BANJAR – Santunan Anak Yatim IPHI Kota Banjar menjadi salah satu rangkaian peringatan Tahun Baru Islam 1448 Hijriah yang digelar di Gedung Dakwah Islam Kota Banjar. Kegiatan yang berlangsung penuh khidmat itu menjadi momentum mempererat silaturahmi sekaligus menumbuhkan semangat kepedulian sosial terhadap sesama, khususnya anak-anak yatim.
Acara yang diselenggarakan Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia (IPHI) Kota Banjar tersebut dihadiri Wakil Wali Kota Banjar H. Supriana, mantan Wali Kota Banjar Dr. Herman Sutrisno, jajaran pengurus IPHI, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta puluhan anak yatim yang menerima santunan.
Melalui kegiatan tersebut, IPHI Kota Banjar mengajak masyarakat memaknai Tahun Baru Islam bukan sekadar pergantian kalender Hijriah, tetapi sebagai momentum berhijrah menuju pribadi yang lebih peduli, lebih baik, dan lebih bermanfaat bagi sesama.
Prosesi penyerahan santunan kepada anak-anak yatim berlangsung penuh kehangatan. Bantuan diberikan secara simbolis sebagai bentuk kepedulian sosial sekaligus implementasi ajaran Islam yang mengajarkan pentingnya berbagi rezeki, memperkuat ukhuwah Islamiyah, dan menghadirkan kebahagiaan bagi mereka yang membutuhkan.
Santunan Anak Yatim IPHI Kota Banjar Perkuat Kepedulian Sosial
Wakil Wali Kota Banjar H. Supriana mengapresiasi terselenggaranya kegiatan yang dinilai mampu memperkuat hubungan antarsesama sekaligus menumbuhkan budaya gotong royong di tengah masyarakat.
Menurutnya, perhatian kepada anak yatim merupakan bagian dari nilai luhur yang harus terus dijaga karena mencerminkan semangat kebersamaan dan kepedulian sosial.
“Kegiatan seperti ini bukan hanya mempererat silaturahmi, tetapi juga menjadi wujud nyata kepedulian terhadap sesama. Semoga dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan agar semakin banyak masyarakat yang merasakan manfaatnya, terutama anak-anak yang membutuhkan perhatian dan kasih sayang,” ujarnya.
Ia berharap kegiatan sosial serupa dapat terus dikembangkan sehingga memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat Kota Banjar.
Selain menjadi ajang berbagi, kegiatan tersebut juga mempererat hubungan antara para tokoh masyarakat, pengurus organisasi keagamaan, dan warga dalam membangun kehidupan sosial yang harmonis.
Tahun Baru Islam Jadi Momentum Memperkuat Ukhuwah
Dalam kesempatan yang sama, mantan Wali Kota Banjar Dr. Herman Sutrisno mengajak masyarakat menjadikan Tahun Baru Islam sebagai momentum melakukan hijrah menuju kehidupan yang lebih baik.
Menurutnya, makna hijrah tidak hanya dipahami sebagai perpindahan waktu dalam kalender Islam, tetapi juga sebagai proses memperbaiki kualitas diri, meningkatkan keimanan, memperkuat persaudaraan, serta memperbanyak amal kebajikan.
Ia menilai semangat berbagi kepada anak yatim menjadi salah satu bentuk nyata implementasi nilai-nilai hijrah yang dapat dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat.
IPHI Kota Banjar berharap kegiatan santunan tersebut mampu memperkuat solidaritas sosial sekaligus menginspirasi lebih banyak pihak untuk menumbuhkan kepedulian terhadap sesama.
Melalui kegiatan tersebut, peringatan Tahun Baru Islam tidak hanya menjadi agenda seremonial, tetapi juga menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya anak-anak yatim yang membutuhkan perhatian dan dukungan.
Semangat hijrah yang diwujudkan melalui aksi sosial seperti santunan kepada anak yatim diharapkan terus tumbuh di tengah masyarakat. Dengan kebersamaan, kepedulian, dan semangat berbagi, Kota Banjar diharapkan semakin harmonis serta mampu membangun kehidupan sosial yang penuh keberkahan dan saling menguatkan. (I/HS)
Kuis Piala Dunia 2026
Tebak dua tim finalis dan skor akhir. Tiga tebakan akurat dan tercepat berhak mendapatkan hadiah uang tunai. Total hadiah jutaan rupiah.
