pada 2025 mencapai 5,37 persen. Angka ini lebih tinggi dibandingkan 2024 yang sebesar 4,97 persen.
PDRB Ciamis Tembus Rp46,59 Triliun
PDRB menjadi salah satu indikator utama untuk membaca ukuran ekonomi suatu daerah. PDRB atas dasar harga berlaku menunjukkan nilai ekonomi berdasarkan harga tahun berjalan, sedangkan PDRB atas dasar harga konstan digunakan untuk membaca pertumbuhan ekonomi secara riil.
Dalam lima tahun terakhir, PDRB Kabupaten Ciamis atas dasar harga berlaku terus meningkat. Pada 2021, nilainya sebesar Rp33.688,05 miliar. Pada 2022 naik menjadi Rp36.773,71 miliar. Pada 2023 menjadi Rp39.841,04 miliar. Pada 2024 naik lagi menjadi Rp43.236,85 miliar. Kemudian pada 2025 mencapai Rp46.592,84 miliar.
Berikut ringkasan PDRB Kabupaten Ciamis atas dasar harga berlaku:
| Tahun | PDRB Harga Berlaku |
|---|---|
| 2021 | Rp33.688,05 miliar |
| 2022 | Rp36.773,71 miliar |
| 2023 | Rp39.841,04 miliar |
| 2024 | Rp43.236,85 miliar |
| 2025 | Rp46.592,84 miliar |
Dari sisi pertumbuhan, ekonomi Kabupaten Ciamis juga menunjukkan penguatan. Pada 2021, pertumbuhan ekonomi Ciamis tercatat 3,66 persen. Pada 2022 naik menjadi 5,02 persen. Pada 2023 sebesar 4,99 persen. Pada 2024 sebesar 4,97 persen. Lalu pada 2025 meningkat menjadi 5,37 persen.
Peningkatan ini memberi gambaran bahwa aktivitas ekonomi Ciamis bergerak lebih cepat dibandingkan tahun sebelumnya. Namun, pertumbuhan ekonomi tetap perlu dibaca bersama indikator lain seperti kemiskinan, ketenagakerjaan, pengeluaran penduduk, dan pemerataan antarwilayah. Sebab ekonomi bisa tumbuh di grafik, tetapi yang paling penting adalah terasa di warung, sawah, pasar, dan rumah warga.
Pertanian Masih Jadi Sektor Terbesar
Struktur ekonomi Kabupaten Ciamis pada 2025 masih didominasi sektor pertanian, kehutanan, dan perikanan. Sektor ini menyumbang 21,76 persen terhadap PDRB Kabupaten Ciamis.
Posisi berikutnya ditempati sektor perdagangan besar dan eceran serta reparasi mobil dan sepeda motor dengan kontribusi 20,02 persen. Setelah itu ada transportasi dan pergudangan sebesar 14,73 persen, konstruksi 8,34 persen, dan industri pengolahan 7,04 persen.
Berikut sektor ekonomi terbesar di Kabupaten Ciamis pada 2025:
| Sektor Ekonomi | Kontribusi terhadap PDRB |
|---|---|
| Pertanian, kehutanan, dan perikanan | 21,76 persen |
| Perdagangan besar dan eceran; reparasi mobil dan sepeda motor | 20,02 persen |
| Transportasi dan pergudangan | 14,73 persen |
| Konstruksi | 8,34 persen |
| Industri pengolahan | 7,04 persen |
Data ini menunjukkan karakter ekonomi Ciamis yang masih kuat ditopang sektor primer dan ekonomi rakyat. Pertanian tetap menjadi tulang punggung, sementara perdagangan menjadi penggerak aktivitas pasar, UMKM, distribusi barang, dan konsumsi masyarakat.
Dari sisi pertumbuhan sektoral, pertanian, kehutanan, dan perikanan tumbuh 10,85 persen pada 2025. Sektor jasa perusahaan tumbuh 9,47 persen, penyediaan akomodasi dan makan minum tumbuh 8,48 persen, jasa kesehatan dan kegiatan sosial tumbuh 7,19 persen, serta jasa lainnya tumbuh 6,57 persen.
Pertumbuhan sektor penyediaan akomodasi dan makan minum juga menarik untuk dicatat karena berkaitan dengan aktivitas kuliner, perjalanan, jasa, dan pariwisata lokal. Ini bisa menjadi pintu masuk untuk membaca data wisata Ciamis pada artikel berikutnya.
Ekonomi Kabupaten Ciamis pada 2025 tidak hanya bisa dibaca dari satu angka besar. PDRB Rp46,59 triliun dan pertumbuhan 5,37 persen memang penting, tetapi struktur sektornya lebih bercerita. Ciamis masih bertumpu pada pertanian, perdagangan, transportasi, konstruksi, dan industri pengolahan.
Bagi pemerintah daerah, data ekonomi ini dapat menjadi dasar untuk memperkuat sektor produktif, menjaga daya beli masyarakat, membuka lapangan kerja, dan mengembangkan nilai tambah pertanian. Bagi pelaku usaha, data ini bisa membantu membaca arah pasar. Bagi warga, data ini menunjukkan bahwa denyut ekonomi Ciamis bukan hanya ada di pusat kota, tetapi juga di desa, pasar, lahan pertanian, jalan distribusi, dan ruang-ruang usaha kecil.
Dengan pertumbuhan 5,37 persen pada 2025, ekonomi Kabupaten Ciamis menunjukkan gerak positif. Tantangannya adalah memastikan pertumbuhan itu tidak hanya besar di angka, tetapi juga merata di kehidupan masyarakat.
Kuis Piala Dunia 2026
Tebak dua tim finalis dan skor akhir. Tiga tebakan akurat dan tercepat berhak mendapatkan hadiah uang tunai. Total hadiah jutaan rupiah.
