lintaspriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. Inspektorat Kabupaten Tasikmalaya menggelar kegiatan bakti sosial dengan menyantuni anak yatim dan warga lanjut usia atau lansia dalam momentum Tahun Baru Islam 1 Muharam 1448 H.
Kegiatan tersebut dilaksanakan di lingkungan Kantor Inspektorat Daerah Kabupaten Tasikmalaya, Kamis (25/6/2026). Selain menjadi agenda sosial, kegiatan ini juga menjadi ruang silaturahmi antara aparatur pemerintah dengan masyarakat, khususnya kelompok rentan yang membutuhkan perhatian.
Momentum Muharam Jadi Ruang Kepedulian Sosial
Dalam kegiatan tersebut, jajaran Inspektorat Daerah Kabupaten Tasikmalaya menyerahkan santunan kepada puluhan anak yatim dan lansia. Acara berlangsung khidmat dan dihadiri langsung oleh Inspektur Daerah Kabupaten Tasikmalaya bersama para pegawai di lingkungan Inspektorat.
Suasana kegiatan berjalan hangat. Para aparatur sipil negara atau ASN yang sehari-hari bekerja dalam fungsi pengawasan pemerintahan, pada kesempatan itu berbaur langsung dengan warga penerima manfaat.
Sekretaris Inspektorat Kabupaten Tasikmalaya, H. Enjang Rahmat Sodik, S.H., M.H., mengatakan kegiatan tersebut menjadi bagian dari refleksi rasa syukur keluarga besar Inspektorat dalam menyambut Tahun Baru Islam 1 Muharam 1448 H.
Menurutnya, momentum pergantian tahun hijriah tidak hanya dimaknai secara seremonial, tetapi juga menjadi pengingat untuk memperkuat kepedulian sosial dan mempererat hubungan dengan masyarakat.
“Kami berharap bantuan yang diberikan dapat memberikan manfaat nyata dan menghadirkan kebahagiaan bagi para penerima. Lebih dari itu, kegiatan ini merupakan sarana krusial untuk memperkuat nilai-nilai kebersamaan, empati, dan kepedulian sosial di lingkungan kerja kami,” ujar Enjang, Minggu (28/6/2026).
Pengawasan Pemerintahan dan Sisi Humanis Aparatur
Selama ini, Inspektorat Kabupaten Tasikmalaya lebih dikenal melalui fungsi pengawasan internal pemerintahan daerah. Lembaga ini memiliki tugas penting dalam memastikan jalannya tata kelola pemerintahan tetap sesuai aturan, akuntabel, dan tertib administrasi.
Namun melalui kegiatan santunan tersebut, Inspektorat juga ingin menunjukkan bahwa lembaga pengawasan tidak hanya hadir dalam ruang audit, pemeriksaan, dan evaluasi birokrasi. Ada sisi lain yang juga penting, yakni membangun empati sosial di lingkungan aparatur.
Kegiatan santunan anak yatim dan lansia ini menjadi salah satu cara untuk mendekatkan aparatur dengan masyarakat. Terlebih, kelompok anak yatim dan lansia termasuk kalangan yang perlu mendapat perhatian bersama, baik dari pemerintah, lembaga sosial, maupun lingkungan sekitar.
Bagi jajaran Inspektorat, kegiatan ini juga menjadi pengingat bahwa pelayanan publik tidak selalu berbentuk program besar. Kadang, perhatian sederhana yang diberikan secara langsung dapat menghadirkan kebahagiaan bagi warga.
Di akhir kegiatan, para penerima manfaat menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas perhatian yang diberikan keluarga besar Inspektorat Daerah Kabupaten Tasikmalaya.
Melalui agenda ini, Inspektorat Kabupaten Tasikmalaya berharap semangat Tahun Baru Islam dapat menjadi dorongan untuk terus memperbaiki diri, memperkuat integritas aparatur, sekaligus menumbuhkan kepedulian sosial di lingkungan kerja pemerintahan. Birokrasi memang sering identik dengan meja dan berkas, tapi sesekali turun menyentuh warga, auranya jadi lebih manusiawi. (KRS/AS)
Kuis Piala Dunia 2026
Tebak dua tim finalis dan skor akhir. Tiga tebakan akurat dan tercepat berhak mendapatkan hadiah uang tunai. Total hadiah jutaan rupiah.
