Ironi Tingkat Dewa: Skor IPP DPRD Kabupaten Tasikmalaya Cuma 0,98

lintaspriangan.com, TAJUK LINTAS. Ironi itu kini punya angka. Berdasarkan Keputusan Bupati Tasikmalaya tentang Indeks Pelayanan Publik Perangkat Daerah hasil Pemantauan dan Evaluasi Kinerja Penyelenggaraan Pelayanan Publik (PEKPPP) Mandiri Tahun 2025, Sekretariat DPRD Kabupaten Tasikmalaya tercatat meraih skor IPP 0,98 dengan kategori F (gagal). Dokumen resmi yang ditetapkan di Singaparna tersebut memuat pemeringkatan 69 perangkat daerah, dan menempatkan unit layanan di rumah lembaga pengawasan itu di barisan terbawah—sebuah kontras yang sulit diabaikan di tengah mandat DPRD sebagai pengawal legislasi, anggaran, dan pengawasan daerah.

ipp

Apa Itu Indeks Pelayanan Publik

Indeks Pelayanan Publik (IPP) merupakan instrumen evaluasi kinerja layanan yang digunakan pemerintah untuk menilai mutu penyelenggaraan pelayanan publik pada perangkat daerah. Penilaian IPP tidak berhenti pada “ramah atau tidaknya loket”, melainkan menakar fondasi tata kelola: kebijakan pelayanan, profesionalisme SDM, konsultasi dan pengaduan, sistem informasi pelayanan publik, serta inovasi pelayanan.

Baca juga: SWAKKA Dukung DPRD Kabupaten Tasikmalaya Perjuangkan Transparansi

Kelima aspek itu adalah tulang punggung pelayanan modern—menentukan apakah layanan hadir sebagai sistem yang mudah diakses, transparan, responsif, dan berkelanjutan. Dalam praktiknya, IPP menjadi cermin: ia memantulkan seberapa jauh kebijakan diterjemahkan menjadi layanan nyata, seberapa siap SDM menjalankan peran, seberapa terbuka kanal pengaduan, seberapa informatif sistem informasi, dan seberapa hidup inovasi.

Nilai IPP DPRD Kabupaten Tasikmalaya Hancur

Di sinilah ironi mencapai puncaknya. Skor IPP 0,98 (F/gagal) pada Sekretariat DPRD Kabupaten Tasikmalaya berarti kegagalan hampir menyeluruh pada aspek-aspek yang justru menopang fungsi DPRD.
Pertama, kebijakan pelayanan. DPRD menjalankan fungsi legislasi—membentuk aturan dan memastikan hak publik atas layanan dan informasi. Namun, nilai IPP di bawah satu menunjukkan dukungan layanan kebijakan di rumahnya sendiri tak memenuhi standar minimum.

Baca juga: Banjar-Ciamis Berani Pangkas Tunjangan DPRD, Apa Kabar Tasikmalaya?

Kedua, profesionalisme SDM dan inovasi pelayanan. Keduanya terkait langsung dengan fungsi anggaran—bagaimana belanja publik menjelma menjadi kapasitas manusia dan pembaruan layanan. Skor 0,98 memotret jurang antara anggaran yang dibahas dan kualitas layanan yang dihasilkan.
Ketiga, konsultasi dan pengaduan serta sistem informasi pelayanan publik. Inilah jantung fungsi pengawasan—mendengar publik, merespons keluhan, membuka data, dan memastikan akuntabilitas. Ketika aspek-aspek ini dinilai gagal, publik berhak bertanya: pengawasan seperti apa yang bekerja tanpa kanal layanan yang layak?

Kontrasnya kian telanjang bila menengok daftar yang sama. Sejumlah puskesmas di Tasikmalaya meraih predikat A (Pelayanan Prima), sementara unit layanan di rumah lembaga pengawasan justru terpuruk. Bukan untuk membandingkan apel dengan jeruk, melainkan untuk menunjukkan bahwa standar itu ada dan bisa dicapai—bahkan oleh unit layanan yang berhadapan langsung dengan kebutuhan warga setiap hari.

Baca juga: Ahmadiyah di Tasikmalaya “Barebas”, Ke Mana Fungsi Legislasi DPRD?

Editorial ini tidak sedang menuding niat, apalagi menghakimi individu. Angka IPP sudah cukup berbicara. Ia menegaskan sebuah paradoks: fungsi pengawasan berjalan secara konstitusional, tetapi pelayanan pendukungnya runtuh secara administratif. Demokrasi lokal mungkin tetap berdenyut di ruang sidang, namun denyut layanan publiknya tertinggal jauh di belakang.

Pada akhirnya, IPP DPRD Kabupaten Tasikmalaya dengan skor 0,98 adalah peringatan keras—bukan hanya tentang kualitas pelayanan, melainkan tentang konsistensi antara mandat dan praktik. Ketika rumah pengawasan gagal melayani, yang dipertaruhkan bukan sekadar reputasi birokrasi, melainkan kepercayaan publik. Dan di titik inilah ironi itu layak disebut: tingkat dewa. (HS)

JEJAK HEROIK JABAR

Membuka Jejak Pejuang Tionghoa di Cirebon

lintaspriangan.com, JEJAK HEROIK JABAR. Ada satu kalimat pendek dalam arsip...

Taktik Buaya Mangap Pejuang Cirebon Bikin Belanda Kocar-kacir

lintaspriangan.com, JEJAK HEROIK JABAR. Jembatan-jembatan menuju Bantarjati tampak seperti sedang...

Selama 5 Bulan, Markas Belanda Digempur Pejuang Cikatomas

lintaspriangan.com, JEJAK HEROIK JABAR. Ketika malam turun di wilayah selatan...

Pesantren Langkaplancar yang Berubah Menjadi Markas Laskar

lintaspriangan.com, JEJAK HEROIK JABAR. Jauh dari pantai yang kini menjadi...

Dari Perlindungan 1947 hingga Harmony Award 2025

lintaspriangan.com, JEJAK HEROIK JABAR. Bensin telah diletakkan di dekat rumah-rumah warga...

PRIANGAN TIMUR

155 Becak Listrik Gratis Disalurkan ke Pengayuh Becak Ciamis

lintaspriangan.com, BERITA CIAMIS. Sebanyak 155 pengayuh becak di Kabupaten...

Tinggal di Rumah Tidak Layak Huni, Pengamen Pasar Sukamukti Berharap Bantuan Renovasi

lintaspriangan.com, BERITA CIAMIS. Bertahun-tahun hidup dengan kondisi ekonomi terbatas...

Hari Terakhir Pangandaran Airshow 2026, Pesawat Peserta Kembali ke Basis

lintaspriangan.com, BERITA PANGANDARAN. Pangandaran Airshow 2026 memasuki hari terakhir penyelenggaraan pada...

Pengamanan Green Canyon Diperkuat, Kapolda Jabar Cek Kesiapan Personel

lintaspriangan.com, BERITA PANGANDARAN. Pengamanan Green Canyon di Kabupaten Pangandaran menjadi perhatian...

Karhutla Tasikmalaya Diwaspadai, BMKG Tetapkan Siaga Kekeringan

lintaspriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. Risiko karhutla Tasikmalaya menjadi perhatian pada Minggu, 6...

JAWA BARAT

Bandara Husein Sastranegara Ditutup akibat Abu Anak Krakatau, Estimasi hingga Pukul 16.00 WIB

lintaspriangan.com, BERITA BANDUNG. Operasional Bandara Husein Sastranegara di Kota Bandung...

200 Becak Listrik Cirebon Dibagikan, Pemkot Siapkan Dukungan Pengisian Daya

lintaspriangan.com, BERITA CIREBON. Sebanyak 200 unit becak listrik Cirebon telah...

Kebakaran Lahan Jawa Barat Capai 228,07 Hektare, Sukabumi Terluas

lintaspriangan.com, BERITA JAWA BARAT. Luas kebakaran lahan Jawa Barat mencapai 228,07...

Persib vs PSM di GBLA, 2.505 Personel Disiagakan dan Tiga Titik Disekat

lintaspriangan.com, BERITA PERSIB. Sebanyak 2.505 personel disiagakan untuk mengamankan pertandingan...

Pendakian Gunung Ciremai Ditutup Mulai 6 September untuk Cegah Karhutla

lintaspriangan.com, BERITA KUNINGAN. Seluruh jalur pendakian Gunung Ciremai di wilayah...

Dentuman Misterius Bandung, Badan Geologi Kaitkan Anak Krakatau, BMKG Sebut Skyquake

lintaspriangan.com, BERITA BANDUNG. Misteri suara dentuman misterius Bandung yang...

Angin Kencang Jawa Barat Berpotensi Terjadi 5–6 September, BMKG Ingatkan Pohon Tumbang

lintaspriangan.com, BERITA JAWA BARAT. Potensi angin kencang Jawa Barat masih...

Jembatan Pemkot Cimahi Ditargetkan Dibuka untuk Motor 5 September, Masih Tunggu Pemeriksaan

lintaspriangan.com, BERITA BANDUNG. Jembatan Pemkot Cimahi di Jalan Raden Demang...

Olahraga

Popular Categories