lintaspriangan.com, BERITA CIAMIS. Warga Banjarsari, Kabupaten Ciamis, digegerkan dengan penemuan seorang pria berinisial S (52) yang ditemukan meninggal dunia pada Selasa (4/8/2026) pagi. Peristiwa Warga Banjarsari Ditemukan Meninggal di Area Kebun tersebut pertama kali diketahui oleh seorang warga yang sedang beraktivitas di sekitar lokasi sekitar pukul 06.00 WIB.
Temuan itu kemudian segera dilaporkan kepada perangkat desa, aparat kepolisian, TNI, serta petugas kesehatan untuk dilakukan penanganan.
Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, petugas tidak menemukan tanda-tanda yang mengarah pada dugaan tindak kekerasan. Meski demikian, penyebab pasti kejadian tetap ditangani sesuai prosedur oleh pihak berwenang.
Ditemukan Warga Saat Beraktivitas Pagi
Informasi yang berhasil dihimpun redaksi menyebutkan seorang saksi bernama Atun Iskandar (55) melihat sosok seseorang dalam kondisi tidak bergerak di area sekitar lokasi perkebunan saat sedang berjalan menuju lapangan pada pagi hari.

Setelah saksi dapat memastikan identitas korban bersama warga lainnya, kejadian tersebut segera dilaporkan kepada kepala dusun dan diteruskan kepada aparat terkait.
Tak lama kemudian, anggota Polsek Banjarsari, Babinsa Koramil 1317/Banjarsari, serta tim medis dari Puskesmas Banjarsari tiba di lokasi untuk melakukan pemeriksaan.
Polisi dan Tim Medis Lakukan Pemeriksaan
Petugas kepolisian dan tim medis segera melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) serta melakukan pemeriksaan awal terhadap kondisi korban.

Berdasarkan hasil pemeriksaan tim medis di lokasi, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Temuan tersebut kemudian menjadi dasar penanganan lebih lanjut oleh aparat sesuai prosedur yang berlaku. Menurut saksi, korban diketahui sehari-hari bekerja sebagai wiraswasta.
Dugaan Penyebab Masih Didalami
Berdasarkan informasi awal yang diterima petugas, korban diduga memiliki persoalan keluarga. Namun, informasi tersebut masih bersifat dugaan awal dan belum menjadi kesimpulan resmi mengenai penyebab peristiwa nahas tersebut.
Pihak kepolisian masih melakukan pendataan serta memastikan seluruh fakta di lapangan sebagai bagian dari penanganan kejadian.
Pihak kepolisian juga menghimbau masyarakat untuk tidak berspekulasi maupun menyebarkan informasi yang belum terverifikasi serta menghormati privasi keluarga yang sedang berduka. (HS)







