lintaspriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. Polresta Tasikmalaya kembali menertibkan kendaraan berknalpot tidak standar atau knalpot brong. Langkah itu dilakukan untuk menjaga ketertiban, kenyamanan warga, serta mengantisipasi potensi euforia massa menjelang laga penentuan Persib Bandung melawan Persijap Jepara.
Dalam operasi yang digelar Kamis, 21 Mei 2026, petugas berhasil mengamankan 13 sepeda motor yang kedapatan menggunakan knalpot tidak sesuai spesifikasi pabrik. Kendaraan tersebut diamankan dari sejumlah titik yang dinilai rawan pelanggaran lalu lintas dan gangguan ketertiban.
Petugas menyasar kendaraan yang mengeluarkan suara bising berlebihan. Setelah dihentikan, kendaraan diperiksa kelengkapannya. Motor yang terbukti memakai knalpot brong langsung diamankan untuk proses penindakan lebih lanjut.
Kapolresta Tasikmalaya AKBP Andi Purwanto mengatakan, penertiban knalpot brong Tasikmalaya menjadi bagian dari upaya menjaga harkamtibmas. Menurutnya, suara bising dari knalpot tidak standar kerap mengganggu kenyamanan masyarakat, terutama pengguna jalan dan warga yang berada di sekitar jalur keramaian.
“Dalam mewujudkan harkamtibmas serta menciptakan kenyamanan bagi masyarakat dan pengguna jalan, jajaran kami melakukan penertiban terhadap pengguna knalpot tidak standar,” ujar Andi.
Ia menegaskan, razia serupa tidak akan berhenti pada satu kegiatan. Polresta Tasikmalaya akan terus melakukan penertiban secara rutin, terutama pada waktu dan lokasi yang berpotensi memunculkan kerumunan.
Polisi Ingatkan Perayaan Persib Tetap Tertib
Selain menertibkan motor knalpot brong, Polresta Tasikmalaya juga mengingatkan warga agar menjaga ketertiban menjelang pertandingan Persib Bandung melawan Persijap Jepara. Laga tersebut menjadi perhatian besar bobotoh karena Persib berada di ambang gelar juara.
Kapolresta meminta masyarakat tidak merayakan euforia secara berlebihan. Ia menekankan, kegembiraan mendukung Persib tetap harus dibarengi tanggung jawab sosial. Jangan sampai perayaan justru berubah menjadi gangguan keamanan, kemacetan, atau keresahan warga.
“Kami mengimbau saat perayaan Persib juara nanti agar dilakukan dengan tertib. Jangan konsumsi miras maupun obat terlarang, jangan menyalakan petasan, dan jangan gunakan knalpot brong karena mengganggu kenyamanan warga,” tegasnya.
Andi juga mengajak seluruh elemen masyarakat ikut menjaga suasana Kota Tasikmalaya tetap aman dan kondusif. Menurutnya, kemenangan tim kebanggaan boleh dirayakan, tetapi tidak boleh merugikan orang lain. Euforia yang sehat, kata dia, adalah euforia yang tidak membuat warga lain kehilangan ketenangan.
Polresta Tasikmalaya memastikan patroli dan penertiban akan ditingkatkan selama masa pertandingan hingga potensi perayaan berlangsung. Aparat juga meminta masyarakat segera melapor jika menemukan aksi konvoi ugal-ugalan, konsumsi minuman keras, penyalahgunaan obat terlarang, penggunaan petasan, atau kendaraan berknalpot brong yang mengganggu ketertiban umum.
Dengan penertiban ini, polisi berharap suasana menjelang laga Persib tetap terkendali. Kota Tasikmalaya diharapkan bisa ikut merasakan denyut euforia sepak bola tanpa kehilangan marwah ketertiban di ruang publik. Kalah menang di lapangan urusan bola, tapi kalau knalpot brong, polisi sudah jelas tidak mau diajak kompromi. (DH/AS)





















