lintaspriangan.com, BERITA CIAMIS. Peristiwa kebakaran rumah di Ciamis terjadi di Dusun Kertajaga RT 012/RW 005, Desa Cisontrol, Kecamatan Rancah, Kabupaten Ciamis, Selasa, 19 Mei 2026. Api diduga berasal dari tungku yang masih menyala saat pemilik rumah tidak berada di tempat.
Kebakaran tersebut menimpa rumah milik Rustiwa. Berdasarkan laporan kaji cepat Pusdalops PB BPBD Kabupaten Ciamis, kejadian berlangsung sekitar pukul 11.40 WIB. Informasi kebakaran kemudian masuk ke BPBD Ciamis pada pukul 13.58 WIB.
Tidak ada korban jiwa dalam kejadian itu. Namun, bangunan rumah milik Rustiwa mengalami kerusakan akibat terbakar. Satu kepala keluarga dengan dua jiwa tercatat terdampak dalam peristiwa tersebut.
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Ciamis, Ani Supiani, melalui laporan kaji cepat BPBD Ciamis, menyebut api diduga bersumber dari tungku api yang ditinggalkan dalam keadaan masih menyala. Saat kejadian, pemilik rumah sedang tidak berada di lokasi.
Teriakan Pengguna Jalan Membuat Warga Bergerak
Kebakaran rumah di Ciamis ini pertama kali diketahui oleh seorang pengguna jalan yang kebetulan melintas di sekitar lokasi. Saat melihat api, pengguna jalan itu langsung berteriak meminta pertolongan.
Teriakan “kebakaran-kebakaran” membuat warga sekitar segera berdatangan. Mereka kemudian bergotong royong berupaya memadamkan api agar tidak semakin membesar dan merembet ke bagian lain.
Di tengah kepanikan itu, warga juga meminta bantuan Pos Wilayah Manajemen Kebakaran atau WMK Rancah. Respons cepat warga menjadi salah satu faktor penting dalam penanganan awal kebakaran.
Laporan BPBD Ciamis mencatat, api sudah berhasil ditangani. Damkar Pos WMK Rancah, aparat setempat, dan masyarakat bersama-sama melakukan pemadaman secara gotong royong. Dalam situasi seperti ini, detik-detik awal memang kerap menentukan besar kecilnya dampak kebakaran.
Peristiwa tersebut juga menjadi pengingat bahwa bahaya api di rumah tinggal sering muncul dari hal yang tampak sederhana. Tungku yang masih menyala, apalagi ditinggalkan tanpa pengawasan, bisa berubah menjadi sumber bencana.
BPBD Ciamis Turun Assessment dan Salurkan Bantuan
Setelah menerima informasi kebakaran rumah di Ciamis tersebut, BPBD Ciamis melakukan koordinasi dengan aparat setempat. Tim kemudian melakukan assessment untuk memastikan kondisi rumah, dampak kejadian, serta kebutuhan warga terdampak.
Selain pendataan, BPBD Ciamis juga menyalurkan bantuan logistik kedaruratan berupa sembako kepada keluarga Rustiwa. Bantuan itu diberikan sebagai langkah awal untuk meringankan beban warga setelah musibah kebakaran.
Dalam dokumentasi laporan, terlihat bagian rumah yang terbakar, puing-puing material hangus, serta proses penyerahan bantuan kepada warga terdampak. Visual itu memperlihatkan bahwa kebakaran bukan hanya meninggalkan kerusakan fisik, tetapi juga tekanan psikologis bagi keluarga korban.
Kasus kebakaran rumah di Desa Cisontrol menjadi pelajaran penting bagi masyarakat. Warga perlu memastikan tungku, kompor, instalasi listrik, dan sumber api lain benar-benar aman sebelum meninggalkan rumah.
Di sisi lain, respons warga, Damkar Pos WMK Rancah, aparat setempat, dan BPBD Ciamis menunjukkan bahwa penanganan kebencanaan membutuhkan kerja bersama. Dalam musibah seperti ini, kepedulian tetangga bisa menjadi pagar pertama sebelum bantuan resmi tiba. (AI/AS)





















