Dari Ulama Hingga Praktisi Beladiri: Kota Tasikmalaya Harus Kondusif!

lintaspriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. Dalam satu minggu terakhir, udara Tasikmalaya terasa lebih berat dari biasanya. Kabar meninggalnya Affan Kurniawan dan korban lainnya masih menyisakan duka yang menggantung. Wajah-wajah muram tampak di berbagai sudut kota, dari langgar kecil hingga ruang-ruang diskusi pemuda. Dari balik duka itu, lahir satu suara serempak: jangan biarkan amarah merusak rumah kita sendiri.

Ketua MUI Kota Tasikmalaya, KH Aminudin Bustomi, secara tegas menyatakan, “Kami tidak rela kalau fasilitas umum yang dibangun dengan susah payah dirusak. Belasungkawa harus diwujudkan dengan doa dan ketenangan, bukan dengan perusakan. Niat memperbaiki itu harus, tapi mustahil jika dilakukan dengan cara-cara yang tidak baik,” ucapnya, menahan getir. Kata-kata itu bagai alarm moral, menyentuh hati sekaligus menegur nurani.

Dari kalangan pemuda, suara lantang Ketua KNPI ikut, Dhany Tardiwan Noor turut menyambung. Baginya, unjuk rasa adalah hak yang sah, sebuah ruang demokrasi yang tak boleh ditutup. Namun ia mengingatkan, hak itu akan kehilangan makna bila berubah jadi kerusuhan. “Suara pemuda seharusnya menyalakan api harapan, bukan bara kemarahan,” katanya, dengan nada yang mencoba meredam gejolak jalanan.

- Advertisement -

Tak kalah teduh, GP Ansor menekankan pentingnya menjadikan tragedi ini sebagai refleksi bersama. Santri-santri muda yang biasanya menghabiskan waktu dengan kitab, harus turut menyampaikan pesan damai. “Kita harus belajar dari kegaduhan ini. Jangan lagi ada korban jatuh karena amarah yang tak terkendali,” seruan mereka bagai doa kolektif yang mengudara.

Di sisi lain, dunia usaha juga ikut bersuara. H. Rana, seorang pengusaha sekaligus praktisi beladiri, merasa terpanggil untuk turut bicara. “Mari kita buktikan kedewasaan kita. Mari kita tunjukkan bahwa kekuatan masyarakat Tasikmalaya bukan untuk merusak, tapi untuk membangun.” Ucapannya sederhana.

Dan di sela semua itu, ada satu renungan yang tak boleh hilang. Mungkin hari ini kita sedang marah pada pejabat yang lupa pada rakyat. Mungkin kita geram pada politisi yang kian jauh dari empati, sibuk dengan kursi dan ambisi. Atau aparat yang kerap bertindak tak jauh berbeda dengan pelajar tawuran. Sudah sepantasnya mereka diberi peringatan, dan diproses berdasarkan hukum yang berlaku.

Semua itu wajar membuat hati mendidih, wajar bila suara ingin meledak. Tapi kemarahan itu bukan alasan untuk menyalakan api anarki. Sebab ketika gedung dibakar atau jalanan rusak, yang pertama menderita bukan mereka yang di kursi empuk, tapi masyarakat kecil yang harus menanggung abu dan reruntuhan.

Di penghujung semua pernyataan, hadir suara seorang birokrat, Kepala Badan Kesbangpol Kota Tasikmalaya, Drs. Ade Hendar, MM. Ia mengingatkan: “Tasikmalaya ini rumah kita bersama. Rumah yang sudah lama kita bangun dan rawat. Jangan biarkan emosi sesaat merobohkannya. Rumah ini hanya akan kokoh bila kita jaga dengan kepala dan hati yang teduh.”

Dan di sanalah benang merahnya bertemu. Duka ibu pertiwi hari ini bukan alasan untuk membakar kota. Justru ia harus menjadi cermin, tempat kita menatap diri, mengevaluasi sikap, dan memilih jalan damai. Karena Tasikmalaya bukan sekadar sebuah wilayah di peta, melainkan rumah yang dihuni bersama. Rumah yang, seberapa pun menyebalkannya kenyataan, tak boleh runtuh oleh tangan anak-anaknya sendiri. (Lintas Priangan/AA)

JEJAK HEROIK JABAR

Membuka Jejak Pejuang Tionghoa di Cirebon

lintaspriangan.com, JEJAK HEROIK JABAR. Ada satu kalimat pendek dalam arsip...

Taktik Buaya Mangap Pejuang Cirebon Bikin Belanda Kocar-kacir

lintaspriangan.com, JEJAK HEROIK JABAR. Jembatan-jembatan menuju Bantarjati tampak seperti sedang...

Selama 5 Bulan, Markas Belanda Digempur Pejuang Cikatomas

lintaspriangan.com, JEJAK HEROIK JABAR. Ketika malam turun di wilayah selatan...

Pesantren Langkaplancar yang Berubah Menjadi Markas Laskar

lintaspriangan.com, JEJAK HEROIK JABAR. Jauh dari pantai yang kini menjadi...

Dari Perlindungan 1947 hingga Harmony Award 2025

lintaspriangan.com, JEJAK HEROIK JABAR. Bensin telah diletakkan di dekat rumah-rumah warga...

PRIANGAN TIMUR

Milangkala Pangandaran Meriah, UMKM Untung Berapa? Saatnya Uji Dampak Ekonomi

lintaspriangan.com, BERITA PANGANDARAN. Pangandaran Icon Carnival 2026 menyedot perhatian...

Bupati Herdiat Pimpin Apel Resolusi Jihad NU Ciamis, Kobarkan Semangat Santri untuk Negeri

lintaspriangan.com, BERITA CIAMIS. Bupati Herdiat Sunarya memimpin Apel...

Hari Santri Nasional 2026, Bupati Dorong Santri Ciamis Kuasai Teknologi

lintaspriangan.com, BERITA CIAMIS. Bupati Ciamis Herdiat Sunarya mendorong...

Niat Cari Kayu Bakar, Petani Lansia di Culamega Tasikmalaya Tewas di Kebun Sendiri

lintaspriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. Subana (65), seorang petani lanjut usia...

Wow! Anggaran Jamuan Makan Bupati dan Wakil Bupati Garut Tembus Rp1 Juta/Hari

lintaspriangan.com, BERITA GARUT. Anggaran jamuan makan Bupati dan Wakil...

JAWA BARAT

Motor Trail di Lahan Kosong Bekasi Bikin Heboh, Siapa Pemilik Sebenarnya?

lintaspriangan.com, BERITA BEKASI. Deretan sepeda motor trail yang terparkir...

103 Siswa SMPN 2 Cisarua Diduga Keracunan, Orang Tua Menanti Kepastian Penyebabnya

lintaspriangan.com, BERITA BOGOR. Kekhawatiran menyelimuti keluarga siswa SMP Negeri...

BPKH Bahas Dana Haji di Bandung, Kelolaan Capai Rp185,72 Triliun

lintaspriangan.com, BERITA BANDUNG. Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) membahas...

Angkot Bandung Diusulkan Tanpa Setoran, Sopir Didorong Jadi Pemilik Kendaraan Sendiri

lintaspriangan.com, BERITA BANDUNG. Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi mengusulkan...

Wakil Bupati Indramayu Ditahan, Terungkap Dugaan Rekayasa Tunjangan DPRD Rp18,79 Miliar

lintaspriangan.com, BERITA INDRAMAYU. BANDUNG – Wakil Bupati Indramayu ditahan...

Pinjaman Pemprov Jabar Tak Direstui Kemendagri, Pemborong Pekerjaan 2026 Siap-Siap Gigit Jari

lintaspriangan.com, BERITA JABAR. Rencana pinjaman Pemprov Jabar sebesar Rp3,4...

Insentif Rp100 Ribu Sebulan, Ribuan Guru PAUD Indramayu Menanti

lintaspriangan.com, BERITA INDRAMAYU. Ribuan guru Pendidikan Anak Usia Dini...

Penyerangan Truk Dalmas di Bandung, Polisi Buru Pelaku di Simpang Dago

lintaspriangan.com, BERITA BANDUNG. Penyerangan truk Dalmas di Bandung terjadi...

Olahraga

Kategori Populer