Wisatawan Hilang di Pantai Pangandaran Memasuki Hari Ketiga

lintaspriangan.com, BERITA PANGANDARAN. Wisatawan hilang di Pantai Pangandaran, Mohamad Rizki (20), belum ditemukan saat peristiwa tersebut memasuki hari ketiga, Minggu, 19 Juli 2026. Berdasarkan pemantauan informasi resmi hingga pukul 05.30 WIB, belum ada pengumuman bahwa warga Desa Lengkong, Kecamatan Bojongsoang, Kabupaten Bandung, itu telah ditemukan setelah terseret arus di Pantai Barat Pangandaran.

Waktu terus berjalan sejak Rizki menghilang pada Jumat, 17 Juli 2026, sekitar pukul 18.00 WIB. Dua temannya berhasil kembali ke daratan dalam keadaan selamat. Namun, Rizki terbawa semakin jauh hingga tidak terlihat. Sejak saat itu, laut menyimpan satu pertanyaan yang belum terjawab: di mana pemuda tersebut berada?

Ombak Menyeret Tiga Wisatawan Menjelang Malam

Kecelakaan laut bermula ketika Rizki berenang bersama Jatmiko (25) dan Riyan (18) menggunakan papan selancar. Ketiganya mendatangi kawasan Pantai Barat Pangandaran sejak sekitar pukul 16.30 WIB.

- Advertisement -

Aktivitas mereka berlanjut hingga mendekati malam. Sekitar pukul 18.00 WIB, arus kuat tiba-tiba menyeret ketiganya ke arah tengah laut. Jarak mereka dengan garis pantai semakin jauh, sementara cahaya mulai berkurang.

Riyan masih mampu berenang kembali menuju bibir pantai. Jatmiko dan Rizki tidak seberuntung itu. Keduanya terus terbawa arus dan kesulitan mencapai daratan.

Seorang nelayan yang melihat kondisi tersebut bergerak menggunakan perahu. Jatmiko berhasil ditemukan dan dievakuasi setelah memberikan tanda meminta pertolongan. Namun, saat perahu berusaha menjangkau Rizki, tubuh pemuda itu sudah tidak terlihat.

Komandan Tim Rescue Pos SAR Pangandaran, Edwin Purnama, membenarkan bahwa dua wisatawan selamat dan satu lainnya hilang. Keterangan tersebut disampaikan dalam laporan ANTARA.

Kesaksian Jatmiko juga menggambarkan betapa cepat situasi berubah. Ombak datang deras ketika mereka sedang berenang. Setelah itu, ia tidak lagi mengingat keadaan secara utuh sampai seorang nelayan menolongnya.

Pencarian Berpacu dengan Arus dan Jarak Pandang

Laporan mengenai wisatawan hilang di Pantai Pangandaran diterima petugas sekitar pukul 18.30 WIB. Tim SAR gabungan langsung melakukan pencarian di sekitar titik terakhir korban terlihat.

Gelap malam dan terbatasnya jarak pandang membuat upaya tersebut tidak mudah. Operasi pada Jumat malam belum berhasil menemukan Rizki sehingga pencarian dilanjutkan kembali pada Sabtu, 18 Juli 2026, mulai sekitar pukul 07.00 WIB.

Unsur yang terlibat tidak hanya personel SAR. Pencarian turut melibatkan Balawista, TNI, Polri, BPBD, relawan, dan nelayan setempat. Keterlibatan nelayan menjadi penting karena mereka memahami perubahan arus serta karakter perairan Pangandaran.

Akan tetapi, hingga Sabtu malam, belum muncul kabar bahwa Rizki telah ditemukan. Ketika kalender berganti menjadi Minggu, penantian pun memasuki hari ketiga sejak kecelakaan terjadi.

Setiap jam yang berlalu memperluas kemungkinan pergerakan korban mengikuti arus. Karena itu, informasi sekecil apa pun dari nelayan, wisatawan, maupun masyarakat pesisir dapat membantu operasi pencarian.

Kasus wisatawan hilang di Pantai Pangandaran tersebut juga menarik perhatian pemerintah daerah. Bupati Pangandaran Citra Pitriyami mendatangi lokasi pencarian pada Sabtu dan bertemu dengan unsur SAR gabungan.

Bupati Ingatkan Batas Aman Berenang di Pangandaran

Di tengah proses pencarian, Pemerintah Kabupaten Pangandaran kembali mengingatkan wisatawan agar tidak mengabaikan jam aman berenang. Aktivitas berenang di kawasan Pantai Pangandaran ditetapkan berlangsung pukul 06.00 hingga 17.00 WIB.

Batas tersebut bukan sekadar aturan administratif. Ketika hari mulai gelap, kemampuan petugas melihat pergerakan wisatawan dan melakukan pertolongan ikut menurun. Arus laut tetap bekerja, tetapi waktu respons menjadi lebih sempit.

Bupati Citra juga meminta wisatawan mengikuti arahan penjaga pantai dan tidak berenang di area yang telah dipasangi bendera larangan. Imbauan itu disampaikan setelah ia meninjau lokasi kecelakaan laut pada Sabtu.

Peringatan tersebut memperoleh makna lebih kuat dari kronologi kejadian. Rizki dan kedua temannya mulai berenang pada sore hari, tetapi kecelakaan terjadi sekitar satu jam setelah batas aktivitas berenang berakhir.

Pantai dapat terlihat tenang dari daratan. Namun, arus bawah laut tidak selalu terbaca dari permukaan. Papan selancar atau kemampuan berenang juga tidak otomatis membuat seseorang mampu melawan tarikan arus yang bergerak menjauhi pantai.

Pencarian Mohamad Rizki kini bukan hanya operasi kemanusiaan bagi satu korban. Peristiwa ini menjadi peringatan keras bagi seluruh pengunjung Pantai Pangandaran: beberapa menit tambahan di laut dapat mengubah liburan menjadi situasi hidup dan mati. (AR)

Abiba Guard
Produk Digital

Abiba Guard

Abiba Guard adalah plugin keamanan WordPress yang menggabungkan pembatasan percobaan login, kendali mode darurat Cloudflare, perlindungan konten premium,…

Rp198.999Beli Sekarang
Abiba Booster
Produk Digital

Abiba Booster

Abiba Booster adalah plugin optimasi WordPress yang membantu mengelola cache halaman, mengonversi gambar JPG dan PNG ke WebP,…

Rp199.000Beli Sekarang
WAStore
Produk Digital

WAStore

WASTore – Bikin Toko Online Profesional, Terima Pesanan Langsung via WhatsApp! Punya produk tapi belum punya toko online…

Rp240.000Beli Sekarang

PRIANGAN TIMUR

Warga Langkaplancar Sampaikan Lima Aspirasi dalam Aksi di Pangandaran

lintaspriangan.com, BERITA PANGANDARAN. Aksi warga yang tergabung dalam Aliansi...

Operasi Patuh Lodaya di Kota Banjar Sasar Keselamatan Pelajar

lintaspriangan.com, BERITA KOTA BANJAR. Satuan Lalu Lintas Polres Banjar...

Hari Jadi Kota Tasikmalaya, Agenda Tamansari Dijadwalkan 29 Oktober

lintaspriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. Agenda peringatan Hari Jadi Kota Tasikmalaya...

Tak Hanya Siaga Bencana, Tagana Ciamis Dibekali Kemampuan Jurnalistik

lintaspriangan.com, BERITA CIAMIS. Relawan Taruna Siaga Bencana (Tagana) Kabupaten...

Sumpah Pemuda 2026, Dhani Tardiwan Noor: Energi Pemuda Jangan Dibiarkan Kehilangan Arah

lintaspriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. TASIKMALAYA – Di balik energi besar...

JAWA BARAT

Futsal Porprov Jabar: Kota Bandung Hajar Kabupaten Tasikmalaya 7–3

lintaspriangan.com, BERITA JABAR. Kota Bandung mengalahkan Kabupaten Tasikmalaya dengan...

Futsal Porprov Jabar: Kota Bekasi dan Kabupaten Bogor Imbang 0–0

lintaspriangan.com, BERITA JABAR. Kota Bekasi dan Kabupaten Bogor harus...

Futsal Porprov Jabar: Kabupaten Bekasi Kalahkan Purwakarta 4–2

lintaspriangan.com, BERITA JABAR. Kabupaten Bekasi meraih kemenangan 4–2 atas...

Futsal Porprov Jabar: Kabupaten Bandung Tekuk Kota Cirebon 5–2

lintaspriangan.com, BERITA JABAR. Kabupaten Bandung mengawali kiprahnya di cabang...

Festival Kampung Silat 2026 Digelar 29–30 Oktober di Majalengka, Angkat Warisan Silat Tradisional

lintaspriangan.com, BERITA MAJALENGKA. Festival Kampung Silat 2026 dijadwalkan berlangsung...

Tari Merak Massal Jadi Agenda Pelestarian Budaya Pemuda Jawa Barat pada Hari Sumpah Pemuda

lintaspriangan.com, BERITA JABAR. Tari Merak Massal menjadi salah satu...

Pengendalian Inflasi Kota Sukabumi, TPID Sepakati Empat Langkah

lintaspriangan.com, BERITA SUKABUMI. Pengendalian inflasi Kota Sukabumi menjadi fokus...

Festival Literasi Kota Cirebon Digelar hingga 29 Oktober, Ini Agenda dan Tujuannya

lintaspriangan.com, BERITA CIREBON. Festival Literasi Kota Cirebon 2026 resmi...

Olahraga

Kategori Populer