Peringati Harlah Pancasila, Kesbangpol Kota Tasikmalaya Tanam Pohon di Lingkungan Kantor

lintaspriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kota Tasikmalaya memperingati Hari Lahir Pancasila, Senin, 1 Juni 2026, dengan cara sederhana tetapi sarat makna. Bukan hanya melalui seremoni, Kesbangpol memilih menanam pohon di lingkungan kantornya.

Kegiatan tersebut dipimpin langsung Kepala Badan Kesbangpol Kota Tasikmalaya, Drs. Ade Hendar, M.M. Penanaman pohon itu menjadi penanda bahwa Pancasila tidak cukup hanya dibacakan, tetapi juga perlu dibumikan dalam tindakan nyata.

Kegiatan ini juga menjadi ruang kebersamaan berbagai unsur kebangsaan di Kota Tasikmalaya. Sejumlah tokoh hadir dalam agenda tersebut, antara lain Ketua Pemuda Pancasila, Ketua Satma PP, Ketua Forum Pembauran Kebangsaan atau FPK, Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama atau FKUB, Ketua Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat atau FKDM, Ketua Purna Paskibraka Indonesia atau PPI, Ketua Persatuan Wredatama Republik Indonesia atau PWRI, serta para purna paskibraka.

Dalam kegiatan itu, Kaban Kesbangpol Kota Tasikmalaya Drs. Ade Hendar, M.M. juga didampingi para kepala bidang di lingkungan Badan Kesbangpol.

Ade Hendar mengatakan, penanaman pohon sengaja dipilih sebagai simbol bahwa nilai Pancasila harus tumbuh dalam kehidupan sehari-hari. Menurutnya, Pancasila tidak boleh berhenti sebagai hafalan, slogan, atau seremoni tahunan.

“Menanam pohon pada Hari Lahir Pancasila adalah cara sederhana untuk mengingatkan kita semua bahwa nilai kebangsaan harus berakar kuat. Pohon tidak tumbuh dalam sehari. Begitu juga persatuan, toleransi, gotong royong, dan kepedulian sosial. Semuanya harus ditanam, dirawat, dan dijaga bersama,” ujar Ade Hendar.

Pancasila Harus Berakar dalam Tindakan Nyata

Ade menjelaskan, peringatan Hari Lahir Pancasila tahun ini menjadi momentum untuk kembali meneguhkan nilai dasar kehidupan berbangsa. Tema peringatan tahun 2026, yakni “Pancasila Pemersatu Bangsa, Fondasi Perdamaian Dunia”, menurutnya sangat relevan dengan tantangan kehidupan masyarakat saat ini.

Ia menilai, persatuan tidak cukup hanya dikumandangkan dalam pidato. Persatuan harus hadir dalam perilaku, pelayanan, kepedulian sosial, dan kesediaan semua pihak untuk menjaga ruang bersama.

“Pancasila bukan hanya dibacakan dalam upacara, tetapi harus terlihat dalam cara kita memperlakukan sesama, memperlakukan lingkungan, dan memperlakukan masa depan. Ketika kita menanam pohon, kita sedang menanam harapan. Kita mungkin tidak langsung menikmati semua hasilnya hari ini, tetapi generasi berikutnya akan merasakan manfaatnya,” katanya.

Menurut Ade, menanam pohon bukan hanya urusan penghijauan. Di dalamnya terdapat pesan tentang gotong royong, tanggung jawab, kesabaran, dan keberlanjutan. Semua nilai itu, kata dia, memiliki kelindan kuat dengan Pancasila.

Ia juga mengibaratkan pohon sebagai gambaran kehidupan kebangsaan. Akar melambangkan dasar negara yang menguatkan bangsa. Batang menggambarkan keteguhan. Ranting dan daun mencerminkan keberagaman masyarakat Indonesia. Sementara keteduhan dan buah menjadi simbol manfaat yang harus diberikan kepada sesama.

“Pohon mengajarkan kita tentang kesabaran dan keberlanjutan. Pancasila pun begitu. Ia tidak boleh hanya hadir saat peringatan, tetapi harus menjadi napas dalam pelayanan, kebijakan, dan kehidupan sosial,” ujar Ade.

Kesbangpol Ajak Organ Kebangsaan Rawat Persatuan

Ade menegaskan, kerja merawat Pancasila tidak bisa dilakukan satu lembaga saja. Kesbangpol, kata dia, membutuhkan dukungan banyak pihak, terutama unsur kebangsaan, organisasi kemasyarakatan, tokoh masyarakat, tokoh agama, generasi muda, serta elemen yang selama ini ikut menjaga harmoni sosial di Kota Tasikmalaya.

Karena itu, kehadiran Ketua Pemuda Pancasila, Ketua Satma PP, Ketua FPK, Ketua FKUB, Ketua FKDM, Ketua PPI, Ketua PWRI, dan para purna paskibraka dalam kegiatan tersebut dinilai sebagai simbol kebersamaan. Semua unsur itu memiliki peran dalam menjaga ruang kebangsaan agar tetap teduh, sehat, dan tidak mudah terpecah.

“Kesbangpol tidak bisa bekerja sendirian. Menjaga Pancasila berarti menjaga ruang kebersamaan. Di situ ada tokoh agama, tokoh masyarakat, pemuda, organisasi kemasyarakatan, dan generasi muda. Semua memiliki peran,” tuturnya.

Ade berharap, kegiatan penanaman pohon tersebut tidak berhenti sebagai agenda simbolik. Pohon yang ditanam di sekitar kantor Kesbangpol diharapkan menjadi pengingat harian bagi aparatur dan masyarakat bahwa Pancasila harus terus dirawat.

“Kalau pohon dibiarkan, ia bisa kering. Kalau nilai Pancasila tidak dirawat, kehidupan sosial juga bisa kehilangan keteduhan. Karena itu, peringatan Hari Lahir Pancasila harus melahirkan tindakan kecil yang bermakna besar,” kata Ade.

Ia juga mengajak generasi muda untuk tidak memandang Pancasila sebagai sesuatu yang jauh dari kehidupan sehari-hari. Menurutnya, Pancasila hadir dalam hal-hal paling dekat, mulai dari saling menghormati, menjaga lingkungan, tidak mudah terprovokasi, hingga mau bekerja bersama demi kepentingan umum.

“Pancasila hidup ketika kita mau bergotong royong. Pancasila hidup ketika kita menjaga persaudaraan. Pancasila hidup ketika kita peduli pada lingkungan dan sesama. Dari satu pohon kecil ini, kita ingin menumbuhkan pesan besar: Indonesia kuat karena nilai-nilainya dirawat bersama,” ujarnya. (AS)

Kasus pelecehan seksual Brebes - lintas priangan

Ketika Kamera HP Salah Arah: Kasus di Brebes Jadi Pengingat Soal...

lintaspriangan.com, BERITA NASIONAL. Datang ke pertandingan olahraga mestinya untuk menonton permainan, mendukung tim, atau sekadar menikmati keramaian, bukan dijadikan kesempatan untuk berbuat kasus pelecehan...

JEJAK HEROIK JABAR

Membuka Jejak Pejuang Tionghoa di Cirebon

lintaspriangan.com, JEJAK HEROIK JABAR. Ada satu kalimat pendek dalam arsip...

Taktik Buaya Mangap Pejuang Cirebon Bikin Belanda Kocar-kacir

lintaspriangan.com, JEJAK HEROIK JABAR. Jembatan-jembatan menuju Bantarjati tampak seperti sedang...

Selama 5 Bulan, Markas Belanda Digempur Pejuang Cikatomas

lintaspriangan.com, JEJAK HEROIK JABAR. Ketika malam turun di wilayah selatan...

Pesantren Langkaplancar yang Berubah Menjadi Markas Laskar

lintaspriangan.com, JEJAK HEROIK JABAR. Jauh dari pantai yang kini menjadi...

Dari Perlindungan 1947 hingga Harmony Award 2025

lintaspriangan.com, JEJAK HEROIK JABAR. Bensin telah diletakkan di dekat rumah-rumah warga...

PRIANGAN TIMUR

Pilkades Ciamis 2026 Pakai Sistem Digital, 40 Desa Hadapi Ujian Baru

lintaspriangan.com, BERITA CIAMIS. Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Serentak Kabupaten...

Kebakaran Pabrik Pengolahan Panahan di Purwadadi Ciamis, Diduga Tungku Oven Bocor

lintaspriangan.com, BERITA CIAMIS. Kebakaran melanda bangunan pabrik pengolahan panahan...

Gelombang Tinggi Jabar 2,5–4 Meter Berlaku di Lima Perairan Selatan hingga Pukul 07.00

lintaspriangan.com, BERITA JAWA BARAT. Peringatan gelombang tinggi Jabar dengan ketinggian...

Jembatan Gantung Mertajaya Capai 82 Persen, Ditargetkan Rampung 3 November

lintaspriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. Pembangunan Jembatan Gantung Mertajaya di Kabupaten Tasikmalaya telah...

Voli Putri Desa Pasawahan Juara Liga Desa Piala Bupati Garut 2026

lintaspriangan.com, BERITA GARUT. Voli putri Desa Pasawahan dari Kecamatan Tarogong Kaler...

JAWA BARAT

1,96 Ton Beras Bantuan Pangan Cirebon Malah Menumpuk di Rumah Warga, Bantuan buat Siapa?

lintaspriangan.com, BERITA CIREBON. Beras bantuan pangan yang seharusnya berada...

Drama Sunda Palagan Bubat Tampil Lima Sesi di Bandung Hari Ini

lintaspriangan.com, BERITA BANDUNG. Drama Sunda Palagan Bubat dijadwalkan tampil dalam lima...

Sukabumi Expo 2026 Mulai 10 September, Job Fair Jadi Salah Satu Agenda

lintaspriangan.com, BERITA SUKABUMI. Sukabumi Expo 2026 dijadwalkan mulai berlangsung di Kabupaten...

Gelombang Tinggi Jabar 2,5–4 Meter Berlaku di Lima Perairan Selatan hingga Pukul 07.00

lintaspriangan.com, BERITA JAWA BARAT. Peringatan gelombang tinggi Jabar dengan ketinggian...

Dugaan Pencabulan oleh Guru SMAN 1 Pamanukan Subang, Siswa Sempat Gelar Aksi

lintaspriangan.com, BERITA SUBANG. Kasus dugaan pencabulan oleh guru...

Kebakaran TPA Galuga Terkendali, Pendinginan Jadi Fokus Penanganan

lintaspriangan.com, BERITA BOGOR. Penanganan kebakaran TPA Galuga di Kecamatan Cibungbulang, Kabupaten...

Data Bencana Jawa Barat: 863 Ribu Jiwa Terdampak hingga 9 September 2026

lintaspriangan.com, BERITA JAWA BARAT. Data bencana Jawa Barat hingga Rabu,...

Abu Vulkanik Anak Krakatau Bisa Sampai Bandung, Pemkot Siapkan Mitigasi

lintaspriangan.com, BERITA BANDUNG. Pemerintah Kota Bandung mulai menyiapkan langkah...

Olahraga

Popular Categories