Pelajar Garut Terpapar Neo-Nazi, Bakesbangpol Tasikmalaya Antisipasi

lintaspriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. Kasus pelajar di Garut yang diamankan Densus 88 Anti Teror menjadi alarm serius bagi daerah penyangga di sekitarnya, termasuk Kota dan Kabupaten Tasikmalaya. Peristiwa itu terjadi pada Selasa malam, 23 Desember 2025, ketika tim Densus 88 melakukan penindakan terkait dugaan paparan paham ekstrem Neo-Nazi terhadap seorang pelajar asal Garut.

Berdasarkan informasi yang dihimpun wartawan, pelajar tersebut dijemput di Bandung, lalu dibawa ke Garut untuk menjalani asesmen. Setelah itu, aparat melakukan penggeledahan rumah yang bersangkutan di wilayah Kecamatan Garut Kota hingga larut malam, sekitar pukul 20.00 WIB sampai 23.30 WIB. Dalam penggeledahan tersebut, petugas mengamankan sejumlah barang bukti yang diduga berkaitan dengan paparan ideologi ekstrem dan potensi kekerasan.

Aparat kepolisian setempat membenarkan adanya pendampingan dalam kegiatan tersebut, sementara penanganan utama berada di bawah kewenangan Densus 88. Peristiwa ini sontak menyita perhatian publik Jawa Barat, terutama daerah yang berbatasan langsung dengan Garut, seperti Kota dan Kabupaten Tasikmalaya.

Bakesbangpol Kota Tasikmalaya Fokus Lindungi Pelajar dan Ruang Pendidikan

Menanggapi kasus pelajar di Garut tersebut, Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Kota Tasikmalaya, Drs. Ade Hendar, M.M., menegaskan bahwa pihaknya tidak ingin bersikap reaktif, melainkan antisipatif dan preventif. Menurutnya, Kota Tasikmalaya sebagai wilayah urban dengan mobilitas tinggi memiliki kerentanan tersendiri terhadap penyebaran paham ekstrem melalui ruang digital.

“Kasus pelajar di Garut menjadi pengingat bahwa radikalisme bisa menyasar siapa saja, termasuk anak-anak usia sekolah. Karena itu, langkah kami adalah memperkuat perlindungan terhadap pelajar dan lingkungan pendidikan,” ujar Ade Hendar saat dihubungi wartawan.

Bakesbangpol Kota Tasikmalaya, kata dia, telah berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan, aparat keamanan, serta unsur kewilayahan untuk melakukan pemetaan potensi kerawanan, terutama di sekolah menengah dan komunitas pemuda. Pendekatan yang diambil bukan dengan cara menakut-nakuti, melainkan melalui edukasi kebangsaan, penguatan nilai Pancasila, dan literasi digital.

“Anak-anak sekarang hidup di dunia yang nyaris tanpa batas. Kalau tidak dibekali filter kebangsaan dan nilai toleransi, mereka bisa terseret paham yang sama sekali tidak cocok dengan jati diri bangsa,” jelasnya.

Ia juga mengimbau para orang tua dan guru di Kota Tasikmalaya agar lebih peka terhadap perubahan perilaku anak, terutama dalam penggunaan media sosial dan pergaulan daring. “Laporkan jika ada indikasi. Lebih baik kita mencegah sejak awal daripada menyesal di kemudian hari,” tambahnya.

Kabupaten Tasikmalaya Perkuat Peran Desa dan Tokoh Masyarakat

Sementara itu, Kepala Bakesbangpol Kabupaten Tasikmalaya, Drs. Asep Darisman, M.M., menyampaikan bahwa pihaknya menempatkan pencegahan berbasis komunitas sebagai strategi utama. Kabupaten Tasikmalaya yang memiliki wilayah luas dengan karakter pedesaan dan pesantren dinilai membutuhkan pendekatan yang berbeda dengan wilayah perkotaan.

“Kami melihat kunci pencegahan ada di desa, keluarga, dan tokoh masyarakat. Mereka adalah garda terdepan dalam mendeteksi dan membina jika ada generasi muda yang mulai terpapar paham menyimpang,” kata Asep Darisman.

Bakesbangpol Kabupaten Tasikmalaya telah menginstruksikan jajaran kecamatan dan desa untuk meningkatkan koordinasi dengan tokoh agama, tokoh pemuda, serta pengelola pesantren. Pendekatan yang dilakukan, lanjut Asep, mengedepankan dialog, pembinaan, dan penguatan moderasi beragama, bukan stigmatisasi.

“Kasus pelajar di Garut ini jangan dilihat semata sebagai masalah hukum, tapi juga sebagai masalah sosial dan keluarga. Negara harus hadir untuk membina, bukan hanya menindak,” ujarnya.

Ia menambahkan, Kabupaten Tasikmalaya juga siap bekerja sama lintas wilayah dengan Kota Tasikmalaya dan aparat keamanan agar upaya pencegahan tidak berjalan sendiri-sendiri. “Paham seperti Neo-Nazi ini lintas batas. Maka respons kita juga harus lintas wilayah,” tegasnya.

Antisipasi Dini Demi Menjaga Tasikmalaya Tetap Kondusif

Kasus pelajar di Garut yang terpapar Neo-Nazi menjadi pelajaran penting bagi Tasikmalaya, baik kota maupun kabupaten. Meski tidak ditemukan kasus serupa di wilayah ini, langkah antisipasi dinilai perlu agar paham ekstrem tersebut tidak menyebar secara diam-diam melalui ruang digital dan pergaulan anak muda.

Baik Bakesbangpol Kota maupun Kabupaten Tasikmalaya sepakat bahwa pencegahan harus dilakukan sejak dini, dengan melibatkan keluarga, sekolah, tokoh masyarakat, serta aparat keamanan. Pendekatan yang humanis, edukatif, dan berbasis nilai kebangsaan diyakini menjadi kunci menjaga Tasikmalaya tetap aman, damai, dan sejalan dengan semangat Pancasila.

Peristiwa di Garut menjadi pengingat bahwa radikalisme tidak selalu datang dengan wajah yang kita kenal. Justru karena itulah, kewaspadaan bersama menjadi penting—bukan untuk menebar ketakutan, melainkan untuk memastikan generasi muda Tasikmalaya tumbuh di lingkungan yang sehat, toleran, dan berkeadaban. (AS)

data pendidikan Priangan Timur

Data Pendidikan Priangan Timur: Garut Catat Residu Data Siswa Terbanyak

lintaspriangan.com, BERITA PRIANGAN TIMUR. Data pendidikan Priangan Timur masih mencatat puluhan ribu residu pada data induk peserta didik. Data resmi Kementerian Pendidikan Dasar dan...

JEJAK HEROIK JABAR

Membuka Jejak Pejuang Tionghoa di Cirebon

lintaspriangan.com, JEJAK HEROIK JABAR. Ada satu kalimat pendek dalam arsip...

Taktik Buaya Mangap Pejuang Cirebon Bikin Belanda Kocar-kacir

lintaspriangan.com, JEJAK HEROIK JABAR. Jembatan-jembatan menuju Bantarjati tampak seperti sedang...

Selama 5 Bulan, Markas Belanda Digempur Pejuang Cikatomas

lintaspriangan.com, JEJAK HEROIK JABAR. Ketika malam turun di wilayah selatan...

Pesantren Langkaplancar yang Berubah Menjadi Markas Laskar

lintaspriangan.com, JEJAK HEROIK JABAR. Jauh dari pantai yang kini menjadi...

Dari Perlindungan 1947 hingga Harmony Award 2025

lintaspriangan.com, JEJAK HEROIK JABAR. Bensin telah diletakkan di dekat rumah-rumah warga...

PRIANGAN TIMUR

Data Pendidikan Priangan Timur: Garut Catat Residu Data Siswa Terbanyak

lintaspriangan.com, BERITA PRIANGAN TIMUR. Data pendidikan Priangan Timur masih...

Pelatihan Personel Kedaruratan BPBD Jabar di Pangandaran Berakhir 25 September

lintaspriangan.com, BERITA PANGANDARAN. Pelatihan personel kedaruratan BPBD Jabar di Kabupaten...

Garut Siapkan 620 Titik Skrining TBC melalui Cek Kesehatan Gratis

lintaspriangan.com, BERITA GARUT. Pemerintah Kabupaten Garut mendapat alokasi 620 titik skrining...

437.793 Keluarga Terima Bantuan Beras Garut, Distribusi Ditarget Tuntas September

lintaspriangan.com, BERITA GARUT. Sebanyak 437.793 keluarga menjadi penerima bantuan beras Garut...

Anggap Desil Bansos Banjar Bermasalah, PPDI Sambangi BPS

lintaspriangan.com, BERITA BANJAR. Sejumlah penyandang disabilitas di Kota Banjar...

JAWA BARAT

Lapas Cibinong Bogor, Fasilitas Hunian Mewah: Siapa yang Bangun, Siapa yang Bayar?

lintaspriangan.com, BERITA BOGOR. Kabar ironis dan mengejutkan dari Lapas...

Tarif Bandros dan TMB Rp216 Berlaku 25–27 September 2026

lintaspriangan.com, BERITA BANDUNG. Pemerintah Kota Bandung memberlakukan tarif Bandros dan...

Hibar Budaya Saung Kopi Hawwu Dimulai Hari Ini, Berlangsung Lima Hari di Kuningan

lintaspriangan.com, BERITA KUNINGAN. Hibar Budaya Saung Kopi Hawwu mulai digelar...

Nikah Massal Kota Bandung Hari Ini, 10 Pasangan Dijadwalkan Akad di MPP

lintaspriangan.com, BERITA BANDUNG. Sebanyak 10 pasangan dijadwalkan mengikuti nikah...

Job Fair Online Depok Digelar Hari Ini, Sekitar 15 Perusahaan Ikut

lintaspriangan.com, BERITA JAWA BARAT. Job fair online Depok digelar...

5 Peristiwa Jawa Barat: King Kobra, Temuan Kerangka di Kuningan hingga Duka Sepak Bola

lintaspriangan.com, BERITA JAWA BARAT. Sejumlah peristiwa Jawa Barat terjadi...

Demplot Ubi Jalar Kuningan Naikkan Panen dari 3,5 Ton Jadi 6,3 Ton per 100 Bata

lintaspriangan.com, BERITA KUNINGAN. Penerapan demplot ubi jalar di Desa Linggamekar,...

Lulusan SMK Jabar Didorong Terhubung Langsung ke Perusahaan

lintaspriangan.com, BERITA JAWA BARAT. Pemerintah Provinsi Jawa Barat mendorong...

Olahraga

Popular Categories