Kas Ada, Tapi THR ASN Pemkot Tasikmalaya Belum Diputuskan, Ada Apa?

Lintas Priangan, BERITA TASIKMALAYA Kepastian pembayaran THR ASN Pemkot Tasikmalaya menjelang Hari Raya Idulfitri 2026 hingga kini masih menunggu keputusan final pemerintah daerah. Padahal, Wali Kota Tasikmalaya memastikan kondisi kas daerah sebenarnya tersedia.

Situasi ini memunculkan pertanyaan di kalangan aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota Tasikmalaya mengenai kapan keputusan resmi akan diumumkan.

Wali Kota Tasikmalaya, Viman Alfarizi Ramadhan, menyatakan bahwa pemerintah kota saat ini masih merumuskan skema pembayaran THR dengan mempertimbangkan kondisi fiskal daerah secara menyeluruh.

Menurutnya, pembahasan intensif masih terus dilakukan bersama Sekretaris Daerah serta Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD).

“Insyaallah tidak dalam waktu yang lama keputusannya akan ada. Kita sedang merumuskan strategi dengan berbagai kondisi fiskal yang ada,” ujar Viman usai menghadiri Musrenbang sektoral di lingkungan Diskominfo, Jumat (6/3/2026).

Kas Daerah Ada, Tapi Pemerintah Tidak Ingin Gegabah

Di tengah belum adanya keputusan resmi, pernyataan wali kota yang menyebut kas daerah tersedia menjadi perhatian tersendiri.

Viman menegaskan bahwa secara posisi keuangan, Pemerintah Kota Tasikmalaya sebenarnya memiliki dana yang cukup. Namun pemerintah tidak ingin mengambil keputusan pengeluaran anggaran secara tergesa-gesa tanpa perhitungan yang matang.

Menurutnya, pengelolaan keuangan daerah harus dilakukan dengan strategi yang tepat agar tidak menimbulkan masalah fiskal di kemudian hari.

“Posisi uang ada. Intinya strategi yang kita gunakan seperti apa untuk menangani fiskal Kota Tasikmalaya,” kata dia.

Pemerintah kota saat ini tengah memaksimalkan pengelolaan sumber daya keuangan yang tersedia, termasuk melakukan pengaturan manajemen kas agar pengeluaran tetap terkendali.

Langkah tersebut juga dimaksudkan untuk memastikan belanja daerah tetap berjalan tanpa mengganggu stabilitas anggaran.

Menjaga Tradisi Tanpa Pinjaman Daerah

Dalam kesempatan yang sama, Viman juga menyinggung satu fakta menarik mengenai kondisi fiskal Kota Tasikmalaya dibandingkan daerah lain di Jawa Barat.

Menurutnya, hingga saat ini Kota Tasikmalaya menjadi salah satu daerah yang belum pernah mengambil pinjaman daerah.

“Secara informasi, di Jawa Barat mungkin Kota Tasikmalaya satu-satunya daerah yang belum minjam uang. Itu sesuatu yang kita jaga,” ujarnya.

Di tengah banyaknya pemerintah daerah yang mulai memanfaatkan skema pinjaman untuk menutup kebutuhan anggaran atau mendukung pembangunan, sikap tersebut dinilai sebagai upaya menjaga kesehatan fiskal daerah.

Langkah ini sekaligus menunjukkan kehati-hatian pemerintah kota dalam mengelola keuangan.

Momentum Membenahi Tata Kelola Fiskal

Viman menilai dinamika fiskal yang tengah dihadapi berbagai daerah justru menjadi momentum bagi pemerintah kota untuk memperbaiki tata kelola keuangan.

Menurutnya, pengelolaan anggaran harus semakin disiplin agar setiap pengeluaran benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat.

“Ini momen yang tepat untuk menata pengelolaan keuangan. Kita pastikan tata kelola keuangan dan prosesnya juga lebih baik,” ujarnya.

Pendekatan ini juga menjadi bagian dari strategi jangka panjang pemerintah kota dalam menjaga stabilitas fiskal daerah.

Pinjaman Bukan Tabu, Tapi Harus Produktif

Meski hingga kini belum pernah memanfaatkan pinjaman daerah, Viman menegaskan bahwa pemerintah kota bukan berarti sepenuhnya menutup opsi tersebut.

Namun jika suatu saat pinjaman dilakukan, dana tersebut harus digunakan untuk kegiatan yang bersifat produktif.

“Bukan anti minjam. Kalau ada pinjaman, harus untuk yang produktif, investasi. Bukan untuk belanja yang habis begitu saja,” tegasnya.

Karena itu, dalam konteks pembayaran THR ASN Pemkot, pemerintah kota saat ini memilih fokus pada pengelolaan kas yang ada dibandingkan menambah sumber pembiayaan baru.

Strategi “Rem dan Gas” Anggaran

Untuk sementara, strategi yang ditempuh Pemerintah Kota Tasikmalaya adalah mengatur ritme pengeluaran anggaran secara selektif.

Pendekatan ini sering disebut sebagai strategi “rem dan gas” anggaran, yaitu menahan sebagian belanja yang belum mendesak, namun tetap memastikan kebutuhan publik tetap terpenuhi.

Melalui strategi tersebut, pemerintah berharap dapat menjaga keseimbangan antara kewajiban pembayaran THR ASN Pemkot dan keberlanjutan kondisi fiskal daerah.

Keputusan final mengenai pembayaran THR diperkirakan akan diumumkan dalam waktu dekat setelah pembahasan bersama TAPD selesai dilakukan. (HS)

Haornas ke 43 Ciamis - lintas priangan

Haornas ke-43 di Ciamis, Warga Diajak Tidak ‘Mager’

lintaspriangan.com, BERITA CIAMIS. Olahraga tidak harus selalu identik dengan pertandingan, latihan berat atau mengejar prestasi. Berjalan kaki, bersepeda hingga sekadar menyediakan waktu untuk bergerak...

JEJAK HEROIK JABAR

Membuka Jejak Pejuang Tionghoa di Cirebon

lintaspriangan.com, JEJAK HEROIK JABAR. Ada satu kalimat pendek dalam arsip...

Taktik Buaya Mangap Pejuang Cirebon Bikin Belanda Kocar-kacir

lintaspriangan.com, JEJAK HEROIK JABAR. Jembatan-jembatan menuju Bantarjati tampak seperti sedang...

Selama 5 Bulan, Markas Belanda Digempur Pejuang Cikatomas

lintaspriangan.com, JEJAK HEROIK JABAR. Ketika malam turun di wilayah selatan...

Pesantren Langkaplancar yang Berubah Menjadi Markas Laskar

lintaspriangan.com, JEJAK HEROIK JABAR. Jauh dari pantai yang kini menjadi...

Dari Perlindungan 1947 hingga Harmony Award 2025

lintaspriangan.com, JEJAK HEROIK JABAR. Bensin telah diletakkan di dekat rumah-rumah warga...

PRIANGAN TIMUR

Kebakaran Rumah di Panjalu, Pemilik Alami Luka Bakar 75 Persen

lintaspriangan.com, BERITA CIAMIS. Kebakaran Rumah di Panjalu menghanguskan sebuah...

Haornas ke-43 di Ciamis, Warga Diajak Tidak ‘Mager’

lintaspriangan.com, BERITA CIAMIS. Olahraga tidak harus selalu identik dengan...

Logo Hari Jadi Tasikmalaya Dipilih dari 55 Karya, Abdul Hasim Jadi Pemenang

lintaspriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. Logo Hari Jadi Tasikmalaya ke-25 resmi menggunakan karya...

Kebakaran Bojonggambir Hanguskan Tiga Rumah, Kerugian Ditaksir Rp185 Juta

lintaspriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. Kebakaran Bojonggambir menghanguskan tiga rumah panggung di Kampung...

Kejurda Drag Bike Masuk Hari Kedua di Tasikmalaya, Empat Kelas Jadi Perebutan Poin

lintaspriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. Kejurda Drag Bike Jawa Barat 2026 Putaran 2...

JAWA BARAT

Gara-gara Pilkades, Ruang Bupati Bekasi Digembok Massa

lintaspriangan.com, BERITA BEKASI. Suasana menjelang pelaksanaan Pilkades Kabupaten Bekasi...

PPPK Kementerian PU Tanam Ganja, Alasannya Bikin Geleng Kepala

lintaspriangan.com, BERITA BANDUNG. Sulit mendapatkan ganja membuat seorang pegawai...

Danny Setiawan Berpulang, Dedi Mulyadi Kenang Jejaknya di Jabar

lintaspriangan.com, BERITA JAWA BARAT. Kabar duka datang dari Jawa...

Tambang Karawang Ditutup setelah Tiga Peringatan, Empat Syarat Harus Dipenuhi

lintaspriangan.com, BERITA KARAWANG. Pemerintah Provinsi Jawa Barat menutup operasional tambang Karawang...

Kebakaran Pabrik Losarang Padam Setelah Penanganan Berjam-jam, Penyebab Belum Dipastikan

lintaspriangan.com, BERITA INDRAMAYU. Kebakaran pabrik Losarang melanda Gedung 3 PT Food...

Pendakian Gunung Gede Pangrango Masih Ditutup, Belum Ada Jadwal Pembukaan

lintaspriangan.com, BERITA CIANJUR. Pendakian Gunung Gede Pangrango masih berada...

Rute Medan-Bandung Dibuka, 140 Penumpang Turun di Bandara Husein

lintaspriangan.com, BERITA BANDUNG. Rute Medan-Bandung yang dilayani Super Air Jet...

Pocari Run Bandung Diikuti 15 Ribu Pelari, Jalan Buka-Tutup Mulai Pukul 05.00 WIB

lintaspriangan.com, BERITA BANDUNG. Pocari Run Bandung mulai digelar Sabtu, 19...

Olahraga

Popular Categories