Hari Santri di Kota Tasikmalaya, Momentum Kebersamaan untuk Semua

lintaspriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. Hari ini, Rabu 22 Oktober 2025, suasana kebersamaan terasa sangat kental di kota dengan julukan “Kota Santri” ini. Peringatan Hari Santri Nasional (HSN) di kota ini bukan sekadar seremoni keagamaan, melainkan menjadi arena kolaborasi seluruh lapisan masyarakat, mulai dari aparatur sipil negara (ASN), unsur kepolisian dan militer, pengusaha, hingga para santri dan warga umum. Momentum tersebut dilakukan bersamaan dengan peringatan HUT ke-24 Kota Tasikmalaya, sehingga semangatnya terasa berlapis dan makin meriah.

Kirab Santri dan Apel Akbar: Kebersamaan Tanpa Sekat

Puncak peringatan HSN di Kota Tasikmalaya berlangsung dengan apel akbar di Lapangan Wiradadaha yang dihadiri ribuan santri dari berbagai pondok pesantren. Menurut data dari salah satu sumber, diperkirakan sekitar 20 ribu santri telah mendaftar mengikuti apel besar tersebut. Setelah apel, acara dilanjutkan dengan kirab santri yang start dari stadion menuju pusat kota dan berakhir di Masjid Agung Kota Tasikmalaya.

Kirab yang diikuti oleh santri dari berbagai pondok tersebut juga menunjukkan kehadiran aktif unsur pemerintahan, kepolisian dan TNI yang turut menjaga kelancaran acara. Tak hanya itu, warga sekitar jalan yang dilalui kirab tampak antusias menyambut, menjadikan momen kebersamaan dengan nuansa publik yang kuat.

Semua Pihak Bergandengan Tangan

Dalam suasana peringatan ini, yang paling menyentuh adalah bagaimana berbagai pihak saling mengisi dan menunjukkan solidaritas. ASN dalam lingkup Pemkot Kota Tasikmalaya, anggota kepolisian dan TNI, organisasi masyarakat seperti pengurus pesantren, hingga pengusaha dan warga biasa semua hadir dalam ranah yang sama, merayakan sekaligus meneguhkan peran santri dalam pembangunan.

Wali Kota Tasikmalaya, Viman Alfarizi Ramadhan, dalam sambutannya menyatakan bahwa HSN bukan hanya hari peringatan tetapi momentum kebangkitan dan kontribusi santri terhadap kemajuan bangsa. “Santri harus menjadi pribadi yang berilmu, berakhlak, dan berdaya. Santri harus terus berinovasi dan mampu menjadi bagian dari solusi di setiap permasalahan masyarakat,” ujarnya.

Selain itu, Ketua Majelis Ulama Indonesia Kota Tasikmalaya, KH. Aminudin Bustomi, mengungkap bahwa rangkaian kegiatan telah dimulai sejak 20 Oktober-nya, meliputi lomba-lomba keagamaan dan seni antar-pesantren. Lomba seperti Musabaqah Qiraatul Kutub, musikalisasi Al-Quran dan lomba mahalul qiyam menjadi bagian dari rangkaian kegiatan.

Menyatukan Santri, Masyarakat, dan Kota

Tema nasional HSN tahun ini adalah “Mengawal Indonesia Merdeka Menuju Peradaban Dunia”, dan di Kota Tasikmalaya tema itu terasa hidup melalui aksi bersama, bukan hanya kalangan pesantren, melainkan seluruh komunitas kota.

Dengan bersatunya berbagai unsur dalam peringatan HSN, Kota Tasikmalaya menegaskan posisinya sebagai kota yang mampu menyatukan keberagaman (pesantren, ASN, aparat keamanan, pengusaha, dan warga umum) dalam satu getaran kebersamaan. Semangat ini sekaligus menjadi pengingat bahwa santri tidak hanya berada di ‘belakang’ ruang keagamaan, tetapi turut aktif di ruang publik: pembangunan sosial, ekonomi, dan budaya kota.

Peringatan HSN yang digelar bersamaan dengan HUT Kota Tasikmalaya membuat getarannya lebih terasa: bukan sekadar pawai atau upacara, tapi refleksi bersama tentang bagaimana kota dan santri bisa bersinergi. Bahwa sinergi itu kemudian menjadi pondasi kuat untuk masa depan Kota Tasikmalaya — yang menempatkan santri sebagai bagian tak terpisahkan dari identitas dan langkah kota ke depan.

Pembaca lokal Kota Tasikmalaya diimbau untuk memanfaatkan momentum ini: melihat bagaimana pesantren sebagai pusat moral dan keilmuan dapat lebih terbuka terhadap masyarakat luas; bagaimana ASN, polisi, TNI, pengusaha dan warga bersama-sama membangun ekosistem kota yang inklusif. Semoga peringatan Hari Santri di Kota Tasikmalaya bukan hanya seremonial tahunan, tetapi menjadi pemicu aksi nyata pemersatu, membawa Kota Tasikmalaya makin maju, bersama, selaras, dan berdaya. (GPS)

PRIANGAN TIMUR

Sambutan Bupati Ciamis, Herdiat Sunarya Akui Sempat Ingin Mundur

lintaspriangan.com, BERITA CIAMIS. Sambutan Bupati Ciamis Herdiat Sunarya saat...

Berhenti Saat Sambutan, Bupati Herdiat Tegur Bawahannya Gara-Gara Ini

lintaspriangan.com, BERITA CIAMIS. Momen tak biasa terjadi saat Bupati...

BPKPD Banjar Akui Dana Khusus Rp5,38 Miliar Dipakai Tidak Sesuai Peruntukan

lintaspriangan.com, BERITA BANJAR. Badan Pengelolaan Keuangan dan Pendapatan Daerah atau...

Sebanyak 98 Titik dan 27.825 Warga Terdampak Krisis Air Bersih Tasikmalaya

lintaspriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. Krisis air bersih mulai meluas di...

5 Berita Positif Kabupaten Ciamis Sepanjang Juli 2026

lintaspriangan.com, BERITA CIAMIS. Di tengah tekanan fiskal dan sejumlah persoalan yang...

JAWA BARAT

Pemprov Setop Tambang Kapur, Bagaimana Nasib 95 Industri Pengolahan?

lintaspriangan.com, BERITA BANDUNG. Hingga Rabu (29/7/2026), penghentian sementara produksi dan...

Tiga Bulan Warga Bogor Jadi Sandera di Somalia, Siapa Bertanggung Jawab?

lintaspriangan.com, BERITA BOGOR. Komisi I DPR RI pada Rabu (29/7/2026)...

Pilkades Sumedang Tak Sepenuhnya Digital, 337 TPS Tetap Manual

lintaspriangan.com, BERITA SUMEDANG. Pilkades Sumedang 2026 mulai memasuki babak digital....

32 Angkot Listrik Bandara Husein Masih Tunggu Lampu Hijau

lintaspriangan.com, BERITA BANDUNG. Sebanyak 32 angkot listrik Bandara Husein disiapkan...

Job Fair Bandung Barat: Ada Lowongan Kerja Dalam dan Luar Negeri

lintaspriangan.com, BERITA BANDUNG.  Job Fair Bandung Barat digelar di Aula...

Sekolah Nasional Terintegrasi, Apa Bedanya dari Sekolah Biasa?

Kabupaten Cianjur menjadi salah satu daerah yang mulai menjalankan...

Nyuhun Buhun Tiba di Ujung Genteng Sukabumi Hari Ini

lintaspriangan.com, BERITA SUKABUMI. Semangat pelestarian tradisi Sunda bertajuk nyuhun buhun...

Ribuan Buruh Bekasi Konvoi ke Kemendagri Hari Ini

lintaspriangan.com, BERITA BEKASI. Ribuan buruh Bekasi dijadwalkan menggelar konvoi sepeda...

Olahraga

Popular Categories