Sarana Parkir Tidak Memadai, Obwis Pangandaran Macet

lintaspriangan.com. BERITA PANGANDARAN. Hal yang biasa di hari libur besar setiap objek wisata selalu dipadati pengunjung yang menimbulkan kemacetan di wilayah wisata yang menjadi buah bibir, baik dari pengunjung ataupun dari para pengamat.

Begitupun wilayah objek wisata Pangandaran setiap hari libur panjang selalu ramai di perbincangkan terkait jalan macet, sampah bertumpukan dan hal lainnya. Banyak masyarakat menuding dampak kemacetan di obwis Pangandaran karena banyaknya odong-odong yang dirental kan di wilayah pantai.

Hal ini di tepis oleh Dedi alias Darto selaku Ketua Paguyuban Pengusaha Rental Wisata Pangandaran (P2RWP). “Dampak kemacetan di obwis Pangandaran, karena keterbatasannya sarana parkir di area obwis bukan disebabkan rental odong-odong,” katanya, Sabtu (05/04/2025).

Dijelaskan Dedi, P2RWP berdiri sejak tahun 2011, legalitasnya juga jelas, sudah memiliki ijin, bahkan dari tahun 2023 P2RWP mengeluarkan kontribusi parkir terhadap Pemda Pangandaran yang saat ini dikelola oleh vendor (PT G2S) senilai Rp.112.750.000/tahun.

Paguyuban P2RWP sudah berkontrak dengan Pemda Pangandaran yang saat ini di alihkan ke Vendor dengan rincian anggota P2WRP seluruhnya ada 309, karena disesuaikan dengan anggota kami yang menggunakan lahan parkir sebanyak 205 anggota.

Menurutnya, untuk setiap anggota yang menggunakan lahan parkir di wajibkan membayar sebesar Rp 12.500/Minggu berarti (Rp.50.000/Bulan), selama 11 Bulan. Kenapa 11 bulan karena untuk bulan romadhon (Puasa), kami sebagai pelaku tidak di tarik retribusi parkir, karena kami berkontrak per 1 Tahun dengan Vendor.

“Selain finansial yang di keluarkan, P2RWP juga berkontribusi untuk mempromosikan Obwis Pangandaran ini agar lebih baik lagi dan dapat lebih dikenal oleh masyarakat luar atau mancanegara dengan acara agenda tahunan yang biasa kami lakukan. Kami pun selalu menjaga kondusifitas, keamanan, kenyamanan untuk para pengunjung wisata,” jelas Dedi.

Terkait kemacetan lalin di Obwis Pangandaran lanjut Dedi, di karenakan overload kendaraan yang berwisata dan keterbatasan area parkir. Disaat padat-padatnya pengunjung P2RWP tidak beroperasi atau tidak merentalkan odong-odong.

“Kami berharap kepada Pemda Pangandaran atau Vendor, sebaiknya menyediakan jalur khusus untuk odong-odong, agar tidak menimbulkan persepsi negatif terhadap P2RWP,” ungkapnya.

Menyikapi hal tersebut, salah seorang tokoh masyarakat Pangandaran, Yana Diana (Yana Macan) mengatakan, Ia tidak begitu menyoroti terkait odong-odong, tetapi lebih kepada banyaknya pengunjung yang mengalami kemacetan lalin di Obwis Pangandaran mencari area parkir yang saat itu overload.

Menurut Yana, ada yang harus di evaluasi terkait dengan parkir, pihak pemerintah tidak maksimal menyediakan alat pakai pengunjung. Ada opini yang berkembang, biang kemacetan salahsatunya adalah adanya odong-odong, tetapi ketika di konfirmasi pihak odong-odong saat situasi macet tidak menjual jasa (tidak merentalkan odong-odong).

Awalnya kami mempertanyakan pihak odong-odong ada kontribusinya tidak kepada Pemerintah. Tetapi saat di konfirmasi kepada Ketua P2RWP, ternyata ada kontribusi yang masuk pada Pemerintah melalui bagian perparkiran yaitu Dinas Perhubungan (Dishub) yang sekarang ini melalui vendor (pihak ketiga) dengan nominal sebesar Rp.112.750.000/tahun. P2RWP juga telah melakukan kontrak dengan Pemerintah dari tahun 2023 sampai sekarang dengan nominal sebesar Rp.112.750.000/tahun. Seharusnya pihak pemerintah wajib memberikan pasilitas terhadap P2RWP.

“Dengan adanya kontribusi dari P2RWP terhadap Pemerintah yang saat ini melalui pihak ketiga atau vendor, kami sebagai masyarakat tidak faham atau ini bagian ke tidak tahuan kami, dan seyogyanya hal ini di beritahukan juga kepada masyarakat yang mana tujuannya agar tidak terjadi praduga negatif terhadap P2RWP,” jelas Yana.

Setelah mengetahui ada kontribusi yang masuk terhadap Pemerintah yang saat ini melalui Vendor, Yana akan mendorong kepada teman -teman P2RWP untuk mendapatkan pelayanan yang sesuai dari Pemerintah atau Vendor.

“Hari ini kewajiban Pemerintah dengan Pariwisata unggulan Jawa Barat ada di Pangandaran, maka saya sepakat untuk varian dengan sebagai pendukung pariwisata yang juga mereka salahsatunya promosi pariwisata adanya odong-odong,” jelas Yana.

BACA JUGA: Dishub dan DPUPRP Ciamis Umumkan Penutupan Akses Jalan Cimaragas-Cidolog

Menurut Yana, jika selama ini ada opini di masyarakat kalau penyebab kemacetan di Wisata Pangandaran adalah odong-odong, maka hari ini terpatahkan. Setelah di konfirmasi P2RWP telah banyak menunjang kemajuan Obwis Pangandaran.

“Ternyata P2RWP itu berkontribusi terhadap Pemerintah, memiliki izin dan legalitasnya jelas, juga selalu mempromosikan Obwis Pangandaran,” ujar Yana.

Yang juga menyoroti dan mempertanyakan kepada Pemerintah, terkait area Parkir. Para pengunjung Obwis Pangandaran tidak semua masuk ke Hotel, ada yang langsung datang ke pantai, untuk itu demi kenyamanan para pengunjung, Pemerintah wajib menyediakan area Parkir yang memadai.

Menurut Yana, ketika mereka memberikan kontribusi terhadap Pemerintah, maka Pemerintah wajib memfasilitasi mereka, juga harus ada solusi untuk mengurai kemacetan agar tidak ada lagi opini masyarakat yang miring terhadap P2RWP.

“Saya berharap pemerintah dapat memperhatikan kepada pengelola odong-odong atau organisasi P2RWP, karena mereka sudah memberikan kontribusi dan distribusi. Sudah selayaknya Pemerintah pun dapat memfasilitasi area jalur khusus untuk odong-odong,” harapnya. (Nurzaman/lintaspriangan.com)

magang Jepang Tasikmalaya

Pendaftaran Magang Jepang Tasikmalaya Ditutup 14 September 2026

lintaspriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. Pendaftaran magang Jepang Tasikmalaya melalui program IM Japan diperpanjang hingga Senin, 14 September 2026. Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya membuka kesempatan tersebut bagi pencari...

JEJAK HEROIK JABAR

Membuka Jejak Pejuang Tionghoa di Cirebon

lintaspriangan.com, JEJAK HEROIK JABAR. Ada satu kalimat pendek dalam arsip...

Taktik Buaya Mangap Pejuang Cirebon Bikin Belanda Kocar-kacir

lintaspriangan.com, JEJAK HEROIK JABAR. Jembatan-jembatan menuju Bantarjati tampak seperti sedang...

Selama 5 Bulan, Markas Belanda Digempur Pejuang Cikatomas

lintaspriangan.com, JEJAK HEROIK JABAR. Ketika malam turun di wilayah selatan...

Pesantren Langkaplancar yang Berubah Menjadi Markas Laskar

lintaspriangan.com, JEJAK HEROIK JABAR. Jauh dari pantai yang kini menjadi...

Dari Perlindungan 1947 hingga Harmony Award 2025

lintaspriangan.com, JEJAK HEROIK JABAR. Bensin telah diletakkan di dekat rumah-rumah warga...

PRIANGAN TIMUR

Hari Kunjung Perpustakaan, Tasikmalaya Buka Bimtek Naskah Lokal 2026

lintaspriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. Momentum Hari Kunjung Perpustakaan yang diperingati Senin,...

Pendaftaran Magang Jepang Tasikmalaya Ditutup 14 September 2026

lintaspriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. Pendaftaran magang Jepang Tasikmalaya melalui program IM...

Domba Garut Dikembangkan Jadi Penggerak Ekonomi, 631 Ternak Ikuti Dua Kompetisi

lintaspriangan.com, BERITA GARUT. Sebanyak 631 ternak mengikuti dua kompetisi Domba...

Karhutla Ciamis Capai 34 Kejadian, Terbanyak Kedua di Jawa Barat

lintaspriangan.com, BERITA CIAMIS. Karhutla Ciamis tercatat mencapai 34 kejadian sepanjang...

Kekeringan Priangan Timur, Tiga Daerah Masuk Lima Besar Distribusi Air Bersih Jabar

lintaspriangan.com, BERITA PRIANGAN TIMUR. Kekeringan Priangan Timur menempatkan Kabupaten Pangandaran, Kabupaten...

JAWA BARAT

Festival Tari Tradisional Jawa Barat Dijadwalkan Berlangsung 9 Jam Hari Ini

lintaspriangan.com, BERITA JAWA BARAT. Festival Tari Tradisional Jawa Barat dijadwalkan...

Jambore Relawan Kebencanaan 2026 Dijadwalkan Dibuka di Cimenyan Pagi Ini

lintaspriangan.com, BERITA BANDUNG. Jambore Relawan Kebencanaan 2026 dijadwalkan dibuka di...

KPK Geledah Rumah Anggota Polri, Telusuri Dugaan Aliran Uang Kasus Suap Bupati Bekasi

lintaspriangan.com, BERITA BEKASI. Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memperluas penyidikan...

GIIAS Education Day di Bandung Masuki Hari Kedua, Pelajar Diajak Kenali Industri Otomotif

lintaspriangan.com, BERITA BANDUNG. GIIAS Education Day memasuki hari kedua di...

PPAN Jawa Barat 2026 Dijadwalkan Umumkan Peserta Lolos Tahap Provinsi Hari Ini

lintaspriangan.com, BERITA JAWA BARAT.  Peserta PPAN Jawa Barat 2026 dijadwalkan...

1,96 Ton Beras Bantuan Pangan Cirebon Malah Menumpuk di Rumah Warga, Bantuan buat Siapa?

lintaspriangan.com, BERITA CIREBON. Beras bantuan pangan yang seharusnya berada...

Drama Sunda Palagan Bubat Tampil Lima Sesi di Bandung Hari Ini

lintaspriangan.com, BERITA BANDUNG. Drama Sunda Palagan Bubat dijadwalkan tampil dalam lima...

Sukabumi Expo 2026 Mulai 10 September, Job Fair Jadi Salah Satu Agenda

lintaspriangan.com, BERITA SUKABUMI. Sukabumi Expo 2026 dijadwalkan mulai berlangsung di Kabupaten...

Olahraga

Popular Categories