lintaspriangan.com, BERITA GARUT. Kebakaran Bayongbong melanda sebuah bangunan di Jalan Raya Bayongbong, dekat Alun-alun Bayongbong, Kabupaten Garut, Kamis, 23 Juli 2026, sekitar pukul 05.00 WIB. Kobaran api terlihat membesar di tengah deretan bangunan, sementara sejumlah armada pemadam kebakaran dikerahkan ke lokasi.
Peristiwa tersebut terekam dalam sejumlah video warga yang beredar di media sosial. Api tampak membubung dari bagian bangunan dan menghasilkan asap tebal yang terlihat dari Jalan Raya Bayongbong.
Kobaran Api Terlihat dari Jalan Raya
Video yang diunggah akun Instagram @info.cigadung memperlihatkan kobaran api menyala cukup besar di belakang deretan atap bangunan. Sejumlah kabel jaringan terlihat melintang tidak jauh dari titik kebakaran.
Dalam rekaman lainnya, kendaraan pemadam kebakaran tampak berada di sekitar lokasi. Lampu peringatan armada pemadam menyala ketika petugas berupaya menangani kobaran api.
Unggahan tersebut menyebut kebakaran terjadi sekitar pukul 05.00 WIB. Lokasinya disebut berada di Jalan Raya Bayongbong, tidak jauh dari Alun-alun Bayongbong.
Akun lokal Di Bayongbong juga mengunggah rekaman peristiwa yang sama dan menyebut objek yang terbakar sebagai rumah di depan Alun-alun Bayongbong. Namun, identitas pemilik serta fungsi bangunan tersebut belum memperoleh konfirmasi dari pihak berwenang.
Besarnya kobaran api menarik perhatian warga sekitar. Peristiwa ini juga menjadi perhatian karena terjadi di kawasan yang berdekatan dengan pusat aktivitas masyarakat Kecamatan Bayongbong.
Penyebab dan Kerugian Belum Diketahui
Hingga artikel ini ditulis pada Kamis pagi, belum ditemukan keterangan resmi dari Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Garut maupun kepolisian mengenai kronologi lengkap kejadian.
Penyebab kebakaran, titik awal munculnya api, luas bangunan yang terdampak, serta nilai kerugian material belum dapat dipastikan. Informasi mengenai kemungkinan korban jiwa atau korban luka juga masih menunggu konfirmasi petugas berwenang.
Karena itu, dugaan mengenai penyebab kebakaran tidak dapat disimpulkan hanya berdasarkan kondisi bangunan dalam video. Pemeriksaan di lokasi diperlukan untuk mengetahui dari bagian mana api berasal dan faktor yang memicunya.
Warga juga perlu berhati-hati terhadap informasi yang mencampurkan kebakaran ini dengan kejadian lain di Bayongbong. Pada 8 Juli 2026, kebakaran berbeda terjadi di Kampung Jamban RT 04, Bayongbong. Data mengenai penyebab, kerugian, dan bangunan terdampak dalam peristiwa tersebut tidak berkaitan dengan kebakaran Bayongbong pada 23 Juli 2026.
Kebakaran Bayongbong Terjadi di Tengah Tingginya Kasus
Peristiwa di dekat Alun-alun Bayongbong terjadi ketika angka kebakaran di Kabupaten Garut tergolong tinggi. Berdasarkan data Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Garut yang dilaporkan Radar Garut, petugas menangani 165 kejadian sepanjang 1 Januari hingga 12 Juli 2026.
Dari jumlah itu, sebanyak 122 kejadian merupakan kebakaran bangunan, 34 kebakaran lahan, dan sembilan kebakaran kendaraan. Total kerugian material ditaksir mencapai Rp12,16 miliar. Rangkaian kejadian tersebut menyebabkan dua orang meninggal dan 10 orang terluka.
Khusus pada 1–12 Juli 2026, petugas menangani 30 kebakaran, terdiri atas 12 kebakaran bangunan, 17 kebakaran lahan, dan satu kebakaran kendaraan. Tidak terdapat korban meninggal maupun luka dalam rentang 12 hari tersebut.
Tingginya angka kejadian sebelumnya mendorong Bupati Garut Abdusy Syakur Amin menerbitkan Surat Edaran Nomor 300.2.3/3670/DAMKAR tentang peningkatan pencegahan dan kesiapsiagaan terhadap bahaya kebakaran pada 9 Juli 2026.
Melalui surat tersebut, masyarakat diminta memeriksa keamanan instalasi listrik, kompor, tabung LPG, tungku, dan sumber api lainnya. Pengelola bangunan serta pelaku usaha juga diminta menyediakan sarana proteksi dan menjaga akses agar kendaraan pemadam dapat menjangkau lokasi dengan cepat.
Masyarakat yang menemukan potensi maupun kejadian kebakaran dapat menghubungi Disdamkar Kabupaten Garut melalui telepon (0262) 232113 atau WhatsApp 0811-2255-113. (AS)
