lintaspriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. Aksi maling motor di Tasikmalaya kembali membuat warga geram. Seorang terduga pelaku pencurian kendaraan bermotor kepergok saat mendorong sepeda motor dari area parkiran tempat gunting rambut di Kampung Mulyasari, Kecamatan Tamansari, Kota Tasikmalaya, Rabu malam, 20 Mei 2026.
Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 18.00 WIB, ketika sebagian warga tengah menunaikan salat Magrib. Situasi kampung yang mulai lengang diduga dimanfaatkan terduga pelaku untuk melancarkan aksinya. Namun, rencana itu gagal total setelah pemilik motor memergoki kendaraannya sudah didorong keluar dari tempat parkir.
Pemilik motor yang menyadari kejadian tersebut langsung berteriak meminta pertolongan. Teriakan itu sontak memecah suasana malam di kawasan Mulyasari. Warga yang mendengar teriakan “maling” langsung keluar rumah dan berhamburan menuju lokasi.
Terduga pelaku sempat berusaha menyelamatkan diri. Namun, langkahnya terhenti setelah warga mengepungnya. Dalam waktu singkat, suasana berubah tegang. Warga yang kesal dengan maraknya kabar curanmor di Tasikmalaya, khususnya di wilayah Tamansari, langsung mengamankan terduga pelaku.
Dikepung Warga, Pelaku Tak Sempat Kabur
Aksi maling motor Tamansari itu membuat warga tersulut emosi. Terduga pelaku menjadi sasaran amukan massa hingga mengalami luka. Sejumlah warga yang berada di lokasi kemudian berusaha melerai agar situasi tidak semakin tidak terkendali.
Warga lain memilih mengamankan terduga pelaku di sekitar lokasi sambil menunggu kedatangan petugas kepolisian. Barang bukti berupa sepeda motor yang diduga hendak dicuri juga diamankan warga.
Kejadian tersebut menyita perhatian warga sekitar. Banyak warga berdatangan untuk melihat langsung terduga pelaku yang sudah diamankan. Foto dan informasi mengenai peristiwa itu pun cepat menyebar di lingkungan setempat.
Sejumlah warga mengaku resah karena kabar pencurian motor Tasikmalaya beberapa kali terdengar di kawasan Tamansari. Karena itu, ketika ada terduga pelaku yang tertangkap basah, emosi warga sulit dibendung.
Meski demikian, sejumlah warga tetap berupaya menjaga agar terduga pelaku tidak terus menjadi sasaran amarah. Mereka kemudian menyerahkan penanganan kasus tersebut kepada pihak kepolisian.
Polsek Tamansari Turun Tangan
Petugas Polsek Tamansari yang menerima laporan segera datang ke lokasi. Terduga pelaku kemudian dibawa ke kantor polisi untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Polisi juga mengamankan barang bukti sepeda motor yang diduga menjadi sasaran pencurian.
Kapolsek Tamansari membenarkan adanya peristiwa tersebut. Ia menyebut, terduga pelaku sudah diamankan bersama barang bukti. Polisi juga memastikan terduga pelaku mendapat penanganan medis setelah sebelumnya menjadi sasaran amukan warga.
“Kami sudah amankan pelaku dan barang bukti. Pelaku juga sudah ditangani medis. Proses hukum tetap berjalan,” ujarnya.
Polisi mengimbau warga agar tidak melakukan aksi main hakim sendiri. Meski memahami keresahan masyarakat terhadap kasus maling motor dihajar warga, polisi menegaskan bahwa proses hukum tetap harus berjalan sesuai aturan.
“Kami paham warga kesal, tapi serahkan pelaku ke polisi. Kami yang akan proses sesuai aturan,” tegasnya.
Peristiwa di Kampung Mulyasari Tamansari ini menjadi pengingat bagi masyarakat agar lebih waspada. Warga diminta menggunakan kunci ganda, tidak meninggalkan kendaraan tanpa pengawasan, serta segera melapor jika melihat gerak-gerik mencurigakan.
Kewaspadaan warga tetap penting. Namun, hukum juga harus tetap menjadi panglima. Jangan sampai niat menjaga kampung berubah jadi perkara baru—sudah capek mengejar maling, nanti malah ikut berurusan dengan polisi. (DH/AS)





















