lintaspriangan.com,ย BERITA CIAMIS.ย Operasi Gabungan PKB di Ciamis kini tidak lagi sekadar dipahami sebagai razia kendaraan di jalan raya. Badan Pendapatan Daerah atau Bapenda Kabupaten Ciamis berupaya memugar cara pandang itu menjadi layanan pendampingan wajib pajak yang lebih dekat, ramah, dan bermanfaat bagi masyarakat.
Kegiatan tersebut dilaksanakan Bapenda Ciamis bersama Samsat Ciamis, Polres Ciamis, TNI, dan Jasa Raharja. Pemeriksaan administrasi kendaraan dilakukan secara bertahap di sejumlah wilayah, di antaranya Kecamatan Cikoneng pada 6 Mei 2026 dan Kecamatan Cipaku pada 7 Mei 2026.
Dalam kegiatan itu, petugas tidak hanya memeriksa kelengkapan surat kendaraan. Pengendara juga mendapat imbauan langsung mengenai pentingnya tertib administrasi kendaraan dan pembayaran Pajak Kendaraan Bermotor atau PKB secara tepat waktu.
Kepala Bapenda Kabupaten Ciamis, Aef Saefuloh, mengatakan operasi gabungan pajak kendaraan tersebut merupakan bentuk sinergi lintas instansi untuk meningkatkan kepatuhan wajib pajak kendaraan.
Menurutnya, PKB memiliki peran penting dalam mendukung pembangunan, baik di tingkat provinsi maupun daerah. Karena itu, masyarakat perlu memahami bahwa membayar pajak kendaraan bukan hanya kewajiban administratif, tetapi juga bagian dari kontribusi terhadap pembangunan.
Wajah Razia yang Lebih Ramah
โOperasi gabungan ini bukan semata-mata razia penindakan, tetapi lebih kepada pengingat bagi masyarakat bahwa pajak kendaraan memiliki peran besar dalam mendukung pembangunan daerah,โ ujar Aef.
Dengan langgam pelayanan yang lebih ramah, operasi gabungan PKB di Ciamis diarahkan agar wajib pajak merasa didampingi, bukan sekadar ditindak.
Halaman selanjutnya: Dari Tertib Pajak ke Peningkatan PAD
Dari Tertib Pajak ke Peningkatan PAD
Kepatuhan membayar Pajak Kendaraan Bermotor menjadi salah satu bagian penting dalam memperkuat PAD Kabupaten Ciamis. Melalui Operasi Gabungan PKB di Ciamis, Bapenda ingin memastikan pesan itu sampai kepada masyarakat secara benderang: pajak yang dibayarkan tepat waktu akan kembali untuk kepentingan publik.
Aef Saefuloh menuturkan, ketika masyarakat taat membayar pajak, manfaatnya akan kembali dirasakan oleh masyarakat sendiri. Pajak kendaraan ikut menopang pembangunan infrastruktur, pelayanan publik, serta berbagai program kesejahteraan.
โKetika masyarakat taat membayar pajak, dampaknya akan kembali dirasakan masyarakat sendiri melalui pembangunan infrastruktur, pelayanan publik, hingga program-program kesejahteraan lainnya,โ kata Aef.
Karena itu, operasi gabungan pajak kendaraan tidak hanya ditempatkan sebagai pemeriksaan di jalan. Kegiatan ini juga menjadi cara pemerintah hadir langsung di tengah masyarakat untuk menguatkan tertib administrasi kendaraan.
Kolaborasi Bapenda Ciamis, Samsat Ciamis, Polres Ciamis, TNI, dan Jasa Raharja menunjukkan bahwa urusan PKB Ciamis membutuhkan kerja bersama. Ada aspek pelayanan, ketertiban, keselamatan, dan pendapatan daerah yang berjalan dalam satu kegiatan.
Aef berharap layanan pendampingan wajib pajak melalui operasi gabungan tersebut dapat meningkatkan kesadaran masyarakat dalam memenuhi kewajiban pajak kendaraan.
โKami berharap kegiatan ini mampu meningkatkan kesadaran masyarakat bahwa membayar pajak bukan hanya kewajiban administratif, tetapi juga bentuk partisipasi nyata dalam pembangunan Kabupaten Ciamis,โ tambahnya.
Melalui kegiatan yang dilaksanakan secara bertahap, Bapenda Kabupaten Ciamis ingin mendorong wajib pajak kendaraan agar semakin tertib. Dari kepatuhan PKB itulah, optimalisasi PAD Kabupaten Ciamis dapat terus bergerak untuk mendukung pembangunan daerah. (NID/AS)





















