lintaspriangan.com, BERITA CIAMIS. Warga Dusun Sarayuda, Desa Kertaharja, Kecamatan Cijeungjing, Kabupaten Ciamis, dibuat kaget setelah seekor ular sanca sepanjang sekitar 2,2 meter ditemukan berada di dalam kandang ayam, Jumat, 5 Juni 2026 pagi.
Ular berukuran cukup besar itu diketahui masuk ke kandang milik Nuhrawan, warga setempat. Keberadaan ular tersebut membuat pemilik kandang panik karena saat ditemukan, ular sanca itu sedang memangsa ayam miliknya.
Pemilik Kandang Kaget Saat Hendak Beri Pakan Ayam
Peristiwa ular sanca di Ciamis itu terjadi sekitar pukul 07.12 WIB. Saat itu, Nuhrawan hendak memberi pakan ayam seperti biasa di kandang miliknya yang berada di Dusun Sarayuda, RT 002 RW 006, Desa Kertaharja, Kecamatan Cijeungjing.
Namun, aktivitas pagi yang semula berjalan biasa mendadak berubah tegang. Nuhrawan melihat seekor ular sanca berukuran besar berada di dalam kandang ayam. Ular tersebut bahkan sudah memangsa salah satu ayam yang ada di kandang.
Melihat kondisi itu, Nuhrawan tidak mengambil risiko. Ia segera melaporkan kejadian tersebut kepada UPTD Damkar Ciamis untuk meminta bantuan evakuasi.
Laporan itu kemudian direspons petugas Damkar Ciamis. Tim langsung bergerak menuju lokasi untuk menangani keberadaan ular sanca yang masuk ke area kandang ayam warga.
Damkar Ciamis Turun Tangan Evakuasi Ular
Petugas UPTD Damkar Ciamis tiba di lokasi dan langsung melakukan penanganan. Proses evakuasi dilakukan dengan hati-hati karena posisi ular berada di dalam kandang ayam.
Dalam penanganan tersebut, petugas memastikan kondisi sekitar kandang aman terlebih dahulu. Evakuasi ular tidak bisa dilakukan sembarangan karena selain berukuran cukup panjang, ular sanca memiliki lilitan yang kuat dan dapat membahayakan apabila ditangani tanpa peralatan serta pengalaman yang memadai.
Sejumlah petugas Damkar Ciamis yang terlibat dalam penanganan di antaranya Yayan Muliyansyah, Suheri, Hendra Gunawan, Nono Sudarsono, Rudy, Yedi Setiadi, Irvan Supyani, Iik Abdul Kholik, Bayu Robayana, dan Tian Andiana.
Dalam penanganan tersebut, petugas menggunakan satu unit kendaraan pancar bernomor polisi Z 8164 T. Setelah proses evakuasi berlangsung, ular sanca akhirnya berhasil diamankan.
Ular Berhasil Dievakuasi, Tidak Ada Korban Jiwa
Penanganan berlangsung relatif cepat. Sekitar pukul 07.36 WIB, ular sanca sepanjang kurang lebih 2,2 meter itu berhasil dievakuasi dengan aman dan selamat.
Tidak ada korban meninggal dunia maupun luka-luka dalam kejadian ini. Namun, ayam milik warga menjadi mangsa ular tersebut sebelum akhirnya petugas datang melakukan evakuasi.
Setelah ular berhasil diamankan, petugas Damkar Ciamis kembali ke markas UPTD Damkar Ciamis untuk melanjutkan piket kesiapsiagaan.
Kejadian ini menjadi pengingat bagi warga, terutama yang memiliki kandang ternak di sekitar permukiman, agar lebih waspada terhadap kemungkinan masuknya satwa liar. Kandang ayam, tumpukan barang, semak, saluran air, atau area lembap kerap menjadi tempat yang menarik bagi hewan seperti ular untuk mencari mangsa atau berlindung.
Warga juga diimbau tidak menangani ular berukuran besar secara mandiri. Jika menemukan ular di rumah, kandang, kebun, atau lingkungan sekitar permukiman, masyarakat sebaiknya segera menghubungi petugas berwenang agar proses evakuasi dapat dilakukan dengan aman.
Dalam kasus di Sarayuda ini, respons cepat pemilik kandang dan petugas Damkar membuat situasi dapat dikendalikan tanpa menimbulkan korban jiwa. Ular sanca yang sempat bikin geger itu akhirnya berhasil dievakuasi dari kandang ayam warga Cijeungjing, Ciamis. (IS/AS)
























